Wakil Ketua DPRD Kota Palangkaraya Silturrahmi Ke FPSB UII

Wakil ketua DPRD Kota Palangkaraya yang juga alumni Prodi Psikologi Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII), Ida Ayunia Anggraini, S.Psi bersama ketua komisi  C bidang Pendidikan bersilaturrahmi ke FPSB UII. Keduanya disambut hangat oleh Dekan FPSB UII, Dr.rer.nat. Arief Fahmie, MA., HRM., Psikolog bersama Ketua Prodi Psikologi, Mira Aliza Rachmawati, S.Psi., M.Psi dan beberapa dosen prodi psikologi, (Jumat, 22/01).

Dalam pertemuan yang cukup singkat tersebut, mengemuka wacana kerjasama dalam proses pendirian ataupun penyelenggaran sekolah inklusi di Kalimantan Tengah. Menurut Nia (sapaan akrab Ida Ayunia Anggrainin semasa kuliah), selama ini memang belum ada sekolah inklusi di Kalimantan Tengah, yang ada baru Sekolah Luar Biasa (SLB).  

Semoga wacana kerjasama tersebut dapat segera terealisasikan. Dan berikut sedikit profil dari Ida Ayunia Anggraini, S.Psi. :

Muda, cantik, energik. Demikian sedikit gambaran sosok Wakil Ketua 1 DPRD Kota Palangkaraya Periode 2014-2019, Ida Ayunia Anggraini, S.Psi. Dara kelahiran Kota Palangkaraya tahun 1989 silam dan baru saja menikah dengan Riki Indransyah tersebut merupakan alumnus Prodi Psikologi Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) tahun 2012. Nia (sapaan akrab Ida Ayunia Anggraini) sendiri tercatat sebagai mahasiswa prodi sejak 2008 (angkatan 2008). Sosok penggemar olahraga bola basket semasa kuliah di UII ini pun membuat sejarah baru dengan mencatatkan namanya sebagai pimpinan dewan termuda di Kalimantan Tengah.

Karir Nia berawal sejak ayahnya, Ida bagus Suprayatna, ST yang juga ketua DPC salah satu partai politil Kota Palangkataya sering  mengajaknya terlibat pada kegiatan ataupun acara kepartaian. Dari situlah timbul keinginannya untuk berpartisipasi membangun kota kelahiran melalui dunia politik. 

Nia mengaku bahwa keilmuan (baca: psikologi) dan pengalaman berorganisasi yang dia dapat semasa duduk di bangku kuliah benar-benar sangat bermanfaat dalam mendukung karirnya sebagai ‘decision maker’. Dengan bekal keilmuan dan pengalaman berorganisasi itulah Nia merasa sangat terbantu dalam mengelola ataupun melakukan kontrol terhadap anggota dewan dan juga mengontrol diri sendiri untuk tidak mudah terpancing emosi saat menghadapi kondisi yang kurang baik (demo, dll).

Meski banyak orang memandang perpolitikan di negeri kita saat ini ‘kurang baik’, Nia tetap berharap agar para pemuda peduli dengan dunia perpolitikan. Menurutnya, pemuda memiliki peluang besar dalam berperan membangun daerah dan atau negara. Dunia politik menurutnya juga banyak memberikan pengalaman baru yang cukup unik dan menarik.  

Guna memperoleh pengalaman yang tak kalah menarik dalam proses pembangunan daerah Palangkaraya,  di waktu yang akan datang Nia bermaksud untuk memberanikan diri maju pada pemilihan kepala daerah.

FPSB Agendakan The 2nd National Conference on Islamic Psychology 2016

Sebagai masyarakat akademis tentu kami mempunyai tanggung jawab untuk mengembangkan keilmuan. Dan sebagai insitusi yang ada di bawah institusi Islam (baca: Universitas Islam Indonesia), maka kami fokus kepada Psikologi Islam. Sebagai masyarakat akademis kita tidak boleh hanya mengembangkan keilmuan aja, tetapi harus memiliki sensitifitas atas problematika yang ada di masyarakat. Pada tataran itulah kampus harus bisa memberikan solusi, pencerahaan. Peserta tidak hanya memiliki wawasan untuk topik tersebut (topik: Psikologi Islam untuk Penguatan Keluarga  Menuju Bangsa yang Tangguh dan Berkarakter) tetapi juga memiliki kesempatan meningkatkan ketrampilan praktisnya, bukan hanya dari sisi kognitif  tapi tapi juga psikomotoriknya. Demikian papar Dekan Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII), Dr. rer. nat Arief Fahmie, S.Psi., MA., Psi. kepada awak media saat jumpa pers dalam rangka sosialisasi agenda The 2nd National Conference on Islamic Psychology (NCIP) di R. Sidang VIP Gedung Rektorat UII, Selasa, 19 Januari 2016.  

 

The 2nd National Conference on Islamic Psychology (NCIP) sendiri akan dihelat pada tanggal 16-17 Februari 2016 di Royal Ambarrukmo Plasa, Jl. Laksda Adisucipto No.81 Yogyakarta. Dengan penyelenggaranan acara tersebut diharapkan para peserta nantinya mampu mempersiapkan keluarga yang tangguh dan berkarakter sebagai salah satu upaya menjawab dampak modernitas yang saat ini telah membawa pergeseran nilai-nilai, kebudayaan dan teknologi. Fakta yang ada di lapangan saat ini adalah anak-anak kecil sudah sangat mudah dalam mengakses internet melalui piranti bantu (gadget) yang terus berkembang/canggih dan berharga murah. Jika hal ini tidak disikapi serius (baca: bebas tanpa bimbingan/pengawasan dari orangtua), maka bisa dipastikan anak-anak ini akan dengan sangat mudah mengakses konten2 yang belum layak untuk mereka akses dan pasti memiliki dampak negatif.

Selain Dekan FPSB UII, ketua panitia NCIP (Wanadya Ayu Krishna Dewi, S.Psi., MA) dan juga wakil Dekan FPSB UII (Dr. Hepi Wahyuningsih, M.Si) turut memberikan pernyataan akan urgensi pelaksanaan The 2nd NCIP yang akan menghadirkan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Dr. Asrorun Ni’am Sholeh, MA sebagai keynote speaker dan beberapa pakar sebagai pembicara, seperti Prof. Dr. Arief Rahman, M.Pd. (Tokoh Pendidikan Nasional), Prof. Dr. Ir. Euis Sunarti, M.Si. (Institut Pertanian Bogor) dan Dr. Hepi Wahyuningsih, S.Psi. M.Si. (Universitas Islam Indonesia). Dalam rangkaian kegiatan NCIP juga akan di gelar presentasi call for paper terkait isu-isu keluarga, pendidikan dan pengasuhan serta workshop yang akan membahas topik  Love that Binds: Islamic Psychology for Family Relations dan Pendidikan Akhlaq Mulia dengan menghadirkan pakar dari luar negeri, yakni  Prof. Dr. Malik Badri (Founder of Modern Islamic Psychology, International Institute of Islamic Thought and Civilization, International Islamic University Malaysia) dan Associate Prof. Mastura Badzis (Insitute of Education, International Islamic University Malaysia).

MAPPRO Ambil Sumpah 15 Lulusannya

Program Magister Psikologi Profesi (MAPPRO) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) kembali mengambil sumpah terhadap lulusannya, Sabtu, 19 Desember 2015. Prosesi pengambilan sumpah periode XXVII kali ini diperuntukkan bagi 15 lulusan MAPPRO yang berhak manyandang gelar M.Psi. Selain dihadiri oleh Rektor UII, Ketua Himpsi Wilayah D.I. Yogyakarta, Drs. Helly P. Sutjipto, MA juga tampak hadir dalam prosesi sumpah tersebut.

Rektor UII, Dr. IR. Harsoyo, M.Sc dalam sambutannya mengaku prihatin terhadap generasi saat ini yang cenderung lemah secara akal maupun rohani. Hal ini mengakibatkan banyaknya penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan, seperti terlibat dalam geng motor, penipuan, pencurian, kekerasan dan lain sebagainya.  Bahkan beliau juga mengkritisi kondisi perpolitikan di negeri ini yang sangat memprihatinkan (baca: banyaknya kecurangan, perilaku koruptor, keputusan-keputusan sidang yang tidak baik, dll). Oleh karenanya, hal itu sebenarnya bisa menjadi lahan pekerjaan bagi para psikolog baru seraya mengharap imbalan pahala dari Allah SWT.

 

Sementara Drs. Helly P. Sutjipto, MA dalam sambutannya juga mengkritisi semakin banyaknya permasalahan hidup/sosial kemasyarakatan yang tidak seimbang dengan jumlah lulusan Magister Psikolog (permasalahan sosial nya). Beliau juga lebih menekankan perlunya pemahaman terhadap diri sendiri. Menurutnya, seringkali seseorang (dg kesadarnnya) melalukan sesuatu yang tidak sesuai dengan posisinya.

“Harapan kami (HIMPSI) mendapatkan volunter2 baru untuk menangani hal-hal di luar kehendak kita (baca: bencana alam, dll)”, tuturnya.

Shelma Nadhira Pimpin MARCOM FPSB UII Masa Bakti 2015-2016

Seiring dengan telah selesainya proses reruitment Tim Pemasaran Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) yang akrab dengan sebutan MARCOM (Marketing and Communication) dan berada dalam supervisi Unit Pemasaran, Kerjasama dan Humas (PKH), maka diadakan pula pergantian kepengurusan untuk periode 2015-2016. Pada kepengurusan baru ini, Shelma Nadira (Prodi Komunikasi) terpilih sebagai ketua menggantikan Fatchurozi. Prosesi pelantikan sendiri dilakukan pada hari Kamis, 10 Desember 2015 di Auditorium FPSB UII.

 

Dalam kepengurusan tersebut, sosok yang akrab disapa ‘Shelma’ tersebut akan dibantu oleh Yolanda Dwi A. selaku koord. div. Public Relatio & Media bersama anggotanya, Zahra Nabila di div. Marketing Research beserta anggotanya, Citra Anisa N di div. Direct Promotion Service, dan M. Atho’illah selaku koordinator div. Promotion Tools Service beserta anggotanya.

Semoga Tim MARCOM FPSB UII dapat bekerja maksimal untuk mendekatkan UII dan FPSB UII pada khususnya kepada masyarakat.  

Pengaruh Lingkungan pada Kasus Disabilitas

“Adanya siswa penyandang disabilitas dalam sebuah sekolahan inklusi itu menurut saya sebenarnya memacu kita (guru) untuk lebih kreatif dalam menyusun kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan para penyandang disabilitas. Hanya saja kebanyakan para guru tidak sempat untuk membuat atau memikirkannya karena sudah cukup banyak pekerjaan yang harus mereka emban, seperti laporan dan lain-lain yang terkait dengan sertifikasi”. Demikian ungkap Pradytia Putri Pertiwi dari Arbeiter-Samariter-Bund (ASB) dalam kegiatan kolokium Psikolog Klinis yang diselenggarakan oleh Prodi Psikologi Fakultas  Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII), Selasa, 8 Desember 2015 di R. Auditorium.

 

Lebih jauh, aktivis ASB (serupa dengan PMI di Indonesia) yang akrab disapa mbak Ditya tersebut memberikan contoh-contoh kasus yang menyangkut definisi dari disabilitas, seperti pada tuna daksa, tuna wicara, tuna netra, lansia dan beberapa contoh kasus lainnya. Terkadang sesorang yang masuk disabilitas bisa lepas dari definisi tersebut manakala menemukan alat bantu atau bantuan dari lingkungan sekitar. “Jadi lingkungan turut menentukan tingkat disabilitas seseorang”, ungkapnya.