Psikologi Kaji Teknik Menulis Artikel di Jurnal Internasional

“Untuk menembus jurnal internasional itu tidak mudah, tapi ada caranya. Tema adalah salah satu hal yg penting. Tema adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar.  Itu lebih penting daripada memikirkan ketidaksempurnaan berbahasa Inggris yang kita miliki”. Demikian ungkap Galang Lufityanto, M.Psi., Ph.D saat mengawali penyampaian materi workshop berjudul  “How to : Writing High-Impact Scientific Articles” yang diselenggarakan oleh Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII), Jumat, 23 September 2016 di Ruang Audiovisual FPSB UII.

Managing Editor of Jurnal Psikologi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta tersebut menambahkan bahwa penekanan dalam menulis sebuah artikel ilmiah terletak pada jawaban atas pertanyaan terkait dengan manfaat dan tambahan pengetahuan baru apa yang akan diperoleh setelah seseorang setelah membaca artikel kita? Apa pentingnya bagi keilmuan psikologi? Metodologinya seperti apa?

 

Beliau juga menambahkan agar penulis mau memilih area interest yang strategis dan bukan area yang mudah. Sehingga kita akan menjadi ahli di arena yang kita teliti (keahlian yang spesifik). Selengkapnya workshop mengupas tentang alasan penulisan karya ilmiah, konsep-konsep yang kurang tepat saat akan menulis sebuah artikel ilmiah di jurnal internasional, prinsip dasar penulisan karya ilmiah, membangun argumen, struktur penulisan karya ilmiah, paragraf dalam penulisan karya ilmiah, serta pengiriman karya ilmiah.

Beliau juga menegaskan bahwasannya sebuah karya/artikel dikatan berkualitas jika memiliki konten yang baik, terbukti (kuat) secara scientific, mempromosikan masa depan dan dan mengikuti prinsip dasar menulis artikel ilmiah. 

PBI Terima Tim Akreditasi BAN PT

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas islam Indonesia (UII) menerima 2 (dua) orang utusan/asesor dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tingg (PT) untuk melakukan asesmen lapangan terhadap berkas borang akreditas yang sudah diajukan. Beliau adalah Prof. Dr. Baso Jabu,  M. Hum dari Universitas Negeri Makassar (UNM) dan Dr. Ngadiso, M.Pd. dari Universitas Negeri Surakarta (UNS). Keduanya diterima dengan hangat oleh Rektor  UII (Dr. Harsoyo, M.Sc. Ph.D), Wakil Rektor I UII (Dr. Ing. Ilya Fadjar Maharika, MA., IAI), Dekan FPSB UII ( Dr.rer.nat Arief Fahmie, MA. HRM., Psikolog), Wakil Dekan FPSB UII (Dr. Hepi Wahyuningsih, M.Si,) Ketua Prodi. PBI (Irma Windy Astuti, S.S., M.Hum), Sekretaris Prodi PBI (Rizki Farani, S.Pd., M.Pd) beserta segenap staf pengajar dan kependidikan FPSB UII di Laboratorium Bahasa, Gedung Moh. Hatta (Perpustakaan UII), Rabu, 17 Dzul Hijjah 1437 H/19 September 2016.

Dr. Harsoyo, M.Sc. Ph.D dalam sambutannya menegaskan komitmen UII yang terus berupaya berbenah/ meningkatkan kualitas UII bukan hanya untuk memperoleh akreditasi nasional tapi juga akreditasi internasional seperti halnya yang sudah didapatken oleh Prodi Teknik Sipil FTSP UII dari JABEE (Jepang). Adapun upaya-upaya yang sudah dilakukan UII antara lain memotivasi dosen-dosen untuk melakukan penelitian dengan memberikan bantuan dana yang cukup besar, mendorong dan memfasilitasi (beasiswa) bagi dosen untuk studi lanjut S3, menambah jumlah dosen agar diperoleh rasio yang lebih tepat, serta pembangunan infrastruktur yang terus dilakukan dalam rangka memberikan fasilitas/layanan yang lebih baik.    

Dalam penyambutan tersebut, kedua utusan juga memperoleh penjelasan serta ‘demo’ singkat seputar smart class  yang disampaikan langsung oleh Ka. Prodi PBI, irma Windy Astuti, S.S., M.Hum. Sejurus kemudian, keduanya menyempatkan diri meninjau koleksi buku dan sistem peminjaman yang ada di perpustakaan UII, meninjau ruang kelas, ruang dosen PBI, ruang pertemuan mahasiswa (SAC) sebelum akhirnya melakukan verifikasi dan validasi berkas borang prodi PBI di ruang audiovisual dan berkas borang fakultas di ruang sidang dekanat FPSB UII. Jelang siang, Prof. Dr. Baso Jabu, M.Hum yang sudah selesai melakukan verifikasi berkas fakultas melakukan wawancara dengan para mahasiswa dan alumni prodi PBI.

Proses verifikasi data diakhiri dengan penyerahan hasil pemeriksaan dari kedua asesor kepada Ka. Prodi PBI dan Dekan FPSB UII.

PUSKAGA Workshop-Kan SEM

Pusat Kajian Anak dan Keluarga (PUSKAGA) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar workshop Structural Equation Modeling (SEM): Konsep dan Aplikasi dengan menghadirkan Drs. Urip Purwono, M.Sc., Ph.D dari Universitas Padjajaran (Bandung)  sebagai pemateri, Jumat-Sabtu, 16-17 September 2016. Selain diikuti oleh staf pengajar (dosen) FPSB UII dan dosen asal perguruan tinggi lainnya, kegiatan yang bertempat di Auditorium FPSB UII juga diikuti oleh para praktisi.

Adapun materi yang disampaikan dalam workshop tersebut meliputi (1) Latent dan observed variabel, (2) SEM, Path analisis, dan analiisis regresi, (3) Konvensi-konvensi dalam SEM, (4) Measurement model dan Structural Model, (5) Confirmatory factor analysis, (6) Goodness of fit indices, (7) Growth Curve Modeling, dan (8) Cross lag modelling. Tujuan selain agar peserta dapat memahami konsep Path Analysis, SEM, CFA, GCM dan Cross lag juga mampu melakukan analisis CFA, SEM dan juga GCM. 

 

 

 

FPSB Sosialisasikan PKM 2017

Dalam rangka turut berpartisipasi di ajang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) XXX tahun 2017 mendatang, Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) secara khusus menyelenggarakan workshop Sosialisasi PKM dengan mengundang Prof. Akhmad Fauzy, S.Si., M.Si., Ph.D sebagai pemateri,  Rabu, 14 September 2016 di R. Auditorium FPSB UII. Acara diawali dengan penyerahan penghargaan kepada Tim PKM asal Prodi Psikologi yang telah berhasil meraih peraih Medali Perunggu di ajang PIMNAS XXIX di IPB Bogor dan juga Tim yang berhasil lolos ke PIMNAS meski tidak meraih juara.

 

Dalam paparannya, sosok yang akrab disapa Prof. Fauzy tersebut banyak menyajikan data-2 raihan medali Pimnas di level nasional, level wilayah (DIY) dan juga level internal UII. Selain itu, beliau juga kembali mengingatkan tips dan trik agar sebuah proposal lolos dalam seleksi administrasi. Kuncinya adalah mengikuti setiap aturan yang diberlakukan. Ini mutlak dan tidak bisa ditawar. 

Kita semua tentu berharap agar tahun depan akan lebih banyak lagi Tim PKM UII yang berhasil lolos PIMNAS dan meraih juara. Amiin

 

 

 

Rapat Koordinasi Kerja FPSB UII: UII Utamakan Culture

“Saat ini kita berusaha memahami dunia dari oposisi  (tren saat ini), seperti ranking, clustering, product orientation (lulusan harus bekerja). Kita hanya memikirkan di situ. Hal ini bukan totalitas baik. Ada pemikiran yg berbeda.  Terutama saat ini lulusan kita profilnya berbeda dengan yang dulu. Image seakan-akan lulusan kita yang wanita harus bekerja juga yang kemudian menghilangkan value bahwa mereka bisa menjadi ibu rumah tangga yang baik. Kita mesti melihat sisi lain bahwa graduate itu punya value. Ketika seorang lulusan ingin menjadi ibu rumah tangga yang baik, itu bukan hal yg kecil. Tapi itu  pernyataan Dr. Ir. Ilya Maharika, M.Eng  fundamen. Itu sesuatu yang baik. Ini adalah tantangan universitas kita. Kita harus kemana? Ini sebuah spektrum.Dalam berbagai bentuk, skala, kedalaman mau tidak mau saat ini kita harus memposisikan mahasiswa bukan sekedar harus dilayani. Saya menggaris bawahi culture, bukan quality karena quality masih debatable. Culture berarti sudah mendarah daging. Ini yang kita tuju. Kita ingin membangun jati diri kita dengan standar-standar kita sendiri yang menjadi culture ”. Demikian sambutan Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Dr. Ing. Ir. Ilya Fadjar Maharika, MA. IAI pada kegiatan Rapat Koordinasi Kerja Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII), Jumat, 09 September 2016 di The Alana Hotel Yogyakarta.

Lebih jauh sosok yang akrab di sapa Pak Ilya ini pun menegaskan bahwa setiap pengetahuan yang ada di kepala kita itu adalah aset. Permasalahannya adalah bagaimana kita me-record  dan men-sharing-kan aset-aset yang dimiliki oleh kita (UII).  “Kita bisa menjadi universitas dakwah melalui 3 sistem yakni pembelajaran, riset dan pengabdian. Ini bisa mengembalikan kita ke baitul hikmah. Hikmah yg dipentingkan. Bukan sekedar ada guru dan murid. Saya pikir lebih memilih Baitul Hikmah daripada universitas, meskipun saat ini kita universitas. Harapan saya seluruh program kita, seluruh aktivitas yang disusun dalam RKAT ini seakan-akan sebagai batu bata yang tersusun layer demi layer sehingga kita yakin suatu saat bangunan rumah itu jadi. Bukan batu bata yg berserakan, yang hancur terlindas tronton”,  pungkasnya.

Jalannya rakorja sendiri diawali dengan presentasi atau pemaparan program kerja dari fakultas yang disampaikan oleh Dekan dan didampingi Wakil Dekan FPSB UII.  Sejurus kemudian disusul dengan pemaparan program kerja dari masing-masing program studi di lingkungan FPSB UII (Prodi Psikologi, Ilmu Komunikasi, Hubungan Internasional dan Pendidikan Bahasa Inggris). 

Mahasiswa Komunikasi Ikuti Program YSEALI Civic Engagement di USA

“Assalamu’alaikum Pak Arief. Ini Fanbul Komunikasi 2010 Pak. Mau laporan kalau aku Alhamdulillah jadi satu dari 4 anak muda Indonesia yang diberangkatkan Pemerintah Amerika untuk program YSEALI Civic Engagement di Umass, Amerika Serikat di bulan September sampai Oktober 2016. Semoga selanjutnya ada adik-2 FPSB yang bisa aku bantu berangkat pula. Terima kasih Pak Arief”. Demikian pesan singkat yang disampaikan oleh Irfan Prabowo atau akrab disapa Fanbul, salah satu mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia (UII) kepada Dekan FPSB UII, Dr.rer.nat. Arief Fahmie, S.Psi., MA., Psikolog.

Fanbul menambahkan bahwasannya terpilih menjadi bagian dari YSEALI Civic Engagement di Universty of Massachusetts merupakan sebuah kehormatan dan tanggung besar, karena peserta adalah anak terpilih dari belasan ribu anak muda yang mendaftar dari seluruh Indonesia. Program ini akan menuntun para anak muda yang terlibat untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, literasi digital, kerjasama tim, dan pengetahuan umum mengenai Amerika Serikat mulai dari sejarah, pendidikan, institusi dan budaya.

 

Peraih penghargaan proyek sosial terbaik (Saung Mimpi) dalam ajang Indonesia Movement Conference sekaligus pegiat komunitas Hipwee  serta volunter Kakak Asuh di Coin A Chance dan volunter Pendidikan Melek Media tersebut memang bukan kali pertama mengikuti aktivitas internasional. Sebelumnya, staf pengajar/guru di Divisi Sekolah Kreatif Book for Mountain  tersebut juga pernah menjadi salah satu delegasi dari 100 anak-anak muda di Asia untuk mengikuti acara tahunan Make a Difference (MaD) Forum tahun 2014 dan tahun 2015 di Hongkong, menjadi wakil Indonesia untuk ASEAN Student Visit India Tahun 2015,  serta pernah menjadi salah satu delegasi asal Indonesia dalam ajang Nusantara Leadership Camp 2014 (Kemah Kepimpinan Nusantara 2014) di Putrajaya, Malaysia.

Penggagas Probono.id, Mata Manusia.id, Forum Jogja Peduli, dan juga konseptor Voluntourism ini berharap melalui kegiatan tersebut dampak positif dari anak muda yang terpilih akan semakin besar.