Tag Archive for: Psikologi UII

Empat Nama Lolos Penjaringan Dekan Psikologi UII 2026-2030

Keempat calon Dekan Fakultas Psikologi UII periode 2026-2030 (Kiri Atas) Dr.phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si, Psikolog, (Kiri Bawah) Dr. Hepi Wahyuningsih, S.Psi.,M.Si, (Kanan Atas) Dr. Sus Budiharto, S.Psi., M.Si., Psikolog, (Kanan Bawah) Dr. RA. Retno Kumolohadi, S.Psi., M.Si., Psikolog

 

Panitia menetapkan empat calon Dekan Fakultas Psikologi UII 2026-2030 pada Rabu (17/6/2026). Penetapan ini berdasarkan hasil penjaringan suara pemilih secara langsung. Read more

Gandeng ANI, FP UII Kembangkan Riset Neuropsikologi

Foto bersama dosen FP UII dengan pemateri Dr. Augustina Sulastri dari ANI. Foto: Surya

 

Fakultas Psikologi UII menjalin kerja sama dengan Asosiasi Neuropsikologi Indonesia (ANI) pada Jumat (5/6/2026). Kolaborasi ini bertujuan mengembangkan keilmuan psikologi dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat luas.

Penandatanganan naskah kerja sama dilakukan langsung oleh pimpinan kedua belah pihak. Dokumen resmi tersebut menyatakan maksud kemitraan adalah “mengadakan kerja sama secara kelembagaan” demi kemajuan profesi.

Ruang lingkup kemitraan ini mencakup pengembangan kurikulum neuropsikologi pada berbagai jenjang program studi. Pasalnya, materi ini penting untuk mendalami dinamika klinis sistem saraf manusia.

Sementara itu, kedua belah pihak juga sepakat melakukan kolaborasi riset bersama. Penelitian tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu psikologi.

Selain peresmian hubungan kerja sama, kedua lembaga langsung menggelar kuliah tamu ilmiah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Auditorium Lantai 3 Gedung KH. Wahid Hasyim UII.

Ketua Umum ANI hadir langsung sebagai narasumber utama dalam acara akademik tersebut. Ia membawakan materi ilmiah dengan topik khusus yaitu “Consciousness dalam Psikologi Kognitif”.

Kendati demikian, seluruh implementasi kegiatan tetap mengutamakan asas kepercayaan dan kesetaraan. Kemitraan strategis ini menjadi wujud nyata pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi. (yp)

Penandatanganan kerja sama (MoA) Fakultas Psikologi UII dengan Asosiasi Neuropsikologi Indonesia yang diwakili oleh (kiri)Dr. Ahmad Rusdi, S.Psi., S.Sos.I., M.A.Si dengan (kanan) Dr. Augustina Sulastri. Foto: Surya

Ragam Inovasi di Diseminasi Psikologi UII

Sembilan Dosen pemateri dan 3 ,moderator kegiatan seminar diseminasi Dosen Psikologi UII. Foto: T. Hono

 

Fakultas Psikologi UII menggelar Diseminasi Karya Dosen secara hybrid pada Senin-Rabu (18-20/05/2026). Acara ini berlangsung di Auditorium Gedung Dr Soekiman Wirjosandjojo UII.

Kegiatan ini bertujuan menyebarluaskan hasil karya akademik para dosen. Sivitas akademika dan masyarakat luas menjadi target utama audiensnya. Beragam topik riset dan pengajaran psikologi dibahas tuntas. Mulai dari penggunaan kecerdasan buatan hingga optimalisasi kesejahteraan mental.

Dosen Psikologi UII, Hariz Enggar, secara khusus menyoroti tren teknologi. Ia memaparkan masa depan dunia psikologi bersama kecerdasan buatan. “AI bukan pengganti psikolog, tetapi berperan sebagai: alat bantu, co-pilot, dan sistem pendukung keputusan psikologis,” tegasnya.

Sementara itu, dosen lainnya, Hazhira Qudsyi, membahas gaya mengajar. Ia mengangkat pentingnya penggunaan humor dalam proses pembelajaran kelas. Pasalnya, fokus mahasiswa kerap menurun drastis di tengah perkuliahan. Hal ini menjadi tantangan nyata bagi para pengajar di kampus.

Kendati demikian, antusiasme peserta luring maupun daring sangat tinggi. Mereka aktif berdiskusi selama tiga hari berturut-turut. Acara ini turut disiarkan melalui YouTube Fakultas Psikologi UII. Publik luas dapat mengakses wawasan ilmu tersebut kapan saja.

Melalui kegiatan ini, budaya keilmuan diharapkan akan semakin kuat. Kolaborasi pengembangan keilmuan psikologi pun turut terdorong secara maksimal.

 

 

Resmi Dilantik, DPM Pertama FP UII Usung Semangat Kolaboratif

 

Para Calon Pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa pertama Fakultas Psikologi UII

Para Calon Pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa pertama Fakultas Psikologi UII. Foto: Panitia

 

 

Pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) pertama Fakultas Psikologi UII 2026 resmi dilantik pada Minggu (12/4/2026). Prosesi khidmat ini berlangsung di Gedung Prof. Dr. M. Sardjito, Universitas Islam Indonesia. Kegiatan tersebut bertujuan mengawali komitmen organisasi yang lebih responsif bagi mahasiswa.

Acara pelantikan dimulai pukul 13.30 hingga 16.00 WIB dengan suasana penuh tanggung jawab. Visi utama yang diusung adalah membentuk ruang aspiratif, transparatif, dan kolaboratif.

“Kami merasa bersyukur atas pelantikan DPM FP UII 2026 ini,” ujar Muhammad Akbar Rifky Mahesa Ketua pengurus DPM Fakultas Psikologi UII yang baru saja dilantik. Jabatan ini dianggap sebagai amanah besar untuk masa depan lembaga di fakultas.

DPM akan mengoptimalkan peran transparansi administrasi serta keuangan sebagai wujud akuntabilitas. Sementara itu, integritas kolektif antar lembaga menjadi landasan utama dalam menjalankan program kerja.

Pasalnya, pengurus ingin membawa organisasi menjadi lembaga yang lebih relevan bagi konstituen. Mereka berkomitmen untuk tetap konsisten dalam memperjuangkan hak-hak mahasiswa Psikologi.

“Makna pelantikan ini adalah sebuah amanah yang menuntut integritas dan konsistensi,” tegasnya. Motivasi terbesar para pengurus bersumber dari tanggung jawab moral kepada seluruh mahasiswa.

Kendati demikian, tantangan ke depan tetap memerlukan sinergi yang kuat dari semua pihak. DPM berencana membuka kanal aspirasi yang lebih luas untuk menampung kebutuhan nyata.

“Bekerja bukan untuk terlihat, tapi untuk berdampak,” ungkap mahesa menutup pernyataannya. Harapannya, mahasiswa Psikologi UII juga mau terlibat aktif dalam proses pengambilan kebijakan.

RSUD Sragen Gandeng FP UII Atasi Masalah Psikologi Remaja

Foto bersama delegasi RSUD Sragen bersama para delegasi Fakultas Psikologi UII. Foto: Yopa (PKH)

Fakultas Psikologi UII menerima kunjungan RSUD Sragen di Auditorium Soekiman pada Kamis (2/4/2026). Pertemuan ini membahas kerja sama penanganan kasus psikologi remaja melalui program magang.

Saat ini, RSUD Sragen menghadapi kendala kurangnya tenaga ahli psikologi di faskes mereka. Pihak RSUD Sragen berujar, “Permasalahan lain adalah bahwa di RSUD itu baru ada satu psikolog.”

Pasalnya, tingkat kunjungan pasien psikologi di kabupaten tersebut terus mengalami lonjakan yang cukup tajam. Banyak calon tenaga kerja dan anak sekolah membutuhkan layanan pemeriksaan psikotes awal.

Selain itu, Sragen juga fokus mengatasi masalah peredaran narkoba pada komunitas remaja. Hubungan kemitraan dengan kampus diharapkan mampu memperkuat program Pusat Informasi Konseling Remaja.

Sementara itu, pimpinan Fakultas Psikologi UII menyambut baik rencana kolaborasi strategis ini. Kampus siap menerjunkan mahasiswa magang untuk membantu pemetaan masalah di masyarakat.

Kendati demikian, program penguatan komunitas dinilai sangat tepat dijalankan oleh para alumni muda. Dr. Edi menegaskan, “Namun kalau itu untuk mengatasi masalah-masalah yang komunitas itu sudah bisa.”

Telkom University Pelajari Tata Kelola Lab Psikologi UII

Foto bersama Dosen dan Pimpinan Fakultas Psikologi UII dengan delegasi Prodi S1 Psikologi Universitas Telkom. Foto: Yopa

Prodi S1 Psikologi Universitas Telkom mengadakan kunjungan ke Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia pada Kamis (8/1/2026). Kunjungan di Laboratorium Psikologi UII ini bertujuan memperkuat tata kelola lab dan inovasi kurikulum digital.

Rombongan Universitas Telkom disambut hangat oleh pimpinan Fakultas Psikologi UII di Laboratorium Psikologi Sleman. Wakil Dekan 1 Universitas Telkom, Dr. Martha Tri Lestari, memimpin delegasi dalam kunjungan kerja tersebut.

Ketua Program Studi Psikologi Telkom University, Sri Widaningsih, mengapresiasi keunggulan sistem laboratorium di UII. “Kalau saya lihat di sini sudah sangat settle kayaknya ya dari jurnal sudah ada Sinta 2,” ujarnya.

Sri menambahkan bahwa pengelolaan jurnal di Fakultas Psikologi UII menjadi inspirasi bagi institusi mereka. Pasalnya, Telkom University tengah mengembangkan Program Studi Psikologi yang baru memasuki semester ketiga.

Sementara itu, Kepala Laboratorium Psikologi UII, Muhammad Novvaliant, menjelaskan fungsi vital fasilitas laboratorium. Laboratorium memfasilitasi kebutuhan praktikum mahasiswa dari jenjang sarjana hingga profesi secara terintegrasi.

Fasilitas tersebut meliputi peminjaman alat tes psikologi hingga ruang observasi yang modern bagi mahasiswa. Kendati demikian, UII terus berinovasi mengoptimalkan layanan laboratorium guna mendukung riset psikologi digital.

Diskusi juga membahas penyelenggaraan Psikologi Expo sebagai wadah pengenalan ilmu psikologi bagi masyarakat luas. Inisiatif ini memberikan dampak nyata bagi pengembangan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan mental.

Dorong Perubahan Sosial, Mahasiswa Psikologi Gelar KREASI 2026

Konferensi Riset Mahasiswa Psikologi (KREASI) 2026 digelar secara daring melalui Zoom Meeting yang diikuti sekitar 859 peserta. Foto: Zoom Meeting

Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia menggelar Konferensi Riset Mahasiswa Psikologi (KREASI) 2026 pada Jumat (2/1/2026). Kegiatan daring ini memberdayakan pemuda lewat riset guna mendorong perubahan sosial masyarakat.

Acara ini merupakan bentuk kolaborasi antara UII dengan tiga universitas mitra lainnya. Mitra tersebut mencakup UHAMKA Jakarta, Universitas Mulawarman, serta Universitas Islam Riau.

Empat pakar psikologi hadir sebagai narasumber utama untuk membagikan ilmu mereka. Mereka adalah Abu Bakar Fahmi, Dr. Hairani Lubis, Bahril Hidayat, dan Sonny Andrianto.

Sementara itu, Thobagus Mohammad Nu’man memandu jalannya sesi seminar sebagai moderator. Panitia juga melibatkan mahasiswa aktif sebagai petugas acara demi kelancaran kegiatan.

MC acara menyampaikan sambutan hangat kepada para tamu undangan di awal sesi. “Kami ucapkan selamat datang kepada seluruh narasumber seminar nasional pada pagi hari ini,” tuturnya.

Para peserta mempresentasikan hasil penelitian melalui unggahan video di kanal YouTube. Sistem tanya jawab dilakukan secara asinkron guna menjaga interaksi antar peneliti muda.

Panitia menyiapkan berbagai kategori penghargaan untuk mengapresiasi karya riset terbaik mahasiswa. Kategori tersebut meliputi Best Presenter, Best Paper, hingga Favorite Presentation bagi peserta.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas riset mahasiswa di tingkat nasional. Pasalnya, pemikiran kritis mahasiswa sangat dibutuhkan untuk memecahkan masalah sosial saat ini.

Penyelenggaraan KREASI 2026 mencerminkan komitmen UII dalam mengembangkan ilmu pengetahuan bermanfaat. Kendati demikian, seluruh proses tetap mengedepankan integritas akademik dan nilai kemanusiaan.

Talkshow Fakultas Psikologi UII: Mengupas Mental Health Dewasa Awal

(Kiri) Dr.rer.nat. Dian Sari Utami, S.Psi., M.A. Selaku Moderator duduk bersama Abdul (Tengah) Azeez E P, PhD sebagai pemateri pertama dan (Kanan) Wanadya Ayu Krishna Dewi, S.Psi., M.A. Pemateri kedua. foto: Dok. Panitia

Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar wicara daring membahas kesehatan mental, Sabtu (13/12/2025). Forum ini menyoroti dinamika kesejahteraan psikologis pada fase dewasa awal dalam perspektif lintas budaya.

Dua akademisi lintas negara hadir sebagai pembicara kunci untuk mengupas isu krusial tersebut. Mereka adalah Abdul Azeez E P, PhD dari Vellore Institute of Technology dan Wanadya Ayu Krishna Dewi, S.Psi., M.A. selaku Dosen Fakultas Psikologi UII.

Abdul Azeez E P, PhD dalam paparannya menyoroti bahwa emerging adulthood merupakan periode perkembangan yang unik sekaligus kritis. “Culturally constructed- not universal,” tegas Azeez merujuk pada lintasan fase kedewasaan dalam materinya.

Pasalnya, setiap individu menghadapi ekspektasi sosial dan pola hubungan orang tua yang berbeda-beda. Hal ini secara langsung mempengaruhi pembentukan identitas serta resiliensi mental seseorang saat beranjak dewasa.

Azeez lantas memaparkan definisi kesejahteraan sebagai sebuah konstruksi multidimensi yang mencakup pertumbuhan personal manusia. “Environmental mastery, and positive relations with others,” tambahnya mengutip materi presentasi yang ditampilkan.

Sementara itu, diskusi juga menyentuh berbagai faktor risiko yang kerap menghantui generasi muda saat ini. Ketidakstabilan hidup dan kurangnya dukungan sosial disebut sebagai pemicu utama munculnya kecemasan.

Kendati demikian, fase transisi ini tetap menawarkan peluang besar bagi individu untuk memperbaiki lintasan hidupnya. Kuncinya terletak pada pengembangan growth mindset dan kemampuan regulasi emosi yang mumpuni.

Peserta diajak memahami bahwa status kesehatan subjektif dan gaya hidup sehat adalah prediktor positif kesejahteraan. “All link to stronger mindset,” jelas Azeez mengenai korelasi antara kesehatan fisik dan mental.

Kegiatan ini berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari partisipan yang memadati ruang virtual Zoom. Acara ini menjadi wujud komitmen UII dalam memberikan edukasi psikologi yang relevan bagi masyarakat.

Diharapkan, wawasan lintas budaya ini dapat membantu peserta merefleksikan diri demi pertumbuhan mental yang positif. Diskusi ini sekaligus menutup rangkaian agenda akademik akhir tahun di lingkungan Fakultas Psikologi UII. (yp)

Perkuat Jejaring Internasional, Psikologi UII Kunjungi Van Lang University Vietnam

Foto bersama delegasi Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia dengan Van Lang University. (Kiri) Thobagus Moh.Nu’man, S.Psi., M.A., Psikolog, (Kiri) Dr. Nita Trimulyaningsih, S.Psi., M.Psi, Psikolog, (Tengah) Nguyễn Bảo Thanh Nghi, PhD (Dean of Faculty of Social Sciences and Humanities) (Kanan) Hazhira Qudsyi, S.Psi., M.A., (Kanan) Annisaa Miranty Nurendra, S.Psi., M.Psi. Psikolog. foto: dok. panitia

Rabu (19/11/2025). Fakultas Psikologi UII melaksanakan kunjungan resmi ke Van Lang University (VLU) Vietnam. Kunjungan ini bertujuan menjajaki kerja sama internasional antar-kedua institusi pendidikan tersebut.

Delegasi UII dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Psikologi, Dr.phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si., Psikolog. Mereka diterima hangat oleh pimpinan Faculty of Social Sciences and Humanities (FSSH) Van Lang University.

Pertemuan yang berlangsung produktif ini menyepakati tiga fokus kerja sama strategis bagi kedua pihak. Program tersebut meliputi pertukaran mahasiswa, seminar internasional, hingga pertukaran dosen dan tenaga kependidikan.

Dalam skema pertukaran mahasiswa, peserta akan mengikuti kegiatan selama 7-10 hari secara resiprokal. Sementara itu, seminar ilmiah online akan melibatkan narasumber ahli dari masing-masing fakultas.

Dr.phil. Qurotul Uyun menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah penting bagi internasionalisasi pendidikan. “Kolaborasi ini akan memperkuat internasionalisasi pendidikan psikologi di UII,” ungkapnya dalam sambutannya.

Ia berharap kerja sama ini membuka ruang belajar lintas budaya bagi seluruh civitas akademika. Pasalnya, kontribusi akademik yang bermakna sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam skala global.

Pihak Van Lang University turut menyambut baik inisiasi kemitraan strategis dengan Fakultas Psikologi UII. Dekan FSSH VLU, Dr. Nguyễn Bảo Thanh Nghi, menyebut UII sebagai mitra yang tepat.

“Kami percaya bahwa UII adalah mitra strategis dalam pengembangan program akademik dan mobilitas internasional,” tegasnya. Ia berharap kegiatan kolaboratif ini mampu memberi manfaat nyata bagi kedua belah pihak.

Kegiatan ini diakhiri dengan pertukaran cenderamata serta sesi foto bersama seluruh delegasi. Kendati demikian, agenda kunjungan berlanjut dengan peninjauan fasilitas akademik melalui kegiatan campus tour.

Kunjungan resmi tersebut diharapkan menjadi awal kerja sama jangka panjang bagi kedua universitas. Hal ini sekaligus memperkuat posisi Fakultas Psikologi UII dalam kancah pendidikan tinggi dunia. (yp)

Fakultas Psikologi UII Terima Kunjungan Benchmarking IIUM Malaysia

(Kanan) Assoc. Prof. Ts. Dr. Hamwira Sakti Bin Yaacob Delegasi dari IIUM sedang berdiskusi bersama Dekan Fakultas Psikologi UII (Tengah) Dr.phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si, Psikolog dan Dr. Nita Trimulyaningsih, S.Psi., M.Psi, Psikolog selaku Ketua Program Studi Psikologi Program Magister

Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia (UII) menerima kunjungan strategis dari International Islamic University Malaysia (IIUM), Jumat (7/11/2025). Pertemuan ini digelar di Ruang Rapat Departemen Psikologi untuk membahas penguatan kerja sama antarlembaga.

Dekan Fakultas Psikologi UII, Dr. Phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si., menyambut langsung kehadiran rombongan tamu tersebut. Ia didampingi oleh jajaran ketua jurusan serta ketua program studi di lingkungan fakultas.

Sementara itu, delegasi tamu dipimpin oleh Assoc. Prof. Ts. Dr. Hamwira Sakti Bin Yaacob dari IIUM. Ia hadir dalam kapasitasnya sebagai Deputy Director Office of Knowledge for Change & Advancement.

Agenda utama kunjungan meliputi sambutan pimpinan dan diskusi mendalam mengenai pengelolaan institusi pendidikan tinggi. Kedua belah pihak antusias bertukar wawasan terkait pengembangan kualitas akademik berbasis nilai Islam.

Pasalnya, kegiatan benchmarking semacam ini vital untuk menjaga standar pendidikan global yang kompetitif. UII dan IIUM memiliki kesamaan visi dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai religius.

Sesi diskusi dilanjutkan dengan tanya jawab interaktif yang membahas peluang sinergi di masa depan. Penyerahan cinderamata lantas dilakukan sebagai simbol eratnya tali silaturahmi antarkedua universitas. Kunjungan ini diharapkan menjadi pembuka jalan bagi kolaborasi riset dan akademik yang lebih konkret. (yp)