Entries by yopa

Husnudzan Kepada Allah Subhanahu Wata’ala

OLeh : Fenny Sri Rahayu, S.Psi. ——— Pandemi Covid-19 yang melanda berbagai negara di dunia termasuk Indonesia, merupakan kondisi yang sangat tidak diharapkan, bukan hanya dari segi kesehatan, namun juga perekonomian, pariwisata, pendidikan, dan bidang kehidupan lainnya. Semua terjadi secara tiba-tiba, dari yang awalnya bebas melakukan aktivitas di luar rumah, saat ini menjadi terbatas, diharuskan […]

FPSB Bedah Buku “Regret Theory: Perspektif Barat dan Islam”

Regret Theory: Perspektif Barat dan Islam. Demikian judul buku karya Dr. Faraz, S.IP., MM, salah satu dosen Prodi Psikologi  (Psi) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) yang dibedah secara apik oleh Dekan Fakultas Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D, Sabtu, 23 April 2022. Kegiatan yang dilakukan dalam rangka Milad […]

Merdeka Belajar dan Resiliensi SIstem Pendidikan

Merdeka Belajar bukan sekedar program, melainkan adalah cita-cita yang mendasar untuk mewujudkan pendidikan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia. Ada kualitas, ada aspek keadilan atau menyeluruh. Kualitas bukan hanya meningkatkan fasilitas ataupun akses/partisipasi tetapi juga memastikan bahwa setelah mereka mendapatkan akses, akses itu diterjemahkan menjadi pengalaman belajar yang bermakna, yang relevan dan berguna untuk masa depan […]

TIPS MENJADI 100 ILMUWAN SOSIAL NASIONAL DARI DEKAN

Dekan Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII, Dr. H. Fuad Nashori, S.Psi., M.Si., M.Ag masuk ke dalam jajaran top 100 ilmuwan sosial Indonesia berdasarkan pemeringkatan yang dilakukan oleh AD Scientific Index (Alper-Doger Scientific Index) pada bulan Januari 2022. Meskipun penghargaan ini baru pertama kali digelar, baginya ajang ini cukup bergengsi […]

FPSB Gelar Pembekalan dan Pelepasan Alumni

Alumni hendaknya memberi dampak manfaat bagi masyarakat. Alumni pun hendaknya melakukan setiap pekerjaan dengan sungguh-sungguh. Ilmu yang sudah diasah bisa segera diimplementasikan untuk membantu mengatasi setiap permasalahan di masyarakat. Dan jika mendapatkan kesempatan memiliki pengaruh lebih daripada orang lain (ketua organisasi, kepala lembaga dll), maka lakukan dengan sunguh-sungguh sebagai kesempatan untuk memberi dampak lebih.