Tag Archive for: Psikologi UII

Talkshow Fakultas Psikologi UII: Mengupas Mental Health Dewasa Awal

(Kiri) Dr.rer.nat. Dian Sari Utami, S.Psi., M.A. Selaku Moderator duduk bersama Abdul (Tengah) Azeez E P, PhD sebagai pemateri pertama dan (Kanan) Wanadya Ayu Krishna Dewi, S.Psi., M.A. Pemateri kedua. foto: Dok. Panitia

Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar wicara daring membahas kesehatan mental, Sabtu (13/12/2025). Forum ini menyoroti dinamika kesejahteraan psikologis pada fase dewasa awal dalam perspektif lintas budaya.

Dua akademisi lintas negara hadir sebagai pembicara kunci untuk mengupas isu krusial tersebut. Mereka adalah Abdul Azeez E P, PhD dari Vellore Institute of Technology dan Wanadya Ayu Krishna Dewi, S.Psi., M.A. selaku Dosen Fakultas Psikologi UII.

Abdul Azeez E P, PhD dalam paparannya menyoroti bahwa emerging adulthood merupakan periode perkembangan yang unik sekaligus kritis. “Culturally constructed- not universal,” tegas Azeez merujuk pada lintasan fase kedewasaan dalam materinya.

Pasalnya, setiap individu menghadapi ekspektasi sosial dan pola hubungan orang tua yang berbeda-beda. Hal ini secara langsung mempengaruhi pembentukan identitas serta resiliensi mental seseorang saat beranjak dewasa.

Azeez lantas memaparkan definisi kesejahteraan sebagai sebuah konstruksi multidimensi yang mencakup pertumbuhan personal manusia. “Environmental mastery, and positive relations with others,” tambahnya mengutip materi presentasi yang ditampilkan.

Sementara itu, diskusi juga menyentuh berbagai faktor risiko yang kerap menghantui generasi muda saat ini. Ketidakstabilan hidup dan kurangnya dukungan sosial disebut sebagai pemicu utama munculnya kecemasan.

Kendati demikian, fase transisi ini tetap menawarkan peluang besar bagi individu untuk memperbaiki lintasan hidupnya. Kuncinya terletak pada pengembangan growth mindset dan kemampuan regulasi emosi yang mumpuni.

Peserta diajak memahami bahwa status kesehatan subjektif dan gaya hidup sehat adalah prediktor positif kesejahteraan. “All link to stronger mindset,” jelas Azeez mengenai korelasi antara kesehatan fisik dan mental.

Kegiatan ini berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari partisipan yang memadati ruang virtual Zoom. Acara ini menjadi wujud komitmen UII dalam memberikan edukasi psikologi yang relevan bagi masyarakat.

Diharapkan, wawasan lintas budaya ini dapat membantu peserta merefleksikan diri demi pertumbuhan mental yang positif. Diskusi ini sekaligus menutup rangkaian agenda akademik akhir tahun di lingkungan Fakultas Psikologi UII. (yp)

Perkuat Jejaring Internasional, Psikologi UII Kunjungi Van Lang University Vietnam

Foto bersama delegasi Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia dengan Van Lang University. (Kiri) Thobagus Moh.Nu’man, S.Psi., M.A., Psikolog, (Kiri) Dr. Nita Trimulyaningsih, S.Psi., M.Psi, Psikolog, (Tengah) Nguyễn Bảo Thanh Nghi, PhD (Dean of Faculty of Social Sciences and Humanities) (Kanan) Hazhira Qudsyi, S.Psi., M.A., (Kanan) Annisaa Miranty Nurendra, S.Psi., M.Psi. Psikolog. foto: dok. panitia

Rabu (19/11/2025). Fakultas Psikologi UII melaksanakan kunjungan resmi ke Van Lang University (VLU) Vietnam. Kunjungan ini bertujuan menjajaki kerja sama internasional antar-kedua institusi pendidikan tersebut.

Delegasi UII dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Psikologi, Dr.phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si., Psikolog. Mereka diterima hangat oleh pimpinan Faculty of Social Sciences and Humanities (FSSH) Van Lang University.

Pertemuan yang berlangsung produktif ini menyepakati tiga fokus kerja sama strategis bagi kedua pihak. Program tersebut meliputi pertukaran mahasiswa, seminar internasional, hingga pertukaran dosen dan tenaga kependidikan.

Dalam skema pertukaran mahasiswa, peserta akan mengikuti kegiatan selama 7-10 hari secara resiprokal. Sementara itu, seminar ilmiah online akan melibatkan narasumber ahli dari masing-masing fakultas.

Dr.phil. Qurotul Uyun menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah penting bagi internasionalisasi pendidikan. “Kolaborasi ini akan memperkuat internasionalisasi pendidikan psikologi di UII,” ungkapnya dalam sambutannya.

Ia berharap kerja sama ini membuka ruang belajar lintas budaya bagi seluruh civitas akademika. Pasalnya, kontribusi akademik yang bermakna sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam skala global.

Pihak Van Lang University turut menyambut baik inisiasi kemitraan strategis dengan Fakultas Psikologi UII. Dekan FSSH VLU, Dr. Nguyễn Bảo Thanh Nghi, menyebut UII sebagai mitra yang tepat.

“Kami percaya bahwa UII adalah mitra strategis dalam pengembangan program akademik dan mobilitas internasional,” tegasnya. Ia berharap kegiatan kolaboratif ini mampu memberi manfaat nyata bagi kedua belah pihak.

Kegiatan ini diakhiri dengan pertukaran cenderamata serta sesi foto bersama seluruh delegasi. Kendati demikian, agenda kunjungan berlanjut dengan peninjauan fasilitas akademik melalui kegiatan campus tour.

Kunjungan resmi tersebut diharapkan menjadi awal kerja sama jangka panjang bagi kedua universitas. Hal ini sekaligus memperkuat posisi Fakultas Psikologi UII dalam kancah pendidikan tinggi dunia. (yp)

Fakultas Psikologi UII Terima Kunjungan Benchmarking IIUM Malaysia

(Kanan) Assoc. Prof. Ts. Dr. Hamwira Sakti Bin Yaacob Delegasi dari IIUM sedang berdiskusi bersama Dekan Fakultas Psikologi UII (Tengah) Dr.phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si, Psikolog dan Dr. Nita Trimulyaningsih, S.Psi., M.Psi, Psikolog selaku Ketua Program Studi Psikologi Program Magister

Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia (UII) menerima kunjungan strategis dari International Islamic University Malaysia (IIUM), Jumat (7/11/2025). Pertemuan ini digelar di Ruang Rapat Departemen Psikologi untuk membahas penguatan kerja sama antarlembaga.

Dekan Fakultas Psikologi UII, Dr. Phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si., menyambut langsung kehadiran rombongan tamu tersebut. Ia didampingi oleh jajaran ketua jurusan serta ketua program studi di lingkungan fakultas.

Sementara itu, delegasi tamu dipimpin oleh Assoc. Prof. Ts. Dr. Hamwira Sakti Bin Yaacob dari IIUM. Ia hadir dalam kapasitasnya sebagai Deputy Director Office of Knowledge for Change & Advancement.

Agenda utama kunjungan meliputi sambutan pimpinan dan diskusi mendalam mengenai pengelolaan institusi pendidikan tinggi. Kedua belah pihak antusias bertukar wawasan terkait pengembangan kualitas akademik berbasis nilai Islam.

Pasalnya, kegiatan benchmarking semacam ini vital untuk menjaga standar pendidikan global yang kompetitif. UII dan IIUM memiliki kesamaan visi dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai religius.

Sesi diskusi dilanjutkan dengan tanya jawab interaktif yang membahas peluang sinergi di masa depan. Penyerahan cinderamata lantas dilakukan sebagai simbol eratnya tali silaturahmi antarkedua universitas. Kunjungan ini diharapkan menjadi pembuka jalan bagi kolaborasi riset dan akademik yang lebih konkret. (yp)

Siapkan Prodi Baru, UIN Suska Riau Gandeng Fakultas Psikologi UII

Delegasi UIN Sultan Syarif Kasim Riau berfoto bersama dengan Delegasi Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia. foto: Afta

Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia (UII) menerima kunjungan delegasi UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Jumat (7/11/2025). Pertemuan di Ruang Rapat Magister ini membahas persiapan pendirian Program Studi Profesi Psikolog.

Delegasi tamu dipimpin langsung oleh Wakil Dekan Bidang Akademik UIN Suska, Dr. Diana Elfida, M.Si., Psikolog. Mereka disambut hangat oleh Dekan Fakultas Psikologi UII, Dr. Phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si., Psikolog.

Agenda utama kunjungan ini berfokus pada kegiatan benchmarking kurikulum dan tata kelola program studi. Pasalnya, UIN Suska Riau tengah mematangkan rencana pembukaan program pendidikan profesi baru.

Diskusi teknis mencakup model pengembangan kerja sama hingga persiapan sarana dan prasarana pendukung. Turut hadir Koordinator Layanan Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog Program Profesi antara lain Nur Widiasmara, S.Psi., M.Psi, Psikolog (Bidang Pendidikan), Dian Febriany Putri., S.Psi., M.Psi., Psikolog (Bidang Tempat Kerja) dan, Libbie Annatagia, S.Psi., M.Psi., Psikolog (Bidang Kesehatan) ikut memberikan paparan strategis.

Sementara itu, aspek layanan pendukung akademik juga menjadi sorotan dalam sesi tanya jawab. Hal ini meliputi manajemen unit pemasaran, kerja sama, hingga layanan kesehatan mental bagi mahasiswa.

Sinergi antar perguruan tinggi Islam ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan psikologi di Indonesia. Pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cendera mata antar kedua institusi. (yp)