SMA N 2 Sukabumi Silaturrahmi ke FPSB UII

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Dalam rangka memberikan gambaran tentang Perguruan Tinggi di Yogyakarta bagi para siswanya, maka pihak pengelola SMA N 2 Sukabumi secara khusus mengadakan kunjungan atau silaturrahmi ke beberapa fakultas di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, termasuk salah satunya adalah bertandang ke Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) UII, Kamis, 13 November 2014. Kehadiran rombongan yang dibimbing oleh Dra. Ely Chairul Bariah disambut hangat oleh Dekan FPSB UII, Dr.rer.nat Arief Fahmie, MA.HRM., Psi, Ketua Prodi Hubungan Internasional (HI), Irawan Jati, S.IP., M.Hum., MSS, Ketua Tim Promo FPSB UII, Ratna Permata Sari, S.I.Kom., MA, duta promo beserta beberapa staf kependidikan FPSB UII.

Tengok Aktivitas CRCEP di Cina

“Subjective Well Being (SWB) and Work Engagement (WE) Among Working Mother in Indonesia and China”. Demikian sebuah judul penelitian kolaboratif yang turut dipresentasi oleh salah satu mahasiswa Prodi Psikologi Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia, Tika Pratiwi Ambarito di ajang Konferensi CRCEP (Cross-Cultural Research Collaboration and Exchange Program) bertema “Understanding Social Cooperation in a Cross-cultural Setting”, 1-2 November 2014 yang diselenggarakan oleh Universitas Zhejiang, Cina, dengan pemateri utama Prof. Jianhong Ma & Prof. Yusti Probowati.

MAPPRO Kaji Kelancaran Penyelesaian PPKP Pendidikan

Selain proses pengerjaan dan penyelesaian tesis yang mempengaruhi kecepatan lulus mahasiswa Program Magister Psikologi Profesi (MAPPRO) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII), ternyata PKPP (Praktik Kerja Profesi Psikologi) yang merupakan satu tahapan wajib bagi mahasiswa untuk menempuh tesis pun turut menjadi penentu kecepatan lulus.

FPSB Terima Asesor TUV Rheinland Indonesia

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

PT. TUV Rheinland Indonesia kembali mengirimkan asesornya untuk melakukan serangkaian verifikasi sistem penjaminan mutu di Fakultas Psikologi dan Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII), Selasa, 4 November 2014. Kehadiran Dr. Sukamta, ST., MT selaku utusan (asesor) TUV Rheinland Indonesia disambut hangat oleh Pimpinan Fakultas, Pimpinan Prodi beserta staf pendidik dan tenaga kependidikan FPSB UII.

Psikolog UII Harus Punya Nilai Lebih

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Proses pemeriksaan Psikologi sejatinya adalah proses pemeriksaan (masalah) tubuh manusia (hidup) yang melibatkan ruh di dalamnya. Sedangkan proses pemeriksaaan tubuh yang tidak melibatkan ruh biasa disebut autopsi. Sebagai perguruan tinggi bernafaskan Islam (baca: Islam mengenal ruh) maka para lulusan Magister Psikologi Profesi (MAPPRO) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) diminta untuk berhati-hati dalam mempelajari ilmu Psikologi yang notabene dikembangkan oleh negara barat (Amerika) yang sebenarnya tidak mengenal tentang ruh. Bangsa barat dulunya mengembangkan ilmu psikologi itu hanya dijadikan alat baru untuk menjadikan manusia sebagai faktor produksi saja (kapitalisme). Hal ini dilakukan agar seorang psikolog (baca: Psikolog Muslim) tidak tersesat dalam menjalankan profesinya sebagai psikolog. Lulusan Psikolog dari UII (baca: bernafaskan Islam) harus memiliki ‘nilai lebih’ dibandingkan dengan lulusan Psikologi yang lain. Sumpah yang diucapkan para lulusan MAPPRO pun sebisa mungkin dapat dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Demikian pesan yang disampaikan oleh Ketua Himpsi Wilayah D.I. Yogyakarta, Drs. Helly P. Sutjipto, MA saat memberikan sambutannya di acara pengambilan Sumpah Profesi Psikolog Periode XX yang diselenggarakan oleh MAPPRO FPSB UII, Sabtu, 1 November 2014 di R. Audiovisual FPSB UII.

M. Nur Syuhada: Setelah Lulus Harus Terus Beraktivitas

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

“Setelah Anda lulus, maka Anda harus terus memiliki aktivitas. Jangan sampai tidak memiliki aktivitas. Kalau bisa, aktivitas yang dilakukan mendukung Anda dalam mengembangkan potensi diri. Aktivitas tersebut akan sangat dihargai oleh perusahaan saat proses seleksi calon karyawan. Jangan sepelekan juga medical check up. Banyak calon pelamar gagal dalam proses ini setelah diketahui mereka mempunyai kolesterol/gula yang tinggi. Ini bisa diakibatkan kesalahan dalam pola makan kita”. Demikian ungkap alumni Prodi Psikologi Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII), Muhammad Nur Syuhada, S.Psi saat memberikan pembekalan kepada calon alumni FPSB UII, Jumat, 31 Oktober 2014 di Ruang Audiovisual FPSB UII.

FPSB Terus Dorong Prestasi UKM

Pimpinan Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB), Universitas Islam Indonesia (UII) berkomitmen untuk terus mendorong prestasi dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) ke tingkat yang lebih tinggi. Hal itu disampaikan langsung oleh Dekan FPSB UII, Dr.rer.nat. Arief Fahmie, S.Psi., M.A., Psikolog, saat mengawali acara tasyakuran (30/10/2014) di Ruang Audiovisual FPSB UII atas prestasi Tim Basket dan Futsal (Putra) FPSB UII menjuarai Psychology In Art and Sport Through Competition (PIASTRO), 26 September-4 Oktober 2014 lalu di Universita Indonesia, Jakarta.

Tiga Poster Karya Dosen Prodi Psikologi Tampil di Symposium Bionet II (Riga, Latvia)

Jaringan Bionet yang pendiriannya diprakarsai oleh Guru Besar Psikologi dari University of Applied Science, Prof. Marcus Stueck sebagai bentuk kerjasama antara UII dengan University of Applied Science, Zwickau (Jerman) menggelar symposium kedua di Riga (Latvia), 24-26 Oktober 2014. Dalam acara ini UII diundang menjadi partner penyelenggara bersama dengan mitra-mitra lain termasuk University of Leipzig dan Riga Teacher Training and Educational Management Academy yang menjadi host acara tersebut.

Dr.rer.nat. Arief Fahmie: Problem Masyarakat Muslim Perlu Solusi

Kesalehan seorang muslim dinilai menurun saat tidak mampu membentengi diri dari pengaruh-pengaruh negatif pergaulan kemasyarakatan. Islam sebagai agama memberikan pedoman agar para pemeluknya bisa selamat di dunia dan akhirat. Problematika masyarakat muslim baik di Indonesia maupun di masyarakat dunia, seperti ISIS di Iraq dan Syiria, contohnya, ikut menyedot perhatian warga dunia utamanya kaum muslim sendiri. Bahkan, sejumlah intelektual muslim dari kalangan peneliti dan akademisi menilai perlu adanya solusi untuk kembali pada ajaran Al Qur’an dan Hadits sebagai respon menanggapi problem di masyakarat.

MAPPRO Diskusikan Peran Psikologi di Puskesmas

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Layanan Psikolog di Puskesmas memang berbeda dengan layanan yang diberikan di Rumah Sakit. Jika di rumah sakit seorang Psikolog cukup dengan duduk menunggu pasien, maka di puskesmas seorang Psikolog yang harus mau jemput bola (baca: datang ke pasien yang membutuhkan konseling). Demikian diungkan oleh Wanodya Kusumastuti, S.Psi., M.Psi dalam diskusi ‘Menengok Peran Psikolog di Puskesmas’ yang diselenggarakan oleh Program Magister Psikologi Profesi (MAPPRO), Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII), Jumat, 24 Oktober 2014 di R. Kuliah MAPPRO.