Psikologi UII Bahas Kesehatan Mental Pemuda Lewat ISCIP 2026

Moderator Beserta Pemateri Seminar 6th ISCIP 2026. Foto: Zoom Meeting

 

Program Studi Psikologi UII menggelar seminar Internasional Student Conference on Islamic Psychology (ISCIP) ke-6 melalui media daring Zoom, Sabtu (18/07/2026) pagi. Agenda tahunan ini mengangkat tema kesejahteraan mental pemuda guna merespons tantangan tantangan era digital saat ini.

Dekan Fakultas Psikologi UII, Dr. Sus Budiharto, secara resmi membuka konferensi internasional yang dihadiri pakar mancanegara tersebut. Ia menyatakan bahwa jiwa manusia dirancang secara inheren untuk memiliki keteraturan, regulasi, dan juga harmoni.

Ketua Program Studi Psikologi UII, Hazhira Qudsyi, turut memberikan pesan motivasi bagi para peneliti muda. Ia menekankan bahwa konferensi ini merupakan wadah belajar yang sangat berharga bagi para mahasiswa.

Research is not about being perfect, it is about being willing to learn, receive feedback, and continue growing,” tegas Hazhira. Pasalnya, ide dan solusi riset mahasiswa sangat bermanfaat bagi individu, keluarga, sekolah, hingga komunitas luas.

Sementara itu, Dr. Arooj Arshad menyoroti tanggung jawab pengasuhan sebagai kunci utama menjaga kesehatan mental anak. “Instead of asking what’s wrong with our children let’s just ask how we fulfilled our responsibility,” tuturnya.

Dr. Ruhaya Hussin juga memaparkan integrasi nilai spiritual guna memperkuat resiliensi psikologis dalam menghadapi tantangan hidup. “When it comes to talidic framework of coping we have our ultimate support which is our creator,” pungkasnya.

Konferensi ini memfasilitasi puluhan mahasiswa internasional untuk mempresentasikan hasil riset orisinal mereka secara paralel. Kendati demikian, agenda utama tetap berfokus pada pengembangan riset psikologi yang berbasis pada nilai-nilai keislaman.

 

UMPKU Benchmarking Tata Kelola Laboratorium ke Psikologi UII

Foto bersama delegasi Fakultas Psikologi UII dan delegasi Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta. Foto: Rija (Marcomm)

 

Fakultas Psikologi UII menerima kunjungan benchmarking dari Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta pada Selasa (14/7/2026) siang. Acara ini bertujuan mendalami tata kelola, sistem administrasi, dan standar operasional prosedur laboratorium psikologi.

Delegasi UMPKU dipimpin langsung oleh Wakil Rektor II, Bdn. Munaaya Fitriyya, S.E., S.S.T., M.Kes. Dekan Fakultas Psikologi UII, Dr. Sus Budiharto, menyambut rombongan di Gedung Dr. Soekiman Wirjosandjojo.

Dr. Sus Budiharto mengapresiasi kehadiran tamu sebagai sarana silaturahmi yang membawa keberkahan bersama. “Setiap kali ada tamu maka Allah akan melimpahkan karunianya kepada kita ini,” ujarnya.

Munaaya Fitriyya menjelaskan alasan pemilihan UII sebagai tujuan utama kunjungan belajar institusinya. “Psikologi ini kami ibarat masih angkatan pertama kemarin baru mulai mahasiswa jadi masih seumur jagung,” katanya.

Pasalnya, UMPKU baru meresmikan prodi psikologi pada tahun 2025 dan membutuhkan panduan standar laboratorium. Mereka ingin memastikan kesiapan sarana prasarana sebelum menghadapi proses reakreditasi di masa mendatang.

Sementara itu, Kepala Laboratorium Psikologi UII, Muhammad Novvaliant, memaparkan beragam fasilitas tes psikologi. Ia menjelaskan prosedur peminjaman alat mulai dari tes inteligensi hingga tes proyektif.

Kunjungan ditutup dengan peninjauan langsung ke ruang laboratorium klasikal, individual, hingga lab anak. Sesi dokumentasi dan penyerahan cindera mata menandai komitmen kerja sama berkelanjutan antar kedua pihak.

 

Psikologi UII Sambut Pimpinan Dekanat Baru Periode 2026-2030

Foto bersama pimpinan dekanat lama dan baru Fakultas Psikologi UII. Foto: Zeva, Clea, Nisa, Najwa (Marcomm)

 

Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia (UII) sukses menggelar acara pisah sambut dekanat periode 2025-2026 dengan periode 2026-2030. Kegiatan serah terima jabatan ini berlangsung khidmat pada Rabu (1/7/2026).

Acara ini bertempat di Auditorium Lantai 3 Gedung Dr Soekiman Wirjosandjojo. Agenda utamanya adalah serah terima jabatan untuk meneruskan estafet kepemimpinan institusi.

Pimpinan baru kini resmi dinakhodai oleh Dr. Sus Budiharto, S.Psi., M.Si., Psikolog. Ia menggantikan Dr.phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si, Psikolog selaku dekan sebelumnya.

Pasalnya, regenerasi ini sangat penting untuk menjaga semangat dan visi fakultas. Dr.phil. Qurotul Uyun menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh sivitas akademika Fakultas Psikologi.

“Jadi, roda fakultas kita itu akan berjalan tidak hanya tergantung pimpinannya, tapi tergantung kita semua,” tegasnya.

Sementara itu, Dr. Sus Budiharto mengingatkan pentingnya niat luhur dalam bekerja. Ia mengajak seluruh dosen dan staf untuk mengabdi secara ikhlas.

“Mari kita jalani semua tugas kita ini dengan niat meluruskan niat kembali lillahi taala,” sebutnya. “Mari kita jalankan tugas kita masing-masing dengan keikhlasan yang sesuai dengan kemampuan kita,” tambahnya.

Kendati demikian, sinergi ini turut dirasakan kuat oleh jajaran tenaga kependidikan. Farhan Al Farizi, S.Psi selaku perwakilan tendik menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya.

“Beliau-beliau adalah mentor, teladan, dan menjadi orang tua yang senantiasa mengarahkan kami,” ungkap Farhan.

Momentum pergantian dekanat ini dimaknai sebagai langkah nyata untuk terus maju. Wanadya Ayu Krishna Dewi, S.Psi., M.A. turut memberikan pandangan positifnya pada acara tersebut.

Dosen sekaligus Kepala Unit Pemasaran, Kerja Sama dan Humas Fakultas Psikologi UII ini mengajak semua pihak untuk memperkuat kolaborasi. “Akhir kata, marilah kita jadikan momentum bisa sambut ini bukan sekedar pergantian kepemimpinan, tapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat kebersamaan, memperbarui semangat, dan melanjutkan pengabdian dengan penuh optimisme” ujar Wanadya.

[Kiri ke Kanan] Sonny Andrianto, S.Psi., M.Si., Ph.D (Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Sumber Daya) , Dr. Sus Budiharto, S.Psi., M.Si., Psikolog (Dekan Fakultas Psikologi UII), Dr. Ahmad Rusdi, S.Psi., S.Sos.I., M.A.Si (Wakil Dekan Bidang Riset, Akademik, dan Rekognisi)

Adu Gagasan 4 Calon Dekan Fakultas Psikologi UII 2026-2030

Empat calon Dekan dari kiri ke kanan: 1. Dr. Hepi Wahyuningsih, S.Psi.,M.Si , 2. Dr.phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si, Psikolog, 3. Dr. RA. Retno Kumolohadi, S.Psi., M.Si., Psikolog , 4. Dr. Sus Budiharto, S.Psi., M.Si., Psikolog. Foto: Yopa

Empat calon Dekan Fakultas Psikologi UII memaparkan rencana aksi periode 2026-2030 pada Selasa (23/06/2026). Acara pemaparan ini digelar langsung di Auditorium Lantai 3 Gedung Dr. Soekiman Wirosandjojo.

Kegiatan strategis ini bertujuan meneguhkan jati diri keilmuan fakultas. Setiap kandidat menawarkan strategi terbaik untuk menjawab tantangan pendidikan global.

Kandidat pertama, Dr. Hepi Wahyuningsih, S.Psi.,M.Si, berfokus pada kualitas keunggulan kelembagaan fakultas. “Meneguhkan jati diri sebagai pusat keunggulan psikologi Islam, profesional, realistis, dan berdampak,” kata Hepi.

Sementara itu, Dr. Sus Budiharto, S.Psi., M.Si., Psikolog menyoroti kuatnya peran kepemimpinan profetik. Pendekatan luhur ini dinilai krusial untuk mencapai tujuan organisasi bersama.

“Kepemimpinan profetik: kemampuan dan proses pemimpin dalam mengendalikan dirinya,” tegas Sus dalam sesi presentasinya.

Calon ketiga, Dr. RA. Retno Kumolohadi, S.Psi., M.Si., Psikolog, membahas pentingnya karakter Ulil Albab. “Fakultas Psikologi UII perlu terus memperkuat daya saing di tengah kompetisi perguruan tinggi yang semakin ketat,” paparnya.

Pasalnya, Dr.phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si, Psikolog selaku calon dekan Incumbent juga menekankan perlunya sebuah akselerasi kemajuan. “Melanjutkan yang baik, menghadirkan energi baru, dan mempercepat kemajuan,” jelas Uyun menjabarkan strateginya.

Kendati demikian, seluruh gagasan para kandidat tetap berlandaskan nilai luhur Islam. Rencana strategis ini diyakini mampu membawa dampak positif dan kemajuan Fakultas Psikologi UII. (yp)

Empat Nama Lolos Penjaringan Dekan Psikologi UII 2026-2030

Keempat calon Dekan Fakultas Psikologi UII periode 2026-2030 (Kiri Atas) Dr.phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si, Psikolog, (Kiri Bawah) Dr. Hepi Wahyuningsih, S.Psi.,M.Si, (Kanan Atas) Dr. Sus Budiharto, S.Psi., M.Si., Psikolog, (Kanan Bawah) Dr. RA. Retno Kumolohadi, S.Psi., M.Si., Psikolog

 

Panitia menetapkan empat calon Dekan Fakultas Psikologi UII 2026-2030 pada Rabu (17/6/2026). Penetapan ini berdasarkan hasil penjaringan suara pemilih secara langsung. Read more

Momen Bersejarah: Psikologi UII Gelar Studium Generale Perdana

Sonny Andrianto, S.Psi., M.Si., Ph.D selaku Wakil Dekan Bidang KKA, memaparkan sejarah Fakultas Psikologi UII. Foto: Clea (Marcomm)

 

 

Fakultas Psikologi UII menggelar Studium Generale perdana di Auditorium Dr. Soekiman Wirjosandjojo pada Jumat (12/6/2026). Acara perayaan milad ke-31 ini menyoroti nilai kemanusiaan pada era kecerdasan artifisial.

Pasalnya, lompatan teknologi saat ini memicu gejala krisis psikologis masyarakat di ranah digital. Ancaman tersebut meliputi stres teknologi, kecemasan berlebih, hingga fenomena keterasingan digital.

Oleh karena itu, manusia dituntut menjaga kejernihan hati sebagai fondasi utama kesehatan mental. Pemateri sekaligus dosen Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Bapak Dr. H. Khoiruddin Bashori, M.Si. mengingatkan pentingnya bersikap bijak terhadap penderitaan.

“Padahal kata Frankel yang memunculkan makna itu penghayatan,” tegas Khoiruddin memotivasi para mahasiswa. Ia menjelaskan bahwa penghayatan pengalaman merupakan kunci pencarian makna hidup.

Dua sumber lainnya mencakup daya kreasi serta sikap tangguh dalam merespons ujian kehidupan. Membangun resiliensi spiritual melalui ibadah rutin menjadi tameng kuat dalam menghadapi tantangan digital.

Sementara itu, fakultas terus mendorong integrasi psikologi modern dengan nilai profetik dan spiritualitas. Wakil Dekan Bidang Keagamaan, Kemahasiswaan dan Alumni, Bapak Sonny Andrianto, S.Psi., M.Si., Ph.D turut memberikan sambutan.

Beliau menegaskan peran penting pendidikan tinggi di tengah berbagai dinamika zaman masa kini. “Ilmu dan pengabdian kita harus selalu menghadirkan pencerahan jiwa dan kemaslahatan bagi sesama,” ucap Sony.

Ia juga mengapresiasi pencapaian para civitas akademika penerima penghargaan berprestasi. Pemberian penghargaan tersebut bertujuan memotivasi peningkatan mutu dan nilai luhur organisasi. Rangkaian perayaan milad ke-31 kemudian diakhiri dengan suasana kekeluargaan yang erat.


Penyerahan penghargaan oleh Dr.phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si, Psikolog selaku Dekan Fakultas Psikologi UII (2022-2026) kepada Dosen Berprestasi (Kanan Atas) Hazhira Qudsyi, S.Psi., M.A. , (Kanan Bawah) Resnia Novitasari, S.Psi., M.A., (Kiri Bawah) Annisaa Miranty Nurendra, S.Psi., M.Psi. Psikolog. Foto: Clea (Marcomm)

 

Penyerahan penghargaan oleh Dr.phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si, Psikolog selaku Dekan Fakultas Psikologi UII (2022-2026) kepada Tendik berprestasi (Kiri) Suparyati, Sulasmi, (Kanan) Fenty Puspita Sari. Foto: Clea (Marcomm)

 

Foto bersama peserta Studium Generale dalam rangka Milad ke-31 Fakultas Psikologi UII 2026. Foto: Clea (Marcomm

FP UII Gelar Pengajian Akbar Perdana dan Aksi Berbagi Sembako

Ahsan Jihadan, S.Psi., M.A selaku Ustadz pemateri dalam kegiatan Pengajian Akbar Milad ke-31 Fakultas Psikologi UII. foto: Jafana

 

 

Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia sukses menggelar pengajian akbar pada Jumat (5/6/2026). Kegiatan ini diadakan di lingkungan kampus untuk memperingati Milad ke-31 Fakultas Psikologi.

Rangkaian agenda milad ini sebenarnya sudah dimulai sejak bulan lalu melalui aksi sosial. Fakultas Psikologi UII Berbagi dilaksanakan pada Jumat (8/5/2026). Agenda tersebut berupa penyaluran paket sembako kepada masjid di sekitar kampus UII sebagai wujud kepedulian sosial.

Sementara itu, panitia juga menggelar kegiatan Khataman Al-Qur’an pada Jumat (5/6/2026) pagi. Acara berlangsung khidmat di Mushola Baitul Hadi, Lantai 1 Gedung Dr. Soekiman Wirjosandjojo pada pukul 09.00 WIB.

Kegiatan khataman dipimpin oleh Ustadz Drs. Jamroni, M.Si. dengan membaca Juz 30. Sivitas akademika kemudian melanjutkan acara ramah tamah dan menyantap hidangan prasmanan yang telah disediakan oleh panitia.

Kegiatan ini menjadi wadah menyegarkan komitmen spiritual fakultas. Momentum ini menyatukan aspek keimanan, keilmuan, serta kepedulian sosial.

Acara puncak pengajian akbar dilaksanakan pada malam harinya pukul 19.30 WIB. Acara inti diisi tausiyah oleh Ustaz Ahsan Jihadan yang membahas pentingnya peran akhlak. “Kalau kita pengin bahagia perbaiki karakter akhlak. Karakter itu menyumbang kebahagiaan sampai 50 persen,” ujar Ustaz Ahsan di hadapan jamaah.

Antusiasme warga sekitar sangat tinggi dalam meramaikan acara malam itu. Panitia membagikan total 94 doorprize untuk masyarakat umum dan internal Fakultas Psikologi UII. (yp)

Antusias warga disekitaran Kampus Universitas Islam Indonesia cukup tinggi dan penampilan tim Hadroh Candirejo yan ikut serta memeriahkan acara. Foto: Jafana

 

Tim yang terdiri dari Karyawan Tendik dan Mahasiswa Jamaah Fathan Mubina (Jafana) sedang mendistribusikan sembako ke Masjid disekitaran UII. Foto: Yopa (PKH) & Jafana

 

Dosen dan Karyawan Tendik melaksanakan kegiatan Khataman Al-Quran dalam rangka Milad ke-31 FP UII. Foto: Yopa

 

Gandeng ANI, FP UII Kembangkan Riset Neuropsikologi

Foto bersama dosen FP UII dengan pemateri Dr. Augustina Sulastri dari ANI. Foto: Surya

 

Fakultas Psikologi UII menjalin kerja sama dengan Asosiasi Neuropsikologi Indonesia (ANI) pada Jumat (5/6/2026). Kolaborasi ini bertujuan mengembangkan keilmuan psikologi dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat luas.

Penandatanganan naskah kerja sama dilakukan langsung oleh pimpinan kedua belah pihak. Dokumen resmi tersebut menyatakan maksud kemitraan adalah “mengadakan kerja sama secara kelembagaan” demi kemajuan profesi.

Ruang lingkup kemitraan ini mencakup pengembangan kurikulum neuropsikologi pada berbagai jenjang program studi. Pasalnya, materi ini penting untuk mendalami dinamika klinis sistem saraf manusia.

Sementara itu, kedua belah pihak juga sepakat melakukan kolaborasi riset bersama. Penelitian tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu psikologi.

Selain peresmian hubungan kerja sama, kedua lembaga langsung menggelar kuliah tamu ilmiah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Auditorium Lantai 3 Gedung KH. Wahid Hasyim UII.

Ketua Umum ANI hadir langsung sebagai narasumber utama dalam acara akademik tersebut. Ia membawakan materi ilmiah dengan topik khusus yaitu “Consciousness dalam Psikologi Kognitif”.

Kendati demikian, seluruh implementasi kegiatan tetap mengutamakan asas kepercayaan dan kesetaraan. Kemitraan strategis ini menjadi wujud nyata pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi. (yp)

Penandatanganan kerja sama (MoA) Fakultas Psikologi UII dengan Asosiasi Neuropsikologi Indonesia yang diwakili oleh (kiri)Dr. Ahmad Rusdi, S.Psi., S.Sos.I., M.A.Si dengan (kanan) Dr. Augustina Sulastri. Foto: Surya

Serunya Pengalaman Sehari Menjadi Mahasiswa Psikologi UII

Siswa sangat antusias mengikuti kegiatan simulasi sehari menjadi mahasiswa Psikologi UII. Foto: Rian (Marcomm)

 

 

Sebanyak 180 siswa SMA merasakan langsung pengalaman kuliah pada Rabu (3/6/2026). Mereka mengikuti program promosi “Sehari Menjadi Mahasiswa UII” di Kampus Terpadu.

Acara bertema “Desain Versi Terbaikmu” ini mengenalkan kehidupan kampus secara interaktif. Pasalnya, calon mahasiswa membutuhkan referensi utuh sebelum memilih perguruan tinggi idaman.

Fakultas Psikologi (FP) UII turut berpartisipasi menyambut hangat para pelajar tersebut. Siswa diajak berkeliling melihat fasilitas unggulan dan mencoba kelas interaktif fakultas.

Sementara itu, peserta juga melakukan simulasi perkuliahan layaknya mahasiswa sungguhan. Mereka menerima replika Kartu Tanda Mahasiswa untuk menyelesaikan berbagai misi akademik.

Sehari Menjadi Mahasiswa UII dirancang sebagai bagian dari kampanye I’m UII,” ungkap perwakilan penyelenggara. Kendati demikian, kegiatan ini juga menghadirkan gelar wicara bersama dosen inspiratif.

Program inovatif ini diharapkan mampu memberikan kesan positif bagi para pelajar. Dengan begitu, mereka semakin mantap melanjutkan pendidikan tinggi di kampus UII.

Para siswa mengikuti instruksi yang diberikan oleh pemateri kelas interaktif yang disampaikan oleh staf Marcomm FP UII. Foto: rian (Marcomm FP UII)

 

 

 

Sah! Prof Hari Purnomo Resmi Dilantik Jadi Rektor UII 2026-2030

Kelima Pimpinan baru Universitas Islam Indonesia berfoto bersama dalam acara Pelantikan Rektor dan Wakil Rektor UII Periode 2026-2030

Kelima Pimpinan baru Universitas Islam Indonesia berfoto bersama dalam acara Pelantikan Rektor dan Wakil Rektor UII Periode 2026-2030. Foto: SS via youtube @UIIYogyakarta

 

 

Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng. resmi menjabat sebagai Rektor Universitas Islam Indonesia (UII). Pelantikan khidmat ini berlangsung di kampus UII pada Kamis (4/6/2026).

Prosesi pengukuhan ini dihadiri oleh ratusan sivitas akademika dan tamu undangan daerah. Acara sakral tersebut menandai estafet kepemimpinan baru di lingkungan kampus.

Sementara itu, empat wakil rektor turut ditetapkan guna mendampingi Prof. Hari memimpin UII. Prof. Riyanto, S.Pd., M.Si., Ph.D. dipercaya sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik, Rekognisi, Riset, Inovasi, dan Kewirausahaan.

Prof. Rifqi Muhammad, S.E., M.Sc., Ph.D. menjabat Wakil Rektor Bidang Keuangan, Sumber Daya, dan Keberlanjutan. Dr. Nurjihad mengemban amanah sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keislaman, dan Kealumnian.

Terakhir, Prof. Ir. Eko Siswoyo, S.T., M.Sc.ES., Ph.D., IPU. menjadi Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Admisi, dan Komunikasi Strategis. Pasalnya, tantangan pendidikan tinggi masa kini menuntut kolaborasi kuat antar pimpinan dalam universitas.

Dalam pidato perdananya, Prof. Hari Purnomo menyampaikan komitmennya kepada seluruh hadirin. “Sebuah kehormatan besar yang di dalamnya terkandung tanggung jawab yang tidak ringan,” ujarnya.

Pasalnya, tantangan pendidikan tinggi masa kini menuntut adaptasi dan inovasi yang cepat. Beliau menegaskan pentingnya membangun ekosistem akademik yang visioner dan berkarakter.

Sementara itu, kolaborasi antar fakultas dan mitra eksternal menjadi kunci utama kemajuan pendidikan. Sinergi lintas disiplin ini akan terus dipacu guna menjawab dinamika persoalan publik.

Kendati demikian, nilai keislaman tetap menjadi landasan utama dalam setiap langkah institusi. Rektor baru berharap semua pihak bersatu memajukan kampus dan peradaban bangsa.

Rektor baru menyadari jabatannya merupakan tanggung jawab besar yang harus diemban dengan baik. “Kehormatan ini bukan hanya saya pandang sebagai pencapaian pribadi,” ungkap Prof. Hari.

Kendati demikian, beliau melihat jabatan tersebut sebagai titipan yang menuntut pengabdian tulus. “Kepercayaan ini tidak akan pernah kami sia-siakan,” tegasnya di hadapan para tamu undangan.

Seluruh tamu undangan langsung memberikan ucapan selamat seusai prosesi pelantikan berakhir. Rektor baru kini bersiap menjalankan amanah demi menciptakan sistem pendidikan bermutu tinggi. (yp)

Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng. (Rektor UII 2026-2030)

Prof. Riyanto, S.Pd., M.Si., Ph.D. (Wakil Rektor Bidang Akademik, Rekognisi, Riset, Inovasi, dan Kewirausahaan UII 2026-2030)

Prof. Rifqi Muhammad, S.E., M.Sc., Ph.D. (Wakil Rektor Bidang Keuangan, Sumber Daya, dan Keberlanjutan UII 2026-2030)

Dr. Nurjihad, S.H., M.H. (Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keislaman, dan Kealumnian UII 2026-2030)

Prof. Ir. Eko Siswoyo, S.T., M.Sc.ES., Ph.D., IPU. (Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Admisi, dan Komunikasi Strategis UII 2026-2030)