Psikologi UII Sambut Pimpinan Baru Prodi Periode 2026-2030

 

Foto bersama Pimpinan Fakultas Psikologi beserta jajaran Pimpinan Prodi periode lama dan periode baru. (dari Kiri ke Kanan) Dr. Sus Budiharto, S.Psi., M.Si., Psikolog (Dekan FP UII), Sonny Andrianto, S.Psi., M.Si., Ph.D (Wadek bidang Keuangan dan Sumber Daya), Annisaa Miranty Nurendra, S.Psi., M.Psi. Psikolog (Sekjur Psikologi), Dr. Nita Trimulyaningsih, S.Psi., M.Psi, Psikolog (Kaprodi lama Magister Psikologi), Uly Gusniarti, S.Psi., M.Si., Ph.D., Psikolog (Kaprodi baru Prodi Pendidikan Profesi Psikolog Program Profesi/PSP5), Hazhira Qudsyi, S.Psi., M.A. (Sekprodi baru Prodi Sarjana Psikologi), Thobagus Moh.Nu’man, S.Psi., M.A., Psikolog (Kaprodi baru Prodi Sarjana Psikologi), Dr. Ahmad Rusdi, S.Psi., S.Sos.I., M.A.Si (Wadek bidang Akademik, Riset, dan Rekognisi). Foto: Shatrani Zareeva M.A. (marcomm)

 

 

Fakultas Psikologi UII menggelar acara Pisah Sambut Pimpinan Jurusan dan Prodi di Auditorium Soekiman Wirdjosanjojo Sleman. Agenda pada Selasa (01/09/2026) ini menandai estafet kepemimpinan periode 2022-2026 dan 2026-2030.

Kegiatan khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran dekanat, dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan mahasiswa. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh mahasiswi Hana Fortuna Sakban.

Dekan Fakultas Psikologi UII, Dr. Sus Budiharto, S.Psi., M.Si., Psikolog, memberikan sambutan hangat. Beliau menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para pimpinan unit periode sebelumnya.

Dalam pesannya, Dr. Sus Budiharto mengajak seluruh civitas akademika untuk terus berbenah. Ia menekankan pentingnya membaca peluang serta tantangan zaman berbasis nilai keislaman.

Sementara itu, Plt. Ketua Jurusan periode 2025-2026, Annisaa Miranty Nurendra, turut menyampaikan refleksinya. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama seluruh pihak selama empat tahun pengabdian.

Annisaa mengungkapkan keberhasilan berbagai program pengembangan dosen dan kelembagaan secara berkelanjutan. Ia berharap kepemimpinan baru dapat melanjutkan program strategis yang belum terselesaikan.

Pada kesempatan sama, pergantian kepemimpinan Program Studi Sarjana Psikologi juga resmi diperkenalkan. Thobagus Moh. Nu’man, S.Psi., Psi., kini resmi menjabat sebagai Ketua Program Studi Sarjana.

Thobagus didampingi oleh Hazhira Qudsyi, S.Psi., M.A., yang mengemban amanah Sekretaris Program Studi. Pasalnya, duet kepemimpinan ini akan berfokus pada penguatan kurikulum berbasis OBE.

Kepemimpinan baru berkomitmen mengawal akreditasi serta evaluasi pembelajaran secara maksimal. Kesiapan kurikulum yang matang menjadi kunci utama peningkatan kualitas akademik lulusan.

Selain itu, estafet kepemimpinan juga berlangsung pada Program Studi Magister Psikologi. Dr.rer.nat. Dian Sari Utami, S.Psi., M.A., resmi menggantikan Dr. Nita Trimulyaningsih, S.Psi., M.Psi.

Dian Sari menyatakan kesiapannya melanjutkan capaian positif prodi magister periode sebelumnya. Ia memohon dukungan seluruh civitas akademika dalam menjalankan amanah barunya.

Di sisi lain, Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi juga memperkenalkan pimpinan baru. Uly Gusniarti, S.Psi., M.Si., Ph.D., kembali dipercaya memimpin prodi profesi tersebut.

Uly Gusniarti akan dibantu oleh Dian Febriany Putri, S.Psi., M.Psi., selaku Sekretaris Prodi. Sinergi kepemimpinan ini diharapkan mampu memperkuat mutu layanan pendidikan profesi.

Momen Pisah Sambut dilanjutkan penyerahan kenang-kenangan secara simbolis. Penyerahan buket anggrek penuh warna melambangkan rasa apresiasi serta semangat pengabdian.

Dekan beserta pimpinan periode sebelumnya memberikan kenang-kenangan kepada pejabat lama. Suasana kehangatan dan rasa kekeluargaan sangat terasa menyelimuti seluruh jalannya acara.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Hariz Enggar Wijaya. Doa melantunkan harapan agar amanah baru senantiasa mendatangkan keberkahan bagi lembaga.

Seluruh peserta memohon petunjuk Allah SWT dalam menjalankan tugas catur darma perguruan tinggi. Nilai keislaman dan prinsip Rahmatan lil ‘Alamin selalu menjadi pijakan utama institusi.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama antara jajaran pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan. Kebersamaan ini memperkuat komitmen Fakultas Psikologi UII untuk terus tumbuh dan berkembang.

Penguatan kerja sama internal diharapkan mampu merespons berbagai tantangan pendidikan masa depan. Fakultas Psikologi UII siap memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu serta masyarakat.

Semangat baru pengelola diharapkan membawa fakultas meraih berbagai prestasi akademik unggul. Tatanan kepemimpinan anyar ini menjadi modal berharga menuju kejayaan serta kemajuan institusi.

Dengan mengusung tagline melayani kemanusiaan, seluruh pengelola fakultas optimis menebar kebaikan. Inovasi dan kolaborasi akan terus ditingkatkan demi kebaikan bangsa serta nilai agama.

Komitmen bersama ini mempertegas langkah Fakultas Psikologi UII menjadi lembaga berkualitas internasional. Integrasi nilai-nilai keislaman tetap menjadi landasan utama setiap karya dan pelayanan.

Semua pihak menyambut masa depan institusi dengan optimisme tinggi serta integritas kokoh. Sinergi berkelanjutan antarelemen menjadi pilar utama keberhasilan setiap program strategis fakultas. (yp)

Prodi Pendidikan Profesi Psikolog UII Evaluasi LPPPU

Dr. Sus Budiharto, S.Psi., M.Si., Psikolog selaku Dekan Fakultas Psikologi UII memberikan sambutan didepan mahasiswa dan jajaran supervisor LPPPU. Foto: Cinta (Marcomm)

 

 

Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog Program Profesi (PSP5) Fakultas Psikologi UII (FP-UII) menggelar acara penarikan dan evaluasi Layanan Psikologi Profesi Psikolog Umum (LPPPU) batch empat di Sleman. Acara pada Selasa (18/8/2026) ini menandai tuntasnya masa praktik lapangan para calon psikolog.

Agenda resmi ini bertempat di R Auditorium Lantai Tiga Gedung Soekiman Wirjosandjojo. Pertemuan tersebut menghadirkan jajaran dekanat, pengelola prodi, serta para supervisor instansi mitra.

Dekan Fakultas Psikologi UII Dr. Sus Budiharto, S.Psi., M.Si., Psikolog menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh mitra lembaga. “kami ingin mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin selama ini”

Sinergi ini mencakup empat latar layanan utama masyarakat. Empat latar tersebut meliputi bidang kesehatan, pendidikan, tempat kerja, dan komunitas.

Sementara itu, Ketua Prodi PSP5 UII Uly Gusniarti, S.Psi., M.Si., Ph.D., Psikolog meresmikan penarikan mahasiswa praktik. “dengan resmi kami menyatakan bahwa adik-adik yang sedang LP3U di lapangan kami tarik kembali”

Setelah penarikan ini, mahasiswa akan fokus mempersiapkan ujian kompetensi profesi. Penyiapan laporan dan ujian internal LP3U dijadwalkan berlangsung akhir Agustus ini.

Pasalnya, para mahasiswa harus menyelesaikan seluruh kriteria kelulusan akademik secara tepat. Rangkaian ujian tertulis berbasis komputer diselenggarakan pada bulan September mendatang.

Tahapan puncak pendidikan profesi ini ditutup dengan ujian lisan akhir. Ujian lisan tersebut dijadwalkan bertahap hingga akhir Oktober tahun ini.

Selain seremoni penarikan, forum ini menggelar sesi evaluasi program secara mendalam. Forum evaluasi LP3U Psikologi UII ini membahas peningkatan kedisiplinan dan manajemen waktu.

Para supervisor lapangan menyampaikan beragam pengalaman pendampingan mahasiswa di lembaga. Di sisi lain, isu komunikasi antara supervisor internal dan eksternal turut disoroti.

Perwakilan supervisor komunitas Baroro mengusulkan matriks target kerja mingguan yang jelas. Menurutnya, panduan terstruktur membantu mahasiswa bekerja lebih sistematis di lapangan.

Kendati demikian, tantangan di latar pendidikan juga memerlukan perhatian khusus pengelola. Supervisor sekolah menyoroti pentingnya keterlibatan kooperatif dari pihak orang tua siswa.

Pihak program studi menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap kode etik psikologi. Penanganan kasus lapangan wajib mengutamakan izin resmi dari pihak keluarga klien.

Sementara itu, latar kerja memerlukan adaptasi terhadap dinamika organisasi instansi. Perubahan struktur kerja di perusahaan sering mempengaruhi fokus intervensi para mahasiswa.

Perwakilan mitra industri mengharapkan mahasiswa mampu memberikan rekomendasi program yang aplikatif. Masukan tersebut disambut baik pengelola sebagai bahan pembenahan sistem monitoring.

Pengelola prodi berkomitmen memperketat jadwal supervisi untuk angkatan mendatang. Pengetatan jadwal bertujuan menjaga kualitas lulusan psikolog agar tetap unggul.

Fakultas Psikologi UII senantiasa mengintegrasikan nilai keislaman dalam setiap layanan profesi. Dekan mengingatkan agar seluruh tugas diniatkan sebagai bentuk ibadah kepada Allah.

Nilai Rahmatan lil ‘Alamin menjadi pijakan utama pelayanan psikologi kepada masyarakat. Spirit pendiri UII seperti Dr. Soekiman Wirjosandjojo terus menjiwai langkah akademik.

Melalui program LP3U Psikologi UII, para calon psikolog dilatih secara matang. Pengalaman praktik lapangan menempa kesiapan profesional mereka di tengah masyarakat.

Kerja sama formal antar lembaga juga diperkuat melalui penandatanganan naskah kesepakatan. Kesepakatan ini menjadi landasan kokoh bagi pengembangan kemitraan strategis berkesinambungan.

Penerjunan mahasiswa untuk periode berikutnya direncanakan pada akhir tahun ini. Pengelola terus mematangkan persiapan agar pelaksanaan program berjalan lebih optimal.

Sinergi berkelanjutan ini diharapkan memberi kemaslahatan nyata bagi bangsa Indonesia. Fakultas Psikologi UII bertekad mencetak psikolog bermartabat dan berintegritas tinggi.

Selain itu, sarana logbook mahasiswa juga menjadi perhatian dalam diskusi tersebut. Format pencatatan harian akan diperbarui agar lebih memudahkan proses umpan balik.

Umpan balik yang efektif sangat membantu pemantauan perkembangan kompetensi mahasiswa secara riil. Hal ini krusial untuk memastikan standar kualitas praktik psikologi tetap terjaga.

Pertemuan evaluasi ini diakhiri dengan komitmen bersama seluruh pihak yang hadir. Seluruh peserta menyepakati pentingnya kolaborasi erat demi mencetak lulusan yang siap berkontribusi.

FP UII Gelar Pelatihan Supervisor Profesi Psikologi Nasional

Suasana Kegiatan Pelatihan Supervisor Psikologi hari ke-3 diadakan di Ruang Teatrikal Lt. 2 Sayap Timur, Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardjito, Kampus Terpadu UII

 

 

Fakultas Psikologi UII menggelar Pelatihan Supervisor Psikologi secara paralel pada Kamis(06/08/2026) hingga Sabtu(08/08/2026) Acara ini bertempat di Gedung Dr. Soekiman Wirjosandjojo dan Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardjito. AP2TPI bertujuan menstandardisasi mutu pendidikan profesi psikolog umum melalui pelatihan intensif tersebut.

Pelatihan ini dihadiri oleh hampir 120 peserta dari berbagai perguruan tinggi. Para peserta dibagi ke dalam tiga kelas paralel berskala nasional.

Dekan Fakultas Psikologi UII, Dr. Sus Budiharto, S.Psi., M.Si., Psikolog, menyampaikan apresiasinya secara langsung. Beliau menyambut antusias amanah besar dari pihak penyelenggara AP2TPI.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sangat banyak atas kepercayaannya,” ujar Dr. Sus Budiharto. Beliau menegaskan kesiapan tim UII dalam memfasilitasi kegiatan keprofesian yang penting ini.

Sementara itu, perwakilan HIMPSI DIY, Miftahun Nikmah Suseno, turut memberikan kata sambutan. Ia menyoroti pentingnya sinergi untuk meningkatkan kualitas kelulusan pendidikan profesi psikologi.

Undang-undang terbaru menuntut transformasi pendidikan magister menjadi fokus pendidikan profesi psikolog seutuhnya. Hal ini menjadi langkah awal krusial demi mencetak tenaga psikolog yang kompeten.

“Harapannya semua itu dilakukan untuk memberikan jaminan,” tegas Miftahun Nikmah Suseno. Jaminan mutu ini ditujukan khusus bagi para mahasiswa pendidikan profesi di Indonesia.

Di sisi lain, Ketua Umum AP2TPI, Bapak Rahmat Hidayat, M.Sc., Ph.D., Psikolog, turut menyoroti realita sosial. Ia menegaskan profesi psikologi bukanlah sebuah profesi yang bisa dipandang sebelah mata.

Pasalnya, psikolog profesional akan selalu menangani secara langsung hajat hidup masyarakat mendasar. Kasus krisis mental pada masyarakat sering kali berujung pada hilangnya nyawa manusia.

Beliau mencontohkan tingginya angka kasus bunuh diri di wilayah Kabupaten Gunungkidul belakangan. Fenomena memprihatinkan ini menjadi alarm keras bagi mutu penanganan pada profesi psikolog.

“Profesi psikologi itu bukan profesi yang kaleng-kalengan,” ungkap Bapak Rahmat Hidayat. Pernyataan ini menegaskan besarnya risiko moral dan juga risiko hukum seorang psikolog.

Kendati demikian, alokasi waktu pendidikan keprofesian bagi para mahasiswa magister sangatlah terbatas. Mahasiswa hanya memiliki jatah tiga semester untuk bersiap murni menjadi psikolog profesional.

Proses transformasi ini amat membutuhkan bimbingan ketat dari para figur supervisor terstandar. Oleh karena itu, standardisasi metode pengawasan klinis menjadi sebuah hal yang wajib.

Pelatihan Supervisor Psikologi ini dirancang cermat guna menjawab tantangan berat tersebut secara terstruktur. AP2TPI berperan vital dalam memberikan landasan lisensi formal bagi para calon pembimbing.

Rahmat Hidayat kembali menyebut urgensi sistem penjaminan mutu proses edukasi secara sistematik. Hal ini kelak melindungi masyarakat dari berbagai risiko malapraktik layanan kemudian hari.

“Ada sistem di mana kita melakukan pelatihan,” imbuh Bapak Rahmat Hidayat. Sistem pengesahan ini menguatkan fondasi kredibilitas institusi pemberi layanan psikologi di Indonesia.

Menariknya, kampus terpadu UII juga memiliki keunikan nilai sejarah otentik serta toleransi. Rahmat Hidayat dan Sus Budiharto tampak sama-sama menyinggung warisan kebudayaan luhur UII.

Kawasan Kampus Terpadu UII diketahui menyimpan peninggalan bersejarah nasional berupa temuan candi. Keberadaan candi di sebelah bangunan masjid menyimbolkan pilar harmoni serta inklusivitas kultural.

Nilai toleransi ini sangat selaras dengan prinsip luhur ajaran Islam Rahmatan lil ‘Alamin. UII terus berkomitmen mendedikasikan ilmu guna menebarkan kemaslahatan murni bagi bangsa Indonesia.

Secara teknis, hari pertama pelatihan sepenuhnya berfokus membedah materi esensi dan fungsi. Sesi akademis tersebut dipandu oleh belasan fasilitator handal dari berbagai penjuru institusi.

Pada hari kedua, para peserta diwajibkan terlibat dalam praktik tahapan supervisi langsung. Mereka berlatih mengeksekusi tahapan persiapan, fase awal pendampingan, hingga proses terminasi paripurna.

Selanjutnya, puncak acara hari ketiga berpusat murni pada demonstrasi peserta dan ulasan. Sesi klasikal penutup ini diselenggarakan meriah di Ruang Teatrikal Gedung Kuliah Umum.

 

 

 

Yogyakarta, 6 – 8 Agustus 2026

 

 

 

Haru Pelepasan Wisudawan Terakhir Magister Psikologi Profesi UII

Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar Pelepasan Wisudawan pada Sabtu (14/2/2026). Kegiatan bersejarah ini berlangsung sangat khidmat di di Gedung Dr. Soekiman Wirdjosandjojo Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia. Pasalnya, Sumpah Profesi Psikolog Periode 77 ini melepas tiga wisudawan magister angkatan terakhir. Mereka adalah Ari Widyastuti, Rizky Tri, dan Zalina. Ketiganya merupakan lulusan Program Magister […]

Sumpah Profesi Psikolog UII Cetak Sejarah Lulusan Perdana

Penyerahan Sertifikat Kompetensi Psikolog, Surat Tanda Registrasi dan Sertifikat Profesi oleh Dr.phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si, Psikolog selaku Dekan Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia. foto: Yopa

Fakultas Psikologi UII mengambil sumpah 58 psikolog baru pada Jumat (19/12/2025). Acara berlangsung khidmat di Auditorium Prof. K.H. Abdul Kahar Mudzakkir, Yogyakarta.

Momen ini menjadi sejarah kelulusan perdana Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi Program Profesi (PSP5). Lulusan tersebut terdiri dari program profesi dan magister profesi psikologi.

Wakil Rektor Prof. Dr. Jaka Nugraha mengapresiasi keberhasilan lulusan yang tepat waktu. Ia berpesan agar psikolog baru terus belajar menghadapi masalah masyarakat yang kompleks.

Ketua HIMPSI DIY Miftahun Ni’mah Suseno menyambut hangat kehadiran para kolega baru. Beliau menekankan pentingnya menjaga integritas dan kode etik profesi secara konsisten.

Rizky Sholehah sebagai wakil lulusan menyampaikan rasa syukur atas perjalanan studinya. Ia mengajak rekan sejawatnya memberikan dampak positif bagi kesehatan mental masyarakat.

Universitas juga menyampaikan belasungkawa bagi lulusan yang terdampak bencana di Sumatera. Bantuan dan perhatian khusus diberikan kepada mahasiswa dari wilayah bencana tersebut.

Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto seluruh peserta kegiatan. Kegiatan ini menandai kesiapan psikolog UII melayani bangsa secara profesional. (yp)

 

 

 

 

 

Fakultas Psikologi UII Luluskan 13 Psikolog Baru Periode 75

 

13 lulusan sekaligus psikolog baru berfoto bersama Dr.phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si, Psikolog selaku Dekan Fakultas Psikologi UII. foto: Dok. Panitia

Program Magister Psikologi Profesi UII menggelar Sumpah Profesi Psikolog ke-75 pada Minggu (26/10/2025). Acara berlangsung khidmat di Ruang Auditorium UII, Jalan Kaliurang Km 14,5, Sleman.

Sebanyak 13 lulusan baru resmi mengikuti prosesi pengambilan sumpah profesi ini. Peserta terdiri dari sembilan wisudawati dan empat wisudawan yang siap terjun ke masyarakat.

Ketua HIMPSI DIY, Miftahun Ni’mah Suseno, memberikan pesan penting bagi para lulusan baru tersebut. Ia mengingatkan bahwa profesi ini tidak boleh semata-mata diukur dengan materi. “Profesi psikologi tidak lepas dari unsur pengabdian dan ibadah, jadi bukan segalanya diukur uang,” tegas Miftahun.

Ia berharap psikolog baru selalu siap siaga memberikan layanan bagi siapa pun yang membutuhkan. Namun, ia juga berpesan agar mereka menuntaskan masalah pribadi sebelum membantu orang lain.

Read more

Kumandang Sumpah Profesi Psikologi UII

Foto Bersama Wisudawan, Dekan FPSB UII, serta Rohaniawan

Sumpah profesi psikolog kembali di kumandangkan oleh Program Studi Magister Psikologi Profesi Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB)Universitas Islam Indonesia (UII) yang ke-69. Dilangsungkan di Ruang Auditorium lantai 3 Gedung Soekiman Wirjosandjojo pada Ahad (29/09), kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kesyukuran.

Read more

11 Psikolog Baru UII Siap Mengabdi, HIMPSI Soroti Darurat Judi Online dan Kesehatan Mental

11 lulusan Magister Psikologi Profesi Universitas Islam Indonesia (UII) sedang mengucapkan sumpah profesi sebagai psikolog baru. foto:Yopa

Sebanyak 11 lulusan Magister Psikologi Profesi Universitas Islam Indonesia (UII) resmi mengucapkan sumpah profesi sebagai psikolog baru dalam acara “Pelepasan Lulusan Magister Psikologi Profesi UII & Sumpah Profesi ke-68”. Acara berlangsung khidmat di Auditorium FPSB UII, Sabtu (27/7/2024). Read more

KHIDMAT, Magister Profesi Psikologi Gelar Doa Bersama dalam Rangka Milad ke-18 MAPPRO UII

Doa Bersama dalam Rangka Milad ke-18 Magister Profesi Psikologi UII 2023

Doa Bersama dalam Rangka Milad ke-18 Magister Profesi Psikologi UII 2023

Memasuki usia ke-18 tahun, Program Studi Psikologi Profesi Program Magister (Mapro) Fakultas Psikologi & Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia (FPSB UII) menggelar doa bersama. Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Mushola Baitul Hadi pada Jumat (15/9/2023).

Doa bersama ini dihadiri oleh dosen, tendik, satuan pengamanan FPSB UII. Acara dimulai pukul 13.00 WIB, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan sari tilawah. Acara dilanjutkan dengan tausiyah singkat yang mengingatkan tentang pentingnya peran dan dedikasi seorang psikolog profesional. Setelah Doa bersama kegiatan ini diakhiri dengan ramah tamah antar hadirin. (Yopa)

SUMPAH MAPPRO LVIII: Hidup Harus Bermakna

Hidup itu harus punya meaning (makna). Seorang psikolog juga harus seperti itu. Bisa menjadi penyelamat kehidupan melalui berbagai konsultasi yang dilakukan pada siapapun, baik individual, komunitas, lembaga, organisasi dan lainnya. Terus belajar dan tidak boleh berhenti belajar. Teruslah memberi manfaat dengan membantu kehidupan umat di dunia yang terus berubah secara cepat ini. Demikian beberapa pesan penting yang disampakan oleh Prof. Dr. Djamaluddin Ancok pada 12 orang wisudawan Program Magister Psikologi Profesi (MAPPRO) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) yang diambil sumpahnya pada kegiatan Sumpah Magister Psikologi Profesi Periode LVIII, Sabtu, 9 Jumadil Awal 1444 H/ 3 Desember 2022 di auditorium FPSB UII lantai 3. Read more