Selamat Datang Mahasiswa Baru Fakultas Psikologi UII

GELORA ALMAMATER BIRU. Himpunan Mahasiswa Psikologi  UII secara resmi menyambut kedatangan mahasiswa baru Fakultas Psikologi angkatan 2026 di Kampus Terpadu UII, Yogyakarta. Berlatar belakang kemegahan gedung berlogo khas UII, para mahasiswa baru berbaris rapi dan saling merangkul di hadapan pengurus Himapsi yang mengibarkan bendera organisasi. Momen ini menjadi simbol kuatnya ikatan persaudaraan sekaligus langkah awal adaptasi mahasiswa di dunia perkuliahan. (Foto: Vallerian K.P.)

 

 

Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar kuliah perdana bagi mahasiswa baru pada Rabu(02/09/2026). Kegiatan ini digelar di Lapangan GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo dan Gedung Dr. Soekiman Wirjosandjojo [uii]. Acara ini bertujuan mengenalkan lingkungan kampus kepada mahasiswa baru secara komprehensif [uii]. Tercatat sebanyak 5.326 mahasiswa baru UII mengikuti gelaran Kuliah Perdana tahun akademik 2026/2027 [uii]. Mereka berasal dari berbagai wilayah di Indonesia hingga mancanegara [uii].

Suasana penyambutan tingkat universitas semakin semarak dengan penampilan kolaborasi Unit Kegiatan Mahasiswa. Acara juga diisi dengan pengenalan jajaran pimpinan universitas dan fakultas[uii].

Selain itu, panitia menyerahkan berbagai penghargaan kepada sejumlah mahasiswa berprestasi. Rektorat juga melakukan prosesi penyematan jas almamater secara simbolis kepada perwakilan [uii].

Rektor UII, Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, menyampaikan pidato sambutan yang sangat inspiratif. Beliau memberikan pesan dan nasihat khusus bagi para mahasiswa baru [uii].

“Sukses ini bukan kebetulan, melainkan hasil keberanian mencoba, konsistensi menjalankan proses, dan keteguhan bangkit dari kegagalan.”. “Jangan takut salah, ikutilah semua proses kehidupan ini dengan sebaik-baiknya,” tegas Prof. Hari Purnomo [uii].

Pasalnya, capaian akademis di ruang kelas saja tidak cukup untuk menghadapi tantangan global. Iklim persaingan di dunia luar saat ini sudah sangatlah ketat [uii].

Oleh karena itu, mahasiswa dituntut aktif meningkatkan kompetensi dan menemukan jati diri. Proses belajar di perguruan tinggi harus mencakup berbagai kegiatan positif [uii].

Kegiatan positif tersebut sangat penting untuk membentuk karakter dan pribadi yang tangguh. Mahasiswa Baru UII diharapkan mampu menyerap nilai-nilai luhur kampus ini [uii].

Sementara itu, Rektor UII mengimbau mahasiswa untuk berani menetapkan cita-cita tinggi [uii]. Mereka harus mulai merancang target masa depan sejak hari pertama kuliah [uii].

Beliau juga menekankan pentingnya sifat rendah hati di tengah masyarakat yang kompleks [uii]. Penguasaan ilmu pengetahuan yang tinggi harus selalu membawa kebermanfaatan nyata [uii].

“Jadilah mahasiswa yang berani berpikir besar.”[uii]. “Meskipun saudara memiliki ilmu yang tinggi, tetap harus menjaga supaya selalu rendah hati dalam menghadapi masyarakat.”[uii].

“UII ini adalah rumah besar yang tumbuh untuk menjadikan saudara pemimpin-pemimpin bangsa,” tutur Rektor UII [uii]. Pesan motivasi ini menjadi pendorong semangat besar bagi para mahasiswa baru [uii].

Di sisi lain, rangkaian Kuliah Perdana ditutup dengan sesi kuliah umum inspiratif. Sesi bincang santai ini menghadirkan Alif Muhammad Gultom sebagai narasumber utama [uii].

Alif merupakan alumni Fakultas Hukum UII yang sukses meniti karier profesional. Saat ini, ia bekerja sebagai Legal Counsel di perusahaan Teleport [uii].

Setelah acara kuliah perdana selesai, Himpunan Mahasiswa Psikologi UII menggelar sesi penyambutan khusus. Mahasiswa Baru Psikologi UII berkumpul dengan tertib di timur Gedung Dr. Soekiman Wirjosandjojo.

Kemeriahan acara penyambutan ini juga terekam jelas dalam berbagai dokumentasi visual. Nampak ratusan mahasiswa memadati halaman kampus sambil menyerukan yel-yel secara serentak.

Kemeriahan acara tersebut diiringi oleh tabuhan instrumen drum yang menjaga ritme semangat para peserta. Terdengar jelas gemuruh suara mahasiswa yang menyanyikan yel-yel pembangkit semangat dengan lirik seruan untuk bersuara dan bersatu, “Kiri bersuara, kanan bersuara, satukan suara!”

Kekompakan panitia Himpunan Mahasiswa Psikologi yang berseragam hitam juga ikut membakar semangat rekan-rekannya. Mereka dengan sigap memandu barisan mahasiswa baru yang memakai jas almamater biru di bawah terik matahari.

Bendera kebanggaan ungu Himpunan Mahasiswa Fakultas Psikologi UII tampak berkibar menyemarakkan suasana penyambutan. Mahasiswa baru terlihat sangat antusias mengikuti setiap rangkaian penyambutan ini.

Foto bersama Mahasiswa baru bersama Himpunan Mahasiswa Psikologi UII. (Foto: Vallerian K.P.)

Fakultas Psikologi UII Lepas Wisudawan Sarjana Periode VI 2026

Sambutan perwakilan wisudawan oleh Hidayah Ananta Putri. Foto: Clearesta O.S., Rija A., Lutfiatul Mazidah A.E.P. (Marcomm)

 

 

Fakultas Psikologi UII menyelenggarakan pelepasan wisudawan sarjana periode VI secarakhidmat. Acara ini berlangsung di Auditorium Gedung Soekiman Wirdjosandjojo pada Sabtu(22/08/2026). Kegiatan tersebut bertujuan menyerahkan kembali lulusan kepada orang tua masing-masing.

Pasalnya, para wisudawan telah berhasil menyelesaikan studi di kampus tercinta. Mereka kini siap mengabdi sepenuhnya ke tengah masyarakat luas.

Dr. Sus Budiharto, S.Psi., M.Si., Psikolog selaku Dekan Fakultas Psikologi UII hadir memberikan sambutan yang begitu hangat. Beliau berpesan agar keilmuan psikologi harus didasari dengan kekuatan iman.

Hal ini sangat sejalan dengan nilai Islami kampus tersebut.”Ilmu psikologi harus didasari iman.” Demikian kutipan langsung dari pesan inspiratif Bapak Dekan tersebut.

Selain itu, setiap lulusan diharapkan menjadi penyembuh bagi alam semesta. Senyuman tulus menjadi langkah paling awal dalam proses penyembuhan tersebut.

Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas diri setiap saat. Sikap jujur wajib dipegang teguh oleh setiap wisudawan Psikologi UII.

Sementara itu, perwakilan wisudawan turut memberikan sambutan yang sangat mengharukan. Hidayah Ananta Putri didapuk resmi mewakili seluruh teman-teman angkatannya.

Ananta menceritakan perjuangan hebatnya berjualan mochi selama masa kuliah berlangsung. Bisnis kecilnya itu mendapat dukungan penuh dari para dosen.

“Suatu kehormatan bagi saya bisa diamanahkan dan berdiri di depan ini.” Kata-kata ini diucapkan Ananta dengan penuh rasa haru mendalam.

Kendati demikian, perjalanan hidup Ananta tidak selalu berjalan dengan mulus. Ia harus pandaibmembagi waktu antara jadwal kuliah dan bisnis.

Ia juga kehilangan sang ibu tercinta saat pertengahan masa kuliah. Kesedihan mendalam itu tidak menyurutkan semangatnya meraih gelar sarjana.

Di sisi lain, perwakilan orang tua mahasiswa juga memberikan pesan. Bapak Faturahman Gazalibberkenan naik ke atas mimbar utama.

Bapak Faturahman menyampaikan rasa terima kasih yang amat sangat mendalam. Ia bersyukurbputrinya mendapat bekal keilmuan yang sangat bermanfaat.

Beliau berprofesi sebagai hakim di sebuah lembaga resmi Pengadilan Agama. Profesi ini kerap kali menghadapi sengketa rumah tangga suami istri.

Menurut beliau, ilmu psikologi sangat penting untuk mendamaikan berbagai perselisihan. Psikologi diyakini mampu menenangkan jiwa yang sedang bergejolak hebat.

“Andai kata saya ini dahulu sarjana psikologi UII, mungkin tidak pusing-pusing menghadapi mereka itu.” Ujar Bapak Faturahman jujur di hadapan seluruh peserta acara.

Dalam acara ini, pihak fakultas memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik. Wisudawan berprestasi akademik tingkat terbaik diraih olehSaudari Dia Sofia.

Dia Sofia sukses meraih nilai Indeks Prestasi Kumulatif sebesar 3,89. Ia merupakan putri kebanggaan langsung dari Bapak Faturahman Gazali.

Fakultas juga sangat mengapresiasi wisudawan berprestasi gemilang di kancah nasional. Saudari Fatimah Azzahra berhasil mengharumkan nama besar universitas kita.

Ia menjuarai ajang bergengsi Musabaqah Tilawatil Quran tingkat internasional. Prestasinya membuktikan keunggulan sejati mahasiswa Fakultas Psikologi UII.

Acara pelepasan ini turut diwarnai momen persembahan lagu sangat spesial. Wisudawan bernyanyi khusus untuk menghibur para keluarga yang hadir.

Fitria Nurizza Maulidah menyumbangkan suara emasnya dengan sangat indah sekali. Lagu tersebut sukses mengundang isak tangis bahagia segenap hadirin.

Kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi doa bersama yang khidmat. Wakil Dekan Bidang Akademik, Riset dan Rekognisi Bapak Dr. Ahmad Rusdi, S.Psi., S.Sos.I., M.A.Si memimpin langsung sesi doa penutup tersebut.

Doa dipanjatkan untuk senantiasa memohon keberkahan ilmu para sarjana muda. Harapannya, setiap lulusan senantiasa dilindungi oleh rahmat Allah SWT.

Lulusan diharapkan mampu mengabdi sesuai dengan nilai luhur Rahmatan lil ‘Alamin. Ilmu yang didapat harus membawa kemaslahatan nyata bagi masyarakat.

Acara ini ditutup dengan proses pembagian Surat Keterangan Pendamping Ijazah. Para lulusan tertib mengambil dokumen penting di meja registrasi.

Sesi foto bersama akhirnya menjadi penutup rangkaian acara bahagia ini. Senyum ceria terus menghiasi wajah seluruh peserta kegiatan tersebut.

Seluruh civitas akademika turut merasa bangga atas pencapaian gemilang lulusan. Wisudawan Psikologi UII kini bersiap menyongsong masa depan cerah.

Bekal ilmu psikologi berbasis Islami akan menjadi senjata utama mereka. Mereka kini siap bersaing di dunia kerja secara profesional.

Kampus terus berkomitmen kuat mencetak generasi penerus bangsa yang unggul. Kualitas pendidikan selalu menjadi sasaran prioritas utama universitas ini.

Fakultas Psikologi UII sangat berharap para alumni selalu menjaga nama baik. Jalinan silaturahmi dengan kampus tercinta ini harus terus dirawat abadi.

Semoga keberkahan selalu menyertai langkah panjang para sarjana baru ini. Kiprah nyata merekadi tengah masyarakat sangat dinantikan saat ini.

Dekan UII turut membagikan pengalaman pribadinya saat memilih jalan karir. Beliau mengakui profesi dosen sebenarnya bukanlah cita-cita hidup awalnya.

Namun, beliau meyakini hal tersebut adalah ketetapan takdir jalan Allah. Ketetapan Allah pasti membawa banyak kebaikan di dunia dan akhirat.

Pesan ini turut memotivasi lulusan yang masih mencari peluang pekerjaan. Kesabaran selalu menjadi kunci utama dalam menghadapi setiap bentuk ujian.

Lulusan diminta jangan putus asa saat menghadapi penolakan dunia kerja. Segala kesulitan hidup pasti akan membuahkan hasil manis kelak.

Selain itu, semangat pantang menyerah harus tertanam di dada wisudawan. Mahasiswa sudah dilatih menghadapi berbagai tantangan selama kuliah berlangsung.

Kebersamaan selama empat tahun kuliah turut menorehkan kenangan sangat indah. Lingkungan suportif sangat membantu mahasiswa melewati masa sulit perkuliahan.

“Tarik napas sejenak, inhale, exhale.” Demikian ucapan Ananta saat mencoba menenangkan haru di mimbar.

Teknik relaksasi pernapasan tersebut merupakan bekal ilmu dasar psikologi praktis. Mahasiswa kerap mempraktikkannya untuk mengelola kondisi emosi diri sendiri.

Fakultas Psikologi UII memang serius membekali keterampilan nyata bagi mahasiswa. Ilmu tersebut sangat relevan digunakan untuk kebutuhan hidup harian.

Para pimpinan fakultas juga tampak kompak hadir mendampingi Bapak Dekan. Mereka memberikan dukungan moral yang penuh kepada para sarjana muda.

Kehadiran para orang tua menambah kesakralan prosesi pelepasan sarjana ini. Dukungan keluarga adalah pilar paling penting bagi kesuksesan para mahasiswa.

Perwakilan orang tua sangat menyadari beratnya perjuangan para dosen pengajar. Mereka memohonkan maaf tulus atas segala khilaf dari anak-anaknya.

Doa restu orang tua turut menyempurnakan kebahagiaan para wisudawan hari ini. Momen pelukan hangat mengiringi linangan air mata bahagia keluarga.

Lulusan kini secara resmi menyandang gelar kehormatan sarjana psikologi penuh. Tanggung jawab sosial yang besar kini telah menanti mereka.

Wisudawan sarjana ini adalah calon agen perubahan unggul di masyarakat. Kontribusi positif mereka akan selalu dinantikan oleh bangsa Indonesia.

 

Resmi Dilantik, DPM Pertama FP UII Usung Semangat Kolaboratif

 

Para Calon Pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa pertama Fakultas Psikologi UII

Para Calon Pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa pertama Fakultas Psikologi UII. Foto: Panitia

 

 

Pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) pertama Fakultas Psikologi UII 2026 resmi dilantik pada Minggu (12/4/2026). Prosesi khidmat ini berlangsung di Gedung Prof. Dr. M. Sardjito, Universitas Islam Indonesia. Kegiatan tersebut bertujuan mengawali komitmen organisasi yang lebih responsif bagi mahasiswa.

Acara pelantikan dimulai pukul 13.30 hingga 16.00 WIB dengan suasana penuh tanggung jawab. Visi utama yang diusung adalah membentuk ruang aspiratif, transparatif, dan kolaboratif.

“Kami merasa bersyukur atas pelantikan DPM FP UII 2026 ini,” ujar Muhammad Akbar Rifky Mahesa Ketua pengurus DPM Fakultas Psikologi UII yang baru saja dilantik. Jabatan ini dianggap sebagai amanah besar untuk masa depan lembaga di fakultas.

DPM akan mengoptimalkan peran transparansi administrasi serta keuangan sebagai wujud akuntabilitas. Sementara itu, integritas kolektif antar lembaga menjadi landasan utama dalam menjalankan program kerja.

Pasalnya, pengurus ingin membawa organisasi menjadi lembaga yang lebih relevan bagi konstituen. Mereka berkomitmen untuk tetap konsisten dalam memperjuangkan hak-hak mahasiswa Psikologi.

“Makna pelantikan ini adalah sebuah amanah yang menuntut integritas dan konsistensi,” tegasnya. Motivasi terbesar para pengurus bersumber dari tanggung jawab moral kepada seluruh mahasiswa.

Kendati demikian, tantangan ke depan tetap memerlukan sinergi yang kuat dari semua pihak. DPM berencana membuka kanal aspirasi yang lebih luas untuk menampung kebutuhan nyata.

“Bekerja bukan untuk terlihat, tapi untuk berdampak,” ungkap mahesa menutup pernyataannya. Harapannya, mahasiswa Psikologi UII juga mau terlibat aktif dalam proses pengambilan kebijakan.

FP UII Bekali Wisudawan Strategi Karir Masa Depan

(Kanan) Pemaparan materi oleh Bintang Ilham Avicena, S.Psi. selaku pemateri alumni Psikologi UII yang berprofesi sebagai Asesor SDM Aparatur Ahli Pertama, UPTD Penilaian Kompetensi ASN BKPP Kabupaten Sleman. foto: dok. panitia.

Fakultas Psikologi UII menggelar seminar karir bagi para calon wisudawan periode dua. Acara tersebut berlangsung di Auditorium Gedung Soekiman pada Senin (22/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan menyiapkan lulusan menghadapi tantangan dunia kerja yang kompetitif. Pembekalan tersebut mencakup strategi teknis hingga pengenalan karir di sektor pemerintahan.

Bintang Ilham Avicena memaparkan peluang karir psikologi sebagai Asesor SDM di pemerintahan. Ia menegaskan pentingnya validitas alat ukur dalam menilai kompetensi pegawai negeri.

Sementara itu, Nani Septianie mengulas cara memenangkan persaingan melalui penguatan kapasitas diri. Ia mendorong peserta untuk aktif membangun jejaring profesional sejak dini.

DPKA UII memberikan panduan menyusun Curriculum Vitae yang menarik dan profesional. Mereka juga membagikan teknik wawancara kerja menggunakan metode STAR yang sangat efektif.

Metode STAR menekankan penjelasan situasi, tugas, tindakan, dan hasil akhir kerja. Pendekatan ini membantu pelamar menjawab pertanyaan wawancara secara terstruktur dan sangat meyakinkan.

Lulusan dapat memanfaatkan layanan DPKA seperti konseling karir dan bimbingan mentor. Seluruh materi seminar tersebut menjadi bekal berharga bagi masa depan para alumni. (yp)

Sesi berfoto bersama Pimpinan FP dan FISB UII, pemateri, serta peserta seminar karir sekaligus calon wisudawan periode II TA 2025/2026. foto: dok.panitia

Sebelas Mahasiswa Psikologi UII Mengikuti Kompetisi Intervarsity Student Creativity and Digital Competition (ISCDC) 2025 di Malaysia

Program Studi Psikologi Universitas Islam Indonesia kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Melalui kegiatan Intervarsity Student Creativity and Digital Competition  (ISCDC) 2025 yang diselenggarakan di Universiti Utara Malaysia pada tanggal 24 November 2025 hingga 1 Desember 2025, mahasiswa belajar untuk menuangkan pengalaman ke dalam ide kreatif dengan berbagai metode. Kegiatan ini merupakan sebuah kompetisi sekaligus forum budaya yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara di Asia Tenggara untuk mengeksplorasi peran budaya dalam membangun hubungan antarbangsa.

Kompetisi tingkat internasional ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk berbagi budaya masing masing melalui karya kreatif dan kolaborasi internasional. Melalui kegiatan ISCDC ini, mahasiswa diharapkan mampu memperkuat pemahaman antar budaya, meningkatkan kreativitas dalam menyampaikan pesan sosial, dan memperluas relasi akademik antar negara.

Sebelas mahasiswa Prodi S1 Psikologi berkesempatan untuk mengikuti kompetisi ISCDC 2025. Kompetisi ini terdiri dari berbagai kategori, termasuk Poster Design Competition: “Designing Harmony”, Cooking Showcase: “Taste of ASEAN”, Essay Competition: “ASEAN Identity Through Alor Setar”, dan Reels Challenge: “Faces of Friendship”. Pengalaman ini semakin berkesan karena seluruh delegasi Psikologi UII berhasil membawa pulang penghargaan kejuaraan di seluruh cabang perlombaan. Kemenangan ini dirasakan sebagai hasil dari perjalanan panjang atas kerjasama tim, kreativitas, dan keberanian dari setiap anggota delegasi.

Foto bersama delegasi Fakultas Psikologi UII dalam ajang kompetisi ISCDC 2025. foto: dok. panitia

Kegiatan ISCDC bertujuan untuk memotivasi mahasiswa dalam memahami keberagaman budaya melalui kreasi kreatif, diskusi, dan kerja sama. Bagi mahasiswa psikologi, kegiatan ini merupakan peluang untuk mengamati bagaimana budaya membentuk cara pandang, pola pikir, dan ungkapan emosi. Ini sejalan dengan konsentrasi penelitian Psikologi Sosial dan Psikologi Lintas Budaya yang mengkaji cara manusia bertindak dalam konteks sosial yang beragam.

Pihak penyelenggara ISCDC, Bapak Herman Felani, S.S., M.A., turut menyampaikan kesan dan harapannya terhadap kegiatan tahun ini. Beliau mengungkapkan bahwa ISCDC sangat berkesan karena menjadi wadah kolaborasi antar negara yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai latar budaya. Menurut beliau, kegiatan ini memberikan banyak manfaat, terutama karena mahasiswa memperoleh pengalaman global, belajar berkolaborasi, sekaligus berkompetisi secara sehat. Beliau juga berharap agar ISCDC dapat terus dilaksanakan di masa mendatang, dengan jumlah negara dan peserta yang semakin banyak serta pelaksanaan yang semakin baik. Pengalaman ini menumbuhkan pemahaman yang lebih dalam tentang keberagaman budaya dan memperluas sudut pandang sebagai mahasiswa psikologi.

Pengalaman dalam mengikuti ISCDC ini menjadi memori yang sangat berharga dalam memberikan wawasan internasional, menumbuhkan pemahaman yang lebih dalam tentang keberagaman budaya, serta memperluas sudut pandang sebagai mahasiswa psikologi. Penyelenggara ISCDC, Bapak Herman Felani, S.S., M.A. turut memberikan harapannya untuk ISCDC, “Semoga kegiatan ISCDC dapat dapat dilaksanakan lagi, kalau bisa negara negaranya ditambah makin banyak dan makin baik”. Pada masa yang mendatang, semoga semakin banyak mahasiswa Psikologi UII yang terlibat dalam kegiatan internasional demi mengharumkan nama Universitas Islam Indonesia. Dukungan serupa juga datang dari Dekan Fakultas Psikologi UII, Dr.Phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si., Psikolog yang menyampaikan bahwa kegiatan internasional ini bukan sekadar perjalanan akademik atau kunjungan luar negeri, tetapi menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk belajar beradaptasi, bertemu dengan orang baru, serta memperluas perspektif mereka. Mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk berempati dan memahami perbedaan budaya; meskipun Indonesia dan Malaysia memiliki nilai yang serupa, tetap terdapat kebiasaan dan dinamika sosial yang perlu dihormati.

Dengan capaian ini, Fakultas Psikologi UII berusaha untuk meningkatkan komitmennya untuk terus membuka peluang internasional dan kolaborasi serupa di masa mendatang. Hal ini, diupayakan untuk terus membangun lingkungan pembelajaran yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menumbuhkan kepribadian yang adaptif, tangguh, berintegritas, dan memberikan manfaat bagi sesama. (Luthfina Qurata Ainni)

Mahasiswa dan Alumni Psikologi UII Ikuti Pelatihan HR Simulation bersama Praktisi Industri

Suasana kegiatan pelatihan Gateway: HR Simulation yang diisi oleh pemateri alumni Psikologi (Kanan) Fajrul Falah, S.Psi., MM., CHRP dan Sambutan oleh Sonny Andrianto, S.Psi., M.Si., Ph.D selaku Wakil Dekan Bidang Keagamaan, Kemahasiswaan dan Alumni (KKA) Fakultas Psikologi UII. foto: dok. panitia

Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia (UII) akan menyelenggarakan kegiatan Gateway Program bertajuk HR Simulation. Acara ini berlangsung di Auditorium lantai 3 Gedung Dr. Soekiman Wirjosandjojo, Selasa (25/11/2025).

Program luring ini bertujuan memberikan pembekalan karier bagi mahasiswa aktif dan alumni Prodi Psikologi. Panitia memprioritaskan lulusan baru atau fresh graduate untuk mengikuti sesi simulasi praktik ini.

Dua praktisi berpengalaman hadir sebagai pemateri utama dalam sesi pelatihan intensif tersebut. Mereka adalah Fajrul Falah, S.Psi., M.M. dan Frans Pontoh, S.Psi. dari Micro Madani Institute.

Fajrul Falah, S.Psi., M.M. selaku Recruitment & Selection Head akan membagikan materi mengenai strategi seleksi karyawan. Sementara itu, Frans Pontoh memfokuskan materi pada aspek pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia.

Peserta akan mendapatkan pengalaman langsung menjadi staf HR melalui metode mini simulasi nyata. Pendekatan ini membantu peserta memahami dinamika pekerjaan sesungguhnya di dunia industri secara praktis.

Kegiatan ini di mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB dengan materi yang padat. Mahasiswa diharapkan hadir tepat waktu untuk memaksimalkan penyerapan ilmu dari para ahli.

Pendaftaran peserta dilakukan secara daring melalui tautan khusus yang telah disediakan oleh panitia. Calon peserta wajib mengisi formulir sebelum batas waktu penutupan pada Jumat (21/11/2025). Panitia membatasi kuota peserta hanya untuk 60 orang demi menjaga efektivitas pelatihan. (yp)

POTMA Psikologi UII Perkuat Sinergi Orang Tua Mahasiswa

(Kiri) Dr.phil. Emi Zulaifah, M.Sc., Psikolog Sebagai Pemateri dan (Kanan) Dian Febriany Putri, S.Psi., M.Psi., Psikolog sebagai moderator acara Pertemuan Orang Tua Mahasiswa (POTMA) Fakultas Psikologi UII. foto: Marcomm FP UII

Fakultas Psikologi UII menggelar Pertemuan Orang Tua Mahasiswa 2025 di Yogyakarta pada Sabtu (22/11). Acara ini berlangsung khidmat di Auditorium Prof. K.H. Abdul Kahar Mudzakkir.

Dekan Fakultas Psikologi UII, Dr.phil. Qurotul Uyun, membuka kegiatan tersebut secara resmi. Beliau mengajak para orang tua bersinergi  mendukung kesuksesan akademik putra-putri mereka.

Sesi berikutnya adalah pengenalan sistem informasi akademik melalui pemutaran video panduan UIIGateway. Agus Hermanta menjelaskan cara praktis bagi wali mahasiswa untuk memantau nilai anak.

Dr. Phil. Dra. Emi Zulaifah mengisi acara Talk Show Parenting  tentang pendampingan generasi Z. Dian Febri memandu diskusi interaktif mengenai tantangan psikologis mahasiswa di era digital.

Kegiatan berakhir dengan agenda Kampus Tour yang dipandu oleh tim Marcomm . Orang tua mengunjungi perpustakaan, museum, serta situs bersejarah Candi Kimpulan di lingkungan kampus.

Sinergi antara kampus dan keluarga menjadi kunci utama dalam membentuk lulusan yang berintegritas. Fakultas berharap komunikasi ini terus terjalin demi kenyamanan studi seluruh mahasiswa baru. (yp)

Poster: Poster Potma FP UII 2025

Mengupas asiknya ngaji dalam pengembangan diri qur’ani

Dalam menghadapi tantangan zaman, membekali diri dengan nilai-nilai qur’ani menjadi kian penting, terutama bagi generasi muda yang tumbuh bersama arus modernisasi. Kemutakhiran teknologi informasi membuat generasi muda kita tidak lagi hanya membutuhkan kegiatan Islami yang informatif dan edukatif, namun juga menarik dan asik.

Read more

Kumandang Sumpah Profesi Psikologi UII

Foto Bersama Wisudawan, Dekan FPSB UII, serta Rohaniawan

Sumpah profesi psikolog kembali di kumandangkan oleh Program Studi Magister Psikologi Profesi Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB)Universitas Islam Indonesia (UII) yang ke-69. Dilangsungkan di Ruang Auditorium lantai 3 Gedung Soekiman Wirjosandjojo pada Ahad (29/09), kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kesyukuran.

Read more

Seminar Karir Periode V

Mempersiapkan dunia kerja bersama seminar karir FPSB UII

     Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) kembali bersyukur dan menyambut kelulusan alumni-alumninya yang akan di wisuda pada paruh akhir bulan September tahun ini. sebagai agenda rutin, FPSB UII mengadakan seremoni pelepasan alumni yang dikemas bersama dengan seminar karir yang dipandu oleh alumni-alumni pilihan terbaik. Pada kesempatan kali ini, […]