Magister Psikologi Profesi Ambil Sumpah 16 Lulusannya

Program Magister Psikologi Profesi (MAPPRO) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menyelenggarakan prosesi pengambilan sumpah bagi lulusannya, Sabtu, 25 April 2015. Pada pengambilan sumpah periode ke-23 ini tercatat ada 16 lulusan MAPPRO FPSB UII yang diambil sumpahnya. Mereka antara lain adalah Emielda Ananda Dale, S.Psi., M.Psi., Arinta Dewi Komalasari, S.Psi., M.Psi., Muh. Ibnu Sina, S.Psi., M.Psi., Ismawati Sitorus, S.Psi., M.Psi., Lainnatul Mudzkiyyah, S.Psi., M.Psi., Rinova Cahyandari, S.Psi., M.Psi., Nadia Yumna, S.Psi., M.Psi., Salwa Usrati, S.Psi., M.Psi., Vira Sandayanti, S.Psi., M.Psi., Iyan Afriyani HS, S.Psi., M.Psi., Mira Dudona, S.Psi., M.Psi., Lilis Cahyareni, S.Psi., M.Psi., Endah Wulandari, S.Psi., M.Psi., Aria gustina, S.Psi., M.Psi., T. Vivi Pratiwi, S.Psi., M.Psi., dan Fitriani Pratiwi, S.Psi., M.Psi.

Dosen Fakultas Psikologi (Pakar Psikologi Anak) UGM, Dr. M.G. Adianti, MS. Psikolog dalam sambutannya mewakili Ketua HIMPSI mengingatkan banyaknya persoalan terkait dengan kasus malpraktek yang dilakukan oleh para pemberi jasa layanan psikolog, baik secara berkelompok maupun individu. Oleh karena itu, beliau meminta agar para psikolog yang baru diambil sumpahnya tersebut segera bergabung dengan HIMPSI dan mengurus ijin praktek. Hal ini penting seiringin dengan kesadaran masyarakat untuk menggunakan jasa psikolog yang sudah memiliki ijin praktek.

Sementara Rektor Universitas Islam Indonesia, Dr. Ir. Harsoyo M.Sc dalam kesempatan tersebut berpesan agar dalam prakteknya nanti para psikolog baru tersebut senantiasa berhati-hati dan menghindari hal-hal yang tidak baik. Para Psikolog baru tersebut juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menangani permasalahan di masyarakat, seperti seperti kasus pesta bikini siswa SLTA usai kelulusan baru-baru ini, ataupun kasus-kasus lainnya. Beliau juga menghimbau agar para Psikolog baru tersebut terus memacu diri untuk terus belajar dan belajar lagi. “Ilmu yang diperoleh tersebut hendaknya juga diamalkan agar bisa menjadi salah satu amal jariyah”, ungkap Rektor.

 

Mahasiswa FPSB Panen Prestasi

 

Sejumlah mahasiswa Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia (FPSB UII), pada bulan April ini, panen prestasi baik di tingkat fakultas, universitas, bahkan nasional. Sebagaimana dikutip dari website uii.ac.id, 2 mahasiswa FPSB UII meraih juara 2 dan 3 pada seleksi Mahasiswa Berprestasi (mawapres) di tingkat univesitas. 2 mahasiswa ini yaitu Khulafaur Rosidin dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris angkatan 2011 dan Rahayu Sulistyaningrum dari Program Studi Psikologi angkatan 2012.

Sementara itu, delegasi UII yang salah satunya diwakili oleh Wafa’ Afifi dari Program Studi Psikologi angkatan 2014 berhasil meraih juara 1 Debat Bahasa Arab di Festival Timur Tengah UI, Jakarta. Selain itu, pada Puncak Milad FPSB UII ke-20 Jum’at (17/4) lalu juga diumumkan para pemenang Kompetisi Esai Mahasiswa dan peraih Mahasiswa Beprestasi berdasarkan bidang masing-masing yang antara lain: mawapres bidang olahraga, mawapres bidang seni, mawapres bidang entrepreneur, mawapres bidang karya kreatif, mawapres bidang akademik, mawapres bidang publikasi dan komunikasi, serta mawapres bidang penelitian.

Dekan FPSB UII, Dr.rer.nat. Arief Fahmie, S.Psi., M.A., Psikolog menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada mahasiswa-mahasiswi FPSB UII atas prestasi yang telah diraih. Capaian-capain ini, lanjut Dekan Arief Fahmie, merupakan bentuk inspirasi tersendiri bagi mahasiswa lain supaya bisa meniru capaian yang diraih.

“Fakultas ingin anda-anda semua dapat menjadi contoh bagi mahasiswa lainnya. Pesan saya jangan berhenti hanya di tingkat fakultas, tapi lanjutkan ke level yang lebih tinggi lagi.” Pesannya pada pertemuan khusus Dekan FPSB UII dengan mawapres dan para memenang Kompetisi Esai di ruang sidang dekanat, Jum’at (24/2). Kepada para pemenang esai yang menyampaikan gagasannya seputar masalah rokok dan sampah di lingkungan FPSB UII, Pak Arief Fahmie akan mengupayakan untuk bisa mewujudkan gagasan atau pun ide yang sudah disampaikan dalam bentuk esai tersebut.

Milad XX, FPSB Gelar Pengajian dengan Warga Sekitar Kampus Terpadu UII

Seperti pada milad sebelumnya (milad ke-19), di miladnya yang ke-20 kali ini Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menyelenggarakan Pengajian Akbar bertema Bersih Hati, Sehat Iman, Rabu, 15 April 2015. Hadir sebagai penceramah adalah Ustadz Supriyanto, S.Ag, dari Yogyakarta. Pengajian dibuka dengan sambutan Dekan FPSB UII, Dr.rer.nat Arief Fahmi, MA., HRM, pembagian bingkisan ‘alat kebersihan’ bagi takmir masjid sekitar kampus terpadu UII dan pembagian ‘doorprize awal’berupa televisi, kompor gas, thermos, mukena, dan juga rantang.

 

Dalam ceramahnya, ustadz Supriyanto mengingatkan jamaah untuk memperbanyak amalan, memperbanyak tobat dan juga berpuasa pada salah satu bulan mulia dalam Islam yang akan segera datang, yakni bulan Rajab. Bulan Rajab merupakan salah satu bulan mulia disamping bulan Dzulqo’dah, Duzlhijjah, dan Muharram.

Ustadz yang mengolaborasikan ceramah dengan musik (lagu) itu juga menceritakan kondisi manusia pada hari kiamat. “Semua manusia di hari kiamat akan merasakan lapar dan haus. Saat kiamat, matahari akan sangat dekat di atas kepala manusia, bintang berjatuhan, dan gunung beterbangan. Ada beberapa manusia/golongan yang tidak akan merasakan haus,lapar maupun panas pada tersebut, mereka adalah Para nabi dan rasul, keluarga Nabi Muhammad SAW, orang yang mau berpuasa di bulan Rajab, berpuasa di bulan Ruwah/sya’ban, dan berpuasan di bulan Ramadhan serta orang yang memperbanyak dzikir dan tobat. Untuk bertobat kita harus tetap menggunakan media sholat. Sholat jangan pernah ditinggalkan. Bulan Rajab inilah perintah sholat diterimakan kepada Nabi Muhammad SAW”, ungkapnya.

Acara diakhiri dengan doa bersama serta pengundian ‘doorprize akhir’ berupa blender, magic com, setrika, lampu belajar, dispenser, kipas angin, 5 pasang ayam, mentok, dan 2 ekor kambing sebagai hadiah utama.

 

Marcom dan LDF Jafana FPSB Gelar Upgrading & OT

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Marketing and Communication (Marcom) atau dulu akrab disebut sebagai Duta Promo Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar ‘upgrading’, Sabtu, 11 April di R. Auditorium FPSB UII. Acara dibuka langsung oleh Dekan FPSB UII, Dr.rer.nat Arief Fahmi, MA.HRM., Psikolog.

Kegiatan upgrading terbagi dalam 2 (dua) sesi. Sesi pertama peserta mendapat pengetahuan tentang seni berkomunikasi Public Speaking yang disampaikan oleh Tim Eureka Consultant yang beranggotakan Nabilla Kusuma Vardhani, Muhammad Alif Kusuma dan Kiky. Selain mendapat materi, dalam sesi ini peserta diminta untuk melakukan simulasi presentasi atau berbicara di depan umum terkait dengan promosi FPSB UII yang kemudian dikoreksi oleh tim.

Pada sesi kedua, peserta mendapat materi ‘Negotiation Skills’ yang disampaikan oleh pemilik usaha ‘Coklat Ndalem’, Meika Hazim, MBA. Dalam sesi ini, mbak Meika banyak menyampaikan contoh ‘nyata’ yang dialaminya dalam proses negosiasi selama menjalankan usahanya. Di sesi ini peserta juga diminta melakukan simulasi negosiasi.

Ditempat terpisah dalam waktu bersamaan, LDF Jafana FPSB UII pun menggelar pelatihan keorganisasian (OT: Organizational Training) bagi anggotanya

Marcom dan Jafana Gelar Media Silaturrahmi

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Seiring dengan adanya Unit Baru (bidang III) di Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) yakni Unit Kemahasiswaan, Alumni, Dakwah Islamiyah, Pemasaran, Kerjasama dan Humas yang kemudian disingkat sebagai KADIPKH, maka terdapat pula beberapa perubahan struktural dalam organisasi FPSB UII. Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) Jafana yang semula bertanggung jawab langsung kepada Dekan dan Marketing Communication (Duta Promo) yang semula bertanggung jawab pada Tim Promo yang dibentuk fakultas, maka saat ini kedua lembaga yang mempunyai peran penting dalam organisasi FPSB UII tersebut sudah masuk dalam struktur yang baru.

Untuk LDF Jafana saat ini berada di dalam Sub Unit KADI (Kemahasiswaan, Alumni dan Dakwah Islamiyah). Sedangkan Marcom berada di dalam sub unit PKH (Pemasaran, Kerjasama dan Humas). Oleh karena itu, untuk menyosialisasikan perubahan sekaligus mengakrabkan kedua lembaga tersebut pimpinan FPSB UII secara khusus menyelenggarakan acara ‘sarasehan dan lotisan bareng’, Jumat, 10 April 2015 di Mushola Baitul Hadi FPSB UII. Selain penjelasan perubahan struktural serta perkenalan diantara keduanya, acara juga diisi dengan permainan keakraban sebelum akhirnya diakhiri dengan lotisan.

Semoga kedua lembaga dapat bekerjasama dengan baik dalam memberikan kontribusi terbaiknya pada FPSB UII. Amiin.

Nuzsep Almigo Sosialisasikan Konsep Konseling ‘ABC’

Berpikir kreatif merupakan modal penting dalam melakukan konseling. Berpikir kreatif identik dengan berpikir ‘di luar kotak’ atau berpikir di luar kebiasaan atau terkenal juga dengan istilah berpikir out of the box. Hal ini disampaikan oleh salah satu alumni Prodi Psikologi Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) angkatan 1995 yang juga dosen Fakulti Pendidikan dan Pembangunan Manusia Universiti Pendidikan Sultan Idris, Malaysia, Nuzsep Almigo, S.Psi., M.Si, dalam acara kolokium yang digelar Prodi Psikologi, Senin, 6 April 2015 di R. Auditorium Fakultas.

 

Dalam kolokium tersebut, Nuzsep Almigo menyampaikan materi ‘Adventure Based Counseling’ yang merupakan hasil penelitiannya dan sudah masuk dalam jurnal internasional. Konsep yang kemudian akrab disebut sebagai ‘Konsep ABC’ ini sebenarnya mengolaborasikan antara aspek afektif, kognitif dan psikomotorik yang dijabarkan lagi secara sederhana dengan aspek ‘kids, fun, counseling’. Konsep ini bisa dilakukan dalam media nyata (sungai, gunung, dll) atau pun dalam kelas (bentuk simulasi). Menurut Nuzsep (panggilan akrab Nuzsep Almigo) konsep tersebut sangat efektif untuk melakukan konseling.

Tak hanya memperoleh materi (baca: pengenalan konsep ABC), peserta pun akhirnya di ajak untuk melakukan beberapa simulasi dalam bentuk permainan atau gerakan-gerakan unik yang sebenarnya memang memiliki aspek konseling.

 

 

Lembaga Mahasiswa UPSI (Malaysia) dan Lembaga Mahasiswa FPSB UII Diskusikan Peran Mahasiswa dalam Transormasi Negara

 

‘Peran Mahasiswa dalam Transformasi Negara’ diangkat sebagai tema utama dalam sharing atau diskusi antara lembaga mahasiswa Majlis Mahasiswa Kolej Ung-ku Omar Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Tanjong Malim, Perak- Malaysia dengan Lembaga Kemahasiswaan Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) yakni Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan juga Lembaga Eksekutif Mahasiswa (LEM) melalui Program Jaling Silang Budaya Akademik, Senin, 6 April 2015 di Kampus Terpadu UII.

 

Kehadiran puluhan mahasiswa UPSI beserta dosen pendamping tersebut disambut hangat oleh Dekan FPSB UII, Dr.rer.nat. Arief Fahmie, MA.HRM., Psikolog beserta fungsionaris lembaga kemahasiswaan FPSB UII. Dalam sambutannya, Pak Arief (panggilan akrab Arief Fahmie) sangat berharap agar silaturrahmi bisa terus berlanjut, baik dalam hal akademis maupun non akademis. Bahkan, Pak Arief meminta kepada para fungsionaris lembaga kemahasiswaan FPSB UII untuk bisa mengupayakan kunjungan balasan ke Malaysia.

Sementara Ketua DPM FPSB UII Periode 2014-2015, Raja Mia Febriani dalam pesannya yang dibacakan oleh Wahyudin Afrizal (sekjend DPM) mengkritisi kondisi Indonesia saat ini yang sebenarnya kaya akan sumber daya alam namun kondisinya justeru memprihatinkan (banyak kasus korupsi dan kasus-kasus lainnya). Kondisi tersebut memerlukan peran aktif mahasiswa yang sudah lama dinobatkan sebagai ‘agent of change’.

Sedangkan pihak Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia yang diwakili oleh Nuzsep Almigo (dosen UPSI dan juga alumni FPSB UII) menyampaikan maksud kunjungan mereka yang ingin mencari/mendapatkan sesuatu yang baru terkait dengan pengelolaan kelembagaan mahasiswa dan juga mencari peluang program-program akademis maupun non akademis yang bisa dikembangkan secara bersama-sama.

Dalam diskusi tersebut, masing-masing perwakilan dari lembaga mahasiswa menyampaikan sejarah dan juga pengelolaan kelembagaan dengan segala pernak-pernik permasalahan yang ada di dalamnya, seperti proses pemilihan anggota maupun pengurus lembaga, penyampaian program-program kerja lembaga kemahasiswaan (internal dan eksternal), dan juga peran aktif mahasiswa dalam mengkritisi kebijakan pemerintah.

Dalam urusan mengkritik kebijakan pemerintah ini, mahasiswa Malaysia (termasuk UPSI) tidak bisa menyampaikan kritikan kepada pemerintah secara langsung dan leluasa (demo turun ke jalan), namun hanya sebatas di dalam lingkungan kampus. Kondisi ini jelas sangat berbeda dengan mahasiswa di Indonesia yang bisa secara bebas mengeluarkan pendapat/kritikan terhadap kebijakan pemerintah melalui demo di luar kampus (turun ke jalan).

Usai berdiskusi, rombongan berkesempatan untuk melakukan kunjungan ke Perpustakaan Pusat UII, Candi Kimpulan dan juga Museum UII.