Tingkatkan Atmosfer Publikasi, Para Dosen FP UII Ikuti Kegiatan Writing Day Last Session 2025

Beberapa perwakilan Dosen Psikologi sedang fokus dalam menulis publikasi karya ilmiah. foto: Yopa

 

Dosen Fakultas Psikologi UII berpartisipasi aktif dalam Writing Day Last Session 2025 untuk meningkatkan publikasi ilmiah. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari mulai Senin (10/11/2025) hingga Rabu (12/11/2025).

Sejumlah akademisi hadir, termasuk Ketua Jurusan Psikologi, Dr. Ahmad Rusdi, S.Psi., S.Sos.I., M.A.Si. dan Kaprodi Psikologi Program Sarjana, Hazhira Qudsyi, S.Psi., M.A., juga tampak antusias mengikuti acara ini.

Panitia mewajibkan peserta menjaga ketenangan demi terciptanya suasana kondusif selama proses penulisan berlangsung. Diskusi di luar konteks artikel dilarang keras agar tidak mengganggu konsentrasi peserta lain.

Hazhira mengungkapkan bahwa suasana kebersamaan memberikan dorongan positif dalam menyelesaikan naskah. Ia merasa termotivasi untuk segera menyelesaikan tulisan saat melihat rekan sejawat fokus bekerja.

Hazhira mengangkat topik pengaruh permainan congklak terhadap peningkatan memori kerja pada siswa sekolah dasar. Topik ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih nyata bagi literasi psikologi pendidikan di Indonesia.

Setiap peserta wajib mengirimkan draf artikel serta alamat web jurnal tujuan sebelum acara dimulai. Satu naskah hanya boleh dikerjakan oleh satu penulis untuk memastikan produktivitas individu.

Peserta harus menyerahkan bukti submisi ke panitia paling lambat satu minggu setelah kegiatan berakhir. Hazhira berharap naskahnya dapat menembus jurnal terakreditasi Sinta 2 atau terindeks Scopus.

Ia mengusulkan adanya materi strategi menembus jurnal bereputasi sebelum sesi menulis dimulai kedepannya. Hal ini penting untuk membantu dosen memilih jurnal berkualitas dengan biaya terjangkau.

Dekan Fakultas Psikologi UII, Dr. phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si., Psikolog, turut hadir memberikan sambutan penutup. Ia mengapresiasi program ini dan berharap tradisi menulis bersama tetap berlanjut di tiap fakultas.

Menurutnya, dosen membutuhkan ketenangan dan fokus penuh saat menyusun karya ilmiah agar hasilnya maksimal. Kebersamaan dalam kegiatan ini juga menjadi wadah saling menyemangati dan berbagi strategi publikasi.

Walaupun FPSB telah berpisah, Qurotul Uyun menegaskan kolaborasi antara Fakultas Psikologi dan Fakultas Ilmu Sosial Budaya harus tetap terjalin. Dukungan antar-fakultas menjadi kunci kemajuan bersama dalam dunia akademik.

Ia mendoakan agar seluruh naskah peserta dapat terbit di jurnal terakreditasi nasional maupun internasional. Proses perbaikan naskah yang tekun diyakini akan membuahkan hasil publikasi yang memuaskan.

Menulis merupakan bentuk ibadah dan optimalisasi tugas dosen selain kewajiban mengajar dan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik semangat dosen untuk terus berkarya dan produktif. (yp)

Fakultas Psikologi UII Terima Kunjungan Benchmarking IIUM Malaysia

(Kanan) Assoc. Prof. Ts. Dr. Hamwira Sakti Bin Yaacob Delegasi dari IIUM sedang berdiskusi bersama Dekan Fakultas Psikologi UII (Tengah) Dr.phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si, Psikolog dan Dr. Nita Trimulyaningsih, S.Psi., M.Psi, Psikolog selaku Ketua Program Studi Psikologi Program Magister

Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia (UII) menerima kunjungan strategis dari International Islamic University Malaysia (IIUM), Jumat (7/11/2025). Pertemuan ini digelar di Ruang Rapat Departemen Psikologi untuk membahas penguatan kerja sama antarlembaga.

Dekan Fakultas Psikologi UII, Dr. Phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si., menyambut langsung kehadiran rombongan tamu tersebut. Ia didampingi oleh jajaran ketua jurusan serta ketua program studi di lingkungan fakultas.

Sementara itu, delegasi tamu dipimpin oleh Assoc. Prof. Ts. Dr. Hamwira Sakti Bin Yaacob dari IIUM. Ia hadir dalam kapasitasnya sebagai Deputy Director Office of Knowledge for Change & Advancement.

Agenda utama kunjungan meliputi sambutan pimpinan dan diskusi mendalam mengenai pengelolaan institusi pendidikan tinggi. Kedua belah pihak antusias bertukar wawasan terkait pengembangan kualitas akademik berbasis nilai Islam.

Pasalnya, kegiatan benchmarking semacam ini vital untuk menjaga standar pendidikan global yang kompetitif. UII dan IIUM memiliki kesamaan visi dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai religius.

Sesi diskusi dilanjutkan dengan tanya jawab interaktif yang membahas peluang sinergi di masa depan. Penyerahan cinderamata lantas dilakukan sebagai simbol eratnya tali silaturahmi antarkedua universitas. Kunjungan ini diharapkan menjadi pembuka jalan bagi kolaborasi riset dan akademik yang lebih konkret. (yp)

Siapkan Prodi Baru, UIN Suska Riau Gandeng Fakultas Psikologi UII

Delegasi UIN Sultan Syarif Kasim Riau berfoto bersama dengan Delegasi Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia. foto: Afta

Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia (UII) menerima kunjungan delegasi UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Jumat (7/11/2025). Pertemuan di Ruang Rapat Magister ini membahas persiapan pendirian Program Studi Profesi Psikolog.

Delegasi tamu dipimpin langsung oleh Wakil Dekan Bidang Akademik UIN Suska, Dr. Diana Elfida, M.Si., Psikolog. Mereka disambut hangat oleh Dekan Fakultas Psikologi UII, Dr. Phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si., Psikolog.

Agenda utama kunjungan ini berfokus pada kegiatan benchmarking kurikulum dan tata kelola program studi. Pasalnya, UIN Suska Riau tengah mematangkan rencana pembukaan program pendidikan profesi baru.

Diskusi teknis mencakup model pengembangan kerja sama hingga persiapan sarana dan prasarana pendukung. Turut hadir Koordinator Layanan Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog Program Profesi antara lain Nur Widiasmara, S.Psi., M.Psi, Psikolog (Bidang Pendidikan), Dian Febriany Putri., S.Psi., M.Psi., Psikolog (Bidang Tempat Kerja) dan, Libbie Annatagia, S.Psi., M.Psi., Psikolog (Bidang Kesehatan) ikut memberikan paparan strategis.

Sementara itu, aspek layanan pendukung akademik juga menjadi sorotan dalam sesi tanya jawab. Hal ini meliputi manajemen unit pemasaran, kerja sama, hingga layanan kesehatan mental bagi mahasiswa.

Sinergi antar perguruan tinggi Islam ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan psikologi di Indonesia. Pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cendera mata antar kedua institusi. (yp)

Fakultas Psikologi UII Terima Kunjungan Benchmarking Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Fikrie, S.Psi., M.Si selaku Dekan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin sedang menyampaikan pemaparan diskusi. foto: Yopa

 

Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia (UII) menerima kunjungan dari Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMBJM). Agenda ini berlangsung di Ruang Rapat Magister Fakultas Psikologi UII, Senin (3/11/2025).

Kunjungan tersebut bertujuan mempelajari persiapan pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog. UMBJM menggali pengalaman UII dalam menyelenggarakan program pendidikan profesi yang berkualitas.

Dekan Fakultas Psikologi UMBJM, Fikrie, S.Psi., M.Si., memimpin langsung delegasi ini. Ia hadir bersama Wakil Dekan serta tim pendirian program profesi psikolog.

Dekan Fakultas Psikologi UII, Dr. Phil. Qurotul Uyun, menyambut hangat rombongan tamu. Jajaran pimpinan fakultas dan ketua program studi turut mendampingi penerimaan tersebut.

Diskusi berfokus pada penyusunan kurikulum dan teknis pelaksanaan praktik kerja profesi. Kedua pihak juga membahas rasio dosen serta standar fasilitas pendukung pembelajaran.

Pertemuan ini turut mengulas pedoman mitigasi risiko dalam pembelajaran praktik klinis. Tim juga mendiskusikan sistem asesmen dan ketersediaan alat tes psikologi yang memadai.

Kegiatan diakhiri dengan sesi pertukaran cenderamata dan foto bersama antar delegasi. Kunjungan ini diharapkan mempererat kolaborasi institusi dalam memajukan pendidikan psikologi di Indonesia. (yp)

Psychology EXPO 2025 Hadirkan Spektrum Perkembangan Manusia

Panitia dan Guider Psychology Expo 2025 berfoto bersama diakhir penutupan acara. foto: Marcom

Laboratorium Psikologi UII sukses menggelar Psychology EXPO 2025 pada Jumat (31/10/2025), bertempat di Lantai LG Perpustakaan,. Acara ini bertujuan mengenalkan berbagai unit layanan dan keilmuan psikologi kepada masyarakat luas.

Panitia mengusung tema Spectrum of Development untuk mengeksplorasi setiap tahapan pertumbuhan manusia secara utuh. Konsep ini berbeda dari tahun sebelumnya karena lokasi acara kini lebih strategis dan terbuka.

Kepala Laboratorium Psikologi UII, Muhammad Novvaliant Filsuf Tasaufi, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menegaskan pentingnya promosi unit-unit unggulan fakultas. “Kami ingin memperkenalkan PUSKAGA, PPT, dan PSPI sebagai pusat layanan profesional,” ujarnya.

Beliau menjelaskan bahwa pameran ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi alat tes psikologi. “Pengunjung akan memperoleh pemahaman mendalam mengenai pengukuran psikologi serta aplikasinya,” tambah Novvaliant.

Belasan stan edukatif tersedia, mulai dari asesmen anak, tes Rorschach, hingga intervensi organisasi. Mahasiswa memandu pengunjung mencoba berbagai gim seru dan eksperimen psikologi secara langsung.

Beliau berharap acara ini menjadi jembatan antara akademisi, praktisi, dan masyarakat umum. “Ini memperkuat komunikasi komunitas psikologi sekaligus meningkatkan kesadaran peran psikologi sehari-hari,” tuturnya.

Selain wawasan baru, pengunjung dimanjakan dengan pembagian suvenir unik, menarik dan snack gratis. Antusiasme terlihat tinggi saat peserta terlibat dalam aktivitas photobooth yang disediakan panitia.

Pihak Laboratorium Psikologi UII berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan di masa mendatang. “Harapannya, kami bisa memamerkan berbagai karya mahasiswa yang dibuat dalam lingkup laboratorium,” tutupnya. (yp)

Fakultas Psikologi UII Luluskan 13 Psikolog Baru Periode 75

 

13 lulusan sekaligus psikolog baru berfoto bersama Dr.phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si, Psikolog selaku Dekan Fakultas Psikologi UII. foto: Dok. Panitia

Program Magister Psikologi Profesi UII menggelar Sumpah Profesi Psikolog ke-75 pada Minggu (26/10/2025). Acara berlangsung khidmat di Ruang Auditorium UII, Jalan Kaliurang Km 14,5, Sleman.

Sebanyak 13 lulusan baru resmi mengikuti prosesi pengambilan sumpah profesi ini. Peserta terdiri dari sembilan wisudawati dan empat wisudawan yang siap terjun ke masyarakat.

Ketua HIMPSI DIY, Miftahun Ni’mah Suseno, memberikan pesan penting bagi para lulusan baru tersebut. Ia mengingatkan bahwa profesi ini tidak boleh semata-mata diukur dengan materi. “Profesi psikologi tidak lepas dari unsur pengabdian dan ibadah, jadi bukan segalanya diukur uang,” tegas Miftahun.

Ia berharap psikolog baru selalu siap siaga memberikan layanan bagi siapa pun yang membutuhkan. Namun, ia juga berpesan agar mereka menuntaskan masalah pribadi sebelum membantu orang lain.

Read more

Psikologi UII dan Pemkab Kukar Soroti Kekerasan Anak

 

Dekan FP UII (Dr.phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si, Psikolog ) dan Sekda Kukar (Dr. H. Sunggono, MM) menandatangani naskah adendum kerja sama peningkatan SDM melalui magang alumni Magister Psikologi untuk penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Foto: Surya

 

Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia (UII) menerima kunjungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Kegiatan benchmarking dan penandatanganan adendum kerja sama ini berlangsung pada Rabu (22/10/2025). Acara bertempat di Ruang Laboratorium Klasikal Lantai 4 Gedung Soekiman Wirjosandjojo. Pertemuan ini dihadiri oleh pimpinan fakultas serta jajaran pejabat dari Pemkab Kukar. Read more

MAPSI UII Kupas Psikologi Spiritual dan Keharmonisan

(Kanan) Prof. Uichol Kim sebagai pemateri Kuliah Umum Magister Psikologi UII didampingi oleh Dosen Psikologi (Kiri) Wanadya Ayu Krishna Dewi, S.Psi., M.A. sebagai moderator. Foto: UII

Magister Psikologi UII menggelar kuliah umum psikologi spiritual di Auditorium FPSB UII pada Rabu (26/2/2026). Acara ini membahas peran agama membangun keluarga harmonis bersama pakar dari Indonesia dan Korea.

Sesi pertama acara ini diisi oleh Dr. Sus Budiharto. Ia menjelaskan psikologi spiritual Islam lekat dengan psikologi kenabian.

Mahasiswa juga diimbau untuk selalu menghadirkan kesadaran ilahiah. “Kemudian dalam menuntut ilmu seseorang harus senantiasa berpikir positif,” ujar Sus.

“Psikologi jiwa harus selalu di-tazkiyah agar nur semakin baik dan memberikan getaran yang positif,” jelasnya. Nilai ketuhanan ini sangat penting bagi kemaslahatan umat manusia.

Sementara itu, Prof. Uichol Kim mengisi materi sesi kedua. Pakar asal Inha University ini menyoroti integrasi sains dan agama.

Ia menyebut pemisahan keduanya bisa memicu kesalahan pemahaman sains. Pasalnya, agama merupakan kunci utama penafsiran ilmu pengetahuan manusia.

Kim memberi contoh tradisi silaturahmi di momen Idul Fitri. “Manusia adalah makhluk sosial dan kesendirian bukanlah kodrat dari manusia,” tegasnya.

Delegasi Psikologi UII Berbagi Wawasan di Konferensi Internasional Pakistan

Delegasi dosen Jurusan Psikologi Universitas Islam Indonesia (UII) turut serta dalam kegiatan 7th International Conference: Cultivating Mental Health, Well Being, and Happiness, yang diselenggarakan pada 18-19 November 2024 di kampus University of Management and Technology (UMT), Lahore, Pakistan. Konferensi ini diselenggarakan oleh School of Professional Psychology (SPP) UMT, yang bertujuan untuk menggali pemikiran dan penelitian terbaru dalam bidang kesehatan mental, kesejahteraan, dan kebahagiaan.

Read more