Pembekalan dan Seminar Karir Calon Wisudawan FPSB UII: Pentingnya Resiliensi dalam Menghadapi Masa Depan

Mahasiswa perlu untuk terus mengembangkan dan meningkatkan potensi diri serta menyaring pengaruh-pengaruh dari luar.  Menghadapi masa depan yang semakin penuh dengan ketidakpastian, maka diperlukan resiliensi atau daya tahan yang kuat. Faktor utama resiliensi adalah nilai spiritualitas. Artinya tak lain adalah meniatkan seluruh aktivitas untuk beribadah pada Allah SWT, sehingga nantinya akan ada nilai plus (makna/berkah) dalam melakukan setiap aktivitas/kegiatan. Kunci keberhasilan nyata dan abadi adalah saat kita senantiasa menghadirkan Allah dalam kehidupan kita. Perlu belajar dan atau mencontoh nilai-nilai kebaikan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, ulama, dosen dan para guru. Perlu juga untuk senantiasa menyaring nilai-nilai atau pengaruh dari luar (liberalisme dll). Read more

MENJADI HEBAT KARENA BERSYUKUR

Oleh : Ariyanto (Tendik FPSB)—- “Dan katakanlah, Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.”(QS: At Taubah:105)

Bekerja dan Ketentraman Jiwa

Bekerja merupakan suatu cara untuk memenuhi kebutuhan manusia baik kebutuhan induvidu, fisik, psikologis, maupun kebutuhan sosial. Bekerja juga dapat diartikan sebagai sesuatu yang dilakukan seseorang sebagai profesi untuk mendapatkan penghasilan, yang mana penghasilan ini akan dapat memenuhi kehidupannya agar menjadi lebih sejahtera. Dalam Islam bekerja bukan sekedar untuk mendapatkan penghasilan tetapi lebih jauh dan dalam yang mana bekerja merupakan wujud firman Allah SWT sebagai bagian keimanan kita sebagai umat muslim. Sehingga bekerja merupakan aktivitas yang mulia apabila dilakukan dengan benar di jalan Allah SWT, dan dengan bekerja kita dapat melaksanakan perintah-perintah Allah SWT seperti zakat, infak dan shodaqoh. Bahkan Rasulullah SAW bersabda : “Tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah”, dengan demikian Rasulullah SAW sangat menempatkan posisi yang mulia atau terhormat bagi orang yang mau berinfak dengan hasil jerih payahnya sendiri. Read more

Mengenang Kembali : Urgensi Ilmu Pengetahuan dalam Peradaban Islam

Oleh:  M. Yopa V.P. (Tendik FPSB UII)—
Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Al mujadilah:11) Read more