Fakultas Psikologi UII Gelar Perdana Kajian Rabu Pagi (KRP) 2026

Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia (UII) sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Kajian Rabu Pagi (KRP) sepanjang Februari 2026. Agenda rutin ini merupakan hasil kolaborasi strategis dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Budaya (FISB) UII. Kegiatan bertujuan mempererat silaturahmi serta meningkatkan pemahaman keagamaan bagi dosen dan tenaga kependidikan (tendik).

Acara berlangsung khidmat di Musholla Baitul Hadi, Lantai 1 Gedung Soekiman Wirjosandjojo. Kajian ini digelar rutin setiap hari Rabu mulai pukul 08.00 hingga 09.00 WIB.

Program ini mengusung konsep kepanitiaan bergilir setiap tiga bulan antar fakultas. Tiga bulan pertama tahun ini menjadi tanggung jawab penuh dari Fakultas Psikologi UII.

Rangkaian kajian dibuka pada Rabu (4/2/2026) oleh Ustaz Fuat Hasanuddin, Lc., MA. Beliau memaparkan materi mendalam mengenai “Fiqih Ibadah” sebagai fondasi keseharian umat muslim.

“Menariknya mereka kuat dalam memahami teks dalil. Tidak hanya tekstual tapi juga sangat kontekstual,” ujar Fuat saat menjelaskan pentingnya pemahaman hukum Islam yang komprehensif.

Antusiasme peserta berlanjut pada pekan kedua, tepatnya Rabu (11/2/2026). Hasim Ikhwanudin, S.Ars hadir mengupas tuntas tema “Persiapan Terpenting Menyambut Ramadhan”.

Dalam paparannya, Hasim menekankan pentingnya kesiapan hati selayaknya menyambut tamu agung. “Menyambut tamu istimewa itu tidak mungkin kita sambut dengan rumah yang kotor, pakaian yang lusuh, dan persiapan yang seadanya,” tegas Hasim di hadapan jamaah.

Sementara itu, rangkaian kegiatan bulan Februari ditutup manis oleh Tajul Muluk, S.Ud., M.Ag. Pada Rabu (25/2/2026), ia mengajak jamaah untuk “Lebih Dekat dengan Al-Qur’an”.

Tajul mengingatkan bahwa kehadiran kitab suci umat Islam ini melalui proses sejarah yang tidak instan. “Al-Qur’an itu punya sejarah panjang. Prosesnya panjang, perjalanannya panjang, penuh dengan perjuangan,” ungkapnya menutup sesi kajian bulan ini.

Kolaborasi ini menjadi wujud nyata implementasi nilai Catur Dharma UII, khususnya dakwah islamiyah. Pasalnya, penguatan spiritualitas sivitas akademika dinilai penting dalam menunjang kinerja profesional yang berintegritas.

Kendati demikian, panitia memastikan kegiatan serupa akan terus berlanjut pada bulan-bulan berikutnya. Nantinya, giliran FISB yang akan memegang kendali kepanitiaan pada triwulan kedua.

Kajian Rabu Pagi UII, Fakultas Psikologi UII, Persiapan Ramadan 2026, Dakwah Islamiyah Kampus, Agenda Dosen Tendik UII

Fakultas Psikologi UII Jaring Calon Mahasiswa di IIETE 2026

Para Perwakilan Promosi dari berbagai Fakultas di Universitas Islam Indonesia. Foto: Cinta Marcom

Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia (UII) resmi berpartisipasi dalam pameran IIETE 2026. Pameran pendidikan ini diselenggarakan di Jakarta International Convention Center pada 12-15 Februari 2026.

Kehadiran kampus ini bertujuan memberikan informasi pendidikan tinggi bagi para pelajar. Fakultas Psikologi UII mengutus dua perwakilan komunikasi pemasaran untuk melayani konsultasi publik.

Langkah strategis ini mencerminkan komitmen UII dalam memajukan pendidikan masyarakat. Pasalnya, ajang ini menjadi wadah edukasi krusial bagi siswa jenjang SMA.

Stan Fakultas Psikologi UII ramai dikunjungi para pelajar dari berbagai daerah. Mereka sangat antusias menggali informasi seputar ilmu perilaku dan kesehatan mental.

Cinta Putri Ananta sebagai perwakilan Promosi Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesa sempat mewawancarai seorang peserta pameran. Pengunjung dari SMAN 17 Kota Bekasi itu membagikan alasan memilih psikologi.

Siswa tersebut merasa sangat peduli dengan isu kesehatan jiwa di masyarakat. “Saya termotivasi ingin membantu orang yang kesusahan atau dalam masalah mental, Saya sangat berminat untuk masuk Psikologi”.

Sementara itu, pameran IIETE 2026 ini menghadirkan puluhan institusi pendidikan ternama. Acara tersebut menargetkan kehadiran lebih dari 35 ribu pengunjung tahun ini.

Kegiatan pameran ini diharapkan terus menguatkan reputasi Fakultas Psikologi UII. Publik diharapkan makin menyadari peran kampus dalam mengatasi persoalan kesehatan mental.

Pengunjung antusias mendengarkan paparan dari PIC Promosi UII. Foto: Cinta Marcom

 

Salah satu PIC perwakilan promosi dari Fakultas Psikologi UII (Cinta Putri Ananta) sedang berfoto bersama dengan pengunjug. Foto: Cinta Marcom

Haru Pelepasan Wisudawan Terakhir Magister Psikologi UII

Para Pimpinan Universitas, Pimpinan Fakultas, Ketua Program Studi berfoto bersama dengan para lulusan Sarjana dan Psikolog baru. foto: Rian Marcom

Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar Pelepasan Wisudawan pada Sabtu (14/2/2026). Kegiatan bersejarah ini berlangsung sangat khidmat di di Gedung Dr. Soekiman Wirdjosandjojo Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia.

Pasalnya, Sumpah Profesi Psikolog Periode 77 ini melepas tiga wisudawan magister angkatan terakhir. Mereka adalah Ari Widyastuti, Rizky Tri, dan Zalina.

Ketiganya merupakan lulusan Program Magister Psikologi Profesi yang kelak bertransformasi secara institusional. Ke depan, program tersebut berubah menjadi Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi Program Profesi (PSP5).

Wakil Rektor UII Bidang Pengembangan Akademik & Riset, Prof. Dr. Jaka Nugraha, S.Si., M.Si. menyoroti pentingnya kualitas pendidikan institusi. “Kami berupaya mengoptimalkan dan memastikan proses pendidikan berjalan sesuai standar mutu yang ditetapkan,” tegasnya.

“Tujuannya adalah menghadirkan pembelajaran terbaik bagi masyarakat, sehingga pada akhirnya lulusan siap memberikan kontribusi perbaikan di tengah masyarakat,” tambah Prof. Jaka.

Sementara itu, perwakilan lulusan magister, Ari Widyastuti, merasa lega berhasil menuntaskan studinya. “Terimakasih maju terus untuk UII dan tentunya Fakultas Psikologi,” ucap Ari.

Prosesi Sumpah Profesi untuk lulusan terakhir Magister Psikologi Profesi. foto: Rian Marcom

Selain program magister, fakultas juga mengapresiasi lulusan sarjana S1 yang berprestasi tinggi. Luthfia Wira Nabila mencetak prestasi akademik gemilang dengan IPK 3.66.

Prestasi membanggakan juga diukir oleh Tsabita Surya Pradani lulusan Sarjana S1. Ia sukses meraih medali emas pada ajang kompetisi paduan suara tingkat internasional.

Tsabita mengaku sangat terharu mengikuti prosesi pelepasan ini bersama kedua orangtuanya. “Alhamdulillah Happy banget, karena momen haru juga ya,” ungkapnya.

Penyerahan sertifikat penghargaan atas prestasi wisudawan sarjana S1 Psikologi UII. foto: Rian Marcom

Ketua HIMPSI DIY, Prof. Tina Aviatin, turut berpesan agar para lulusan menjaga jejaring. “Fakultas Psikologi UII akan selalu menjadi rumah bagi kami,” tuturnya.

“Wadah profesi kami dari Himpunan Psikologi Indonesia, khususnya di wilayah DIY, juga akan menjadi tempat untuk kalian pulang dan terus berkembang.”

Kendati demikian, tantangan yang lebih nyata di tengah masyarakat telah menanti lulusan. Mereka diharapkan terus berinovasi dan membawa dampak positif bagi masyarakat luas.

 

 

Mahasiswa Psikologi UII Sabet Juara YICF 2026

Delegasi Fakultas Psikologi UII berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional baru-baru ini. Mereka menyabet juara kategori Equal Voice dalam Yogyakarta International Choral Festival (YICF) 2026 yang telah digelar mulai Senin(9/02/2026) hingga Kamis (12/02/2026).Ajang bergengsi ini merupakan gelaran perdana yang diinisiasi oleh Bandung Choral Society. Kompetisi tersebut berlangsung meriah dan berpusat di Taman Budaya Embung Giwangan, Yogyakarta.

Kehadiran festival ini menegaskan kembali posisi Yogyakarta sebagai kota budaya di mata dunia. Pasalnya, acara ini sukses membawa panggung paduan suara internasional ke jantung kota pelajar.

Tim Psikologi UII harus bersaing ketat dengan berbagai kelompok paduan suara terbaik dari mancanegara. Kendati demikian, performa memukau mereka berhasil memikat hati para dewan juri kompetisi.

Terdapat tujuh mahasiswa berbakat yang tergabung dalam tim pemenang kategori Equal Voice ini. Mereka adalah Silva Sari Thamrin, Alya Levina Fisabilillah, dan Fitria Nur’izza Maulida.

Anggota lainnya meliputi Khalisa Jasmin, Laura Maritza R., serta Maulani Wisesya. Nama Mira Sari turut melengkapi formasi solid yang sukses mengharumkan almamater tersebut.

Kemenangan ini menjadi bukti nyata kualitas non-akademik mahasiswa di tengah padatnya perkuliahan. Sementara itu, pihak fakultas terus berkomitmen mendukung partisipasi mahasiswa dalam kompetisi global.

Capaian ini diharapkan mampu memicu semangat berprestasi yang lebih luas bagi mahasiswa lainnya. Prestasi di YICF 2026 ini sekaligus memperkaya portofolio seni budaya universitas.

Buletin Insan Volume 2

Konten dalam pengembangan.