Tag Archive for: Keluarga Ibu-Ibu UII

Fakultas Psikologi UII Gelar Silaturahmi IKI UII

Dr. phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si., Psikolog, menyampaikan materi bertajuk “Ibu Tangguh & Bahagia” dalam kegiatan Pertemuan Keluarga Besar Ikatan Keluarga Ibu-Ibu Universitas Islam Indonesia (IKI-UII) yang digelar pada Jumat, 21 Agustus 2026. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Qurotul Uyun mengajak para peserta untuk membangun ketangguhan diri dan kebahagiaan sebagai bagian penting dalam menjalankan peran di keluarga maupun lingkungan sosial. (Foto: Fakhrian & Nisa/Marcomm)

Fakultas Psikologi UII menggelar silaturahmi IKI UII guna mengedukasi keluarga pada Jumat(21/08/2026). Acara ini berlangsung edukatif di Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardjito.

Kegiatan rutin tahunan ini dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Anggota Ikatan Keluarga Ibu-Ibu UII tampak memadati ruangan tersebut.

Fakultas Psikologi UII bertindak sebagai tuan rumah penyelenggara. Agenda utama ini mengusung tema kesehatan mental keluarga.

Topik utamanya adalah mewujudkan sosok ibu tangguh dan bahagia. Dr.phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si, Psikolog hadir langsung sebagai pemateri utama.

Ibu Ragilia Lutfiatin selaku penyelenggara memberikan sambutan hangat. Beliau menekankan pentingnya silaturahmi untuk melapangkan pintu rezeki.

Ketua IKI UII, Ibu Sri Wahyuningsih, turut memberikan arahan. Beliau mengapresiasi upaya Fakultas Psikologi UII dalam acara ini.

Acara diawali dengan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Peserta juga dihibur oleh penampilan Hadroh IKI UII.

Pasalnya, kesehatan fisik sangat berpengaruh pada kondisi psikologis ibu. Pemeriksaan ini dibantu oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran UII.

Panitia membatasi kuota pemeriksaan kesehatan hanya untuk seratus orang. Hal ini menyesuaikan ketersediaan waktu dan tenaga medis.

Sementara itu, tim Psikologi Profesi memandu sesi ice breaking. Peserta diajak bernyanyi bersama agar suasana menjadi lebih cair.

Lagu kebangsaan Indonesia Raya dinyanyikan dengan penuh semangat. Himne UII juga turut berkumandang merdu di dalam ruangan.

Pembacaan ayat suci Al Quran menambah keberkahan acara ini. Suasana ruangan seketika menjadi sangat tenang dan damai.

Sesi inti dipandu oleh moderator Ibu Dian Febriany Putri, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Diskusi berjalan interaktif membahas dinamika emosi ibu sehari-hari.

Dr. Qurotul Uyun menjelaskan bahaya fenomena butterfly effect. Emosi negatif sekecil apapun bisa merusak suasana rumah.

Beliau memaparkan bahwa ibu tidak dituntut menjadi sosok sempurna. Ibu berhak merasa sedih atau kecewa dalam batas wajar.

“Jadi, ibu itu adalah pusat energi dalam hidup.”. Demikian kutipan langsung dari penjelasan Dr. Qurotul Uyun.

Kendati demikian, emosi negatif tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Pendekatan spiritual seperti memperbanyak istighfar dinilai sangat ampuh.

Selain itu, waktu istirahat sejenak juga sangat penting. Hal ini membantu ibu merefleksikan diri dengan jernih.

Di sisi lain, ibu harus mampu menerima ketetapan Allah. Sikap ikhlas akan menghadirkan rasa kebahagiaan yang otentik.

Peserta tampak antusias merespons materi yang sangat relevan ini. Banyak ibu yang menyadari pentingnya mengelola rasa amarah.

Panitia membagikan berbagai doorprize pada sesi tanya jawab. Peserta yang beruntung menerima hadiah dengan sangat bahagia.

Moderator Dian Febriany memberikan simpulan yang menyentuh hati. Beliau mengingatkan para ibu untuk senantiasa merawat dirinya.

“Karena ketika seorang ibu belajar merawat dirinya bukan berarti dia sedang mengurangi cintanya kepada keluarga.”. Pesan indah tersebut menutup sesi inti acara ini.

Tim Psikologi Profesi kembali memandu sesi relaksasi ringan. Langkah ini efektif meregangkan otot setelah duduk lama.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi hikmah ibadah haji. Ibu Wanadya Ayu Krishna Dewi, S.Psi., M.A. bertugas membagikan pengalaman berharga tersebut.

Sesi ini bertujuan mempertebal keimanan anggota IKI UII. Ilmu tersebut diharapkan dapat diaplikasikan di rumah masing-masing.

Fakultas Psikologi UII sukses memfasilitasi kebutuhan edukasi ini. Pertemuan IKI UII ini berlangsung lancar hingga siang.

Acara ini sangat sejalan dengan nilai Rahmatan lil Alamin. Edukasi ini membawa kemaslahatan bagi keluarga besar UII.

Kehadiran Fakultas Psikologi UII memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Khususnya dalam upaya mencetak keluarga yang sehat mental.

Acara silaturahmi ini akhirnya ditutup dengan doa bersama khusyuk. Pertemuan rutin sukses mempererat ukhuwah islamiyah antar anggota.

Semoga kegiatan positif semacam ini dapat rutin diselenggarakan. Fakultas Psikologi UII siap terus berkontribusi bagi umat.

Ilmu psikologi aplikatif ini terbukti sangat diminati masyarakat awam. Pesan moral tersampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami.

Ibu yang bahagia akan melahirkan generasi masa depan cemerlang. Lingkungan keluarga menjadi fondasi utama pembentukan karakter anak.

Wanadya Ayu Krishna Dewi, S.Psi., M.A., menyampaikan materi bertajuk “Makna dan Hikmah Haji” dalam kegiatan Pertemuan Keluarga Besar Ikatan Keluarga Ibu-Ibu Universitas Islam Indonesia (IKI-UII), Jumat, 21 Agustus 2026. Dalam sesi tersebut, Wanadya mengajak peserta untuk memahami ibadah haji tidak hanya sebagai rangkaian ritual keagamaan, tetapi juga sebagai perjalanan spiritual yang sarat makna dan hikmah bagi kehidupan.