Ilmiah
Volume 1 Edisi 2, 2025
Tanggal Terbit 20 Desember 2025
Parenting Islami dan Adaptasi Karier: Sinergi nilai kolektivistik dan spiritualitas dalam pengembangan karier generasi muda
Nur Pratiwi Noviati
Dosen Fakultas Psikologi, Universitas Islam Indonesia
Seringkali orang tua berharap anaknya akan sukses dalam karier, namun seringkali lupa bahwa dunia kerja hari ini berubah lebih cepat daripada nasihat yang mereka wariskan, misalnya karier baru akan dianggap sukses jika menjadi pegawai tetap pemerintah. Oleh karena itu menjadi penting bagi orang tua untuk memahami peran mereka dalam membentuk ketangguhan karier individu, serta menyadari bahwa dukungan orang tua tidak hanya sekedar arahan tetapi memberikan pondasi spiritual, emosional dan instrumental dalam menghadapi dunia kerja.
Realitas Dunia Kerja Generasi Muda di Era Disrupsi
Generasi muda saat ini menghadapi berbagai tantangan dalam dunia kerja yang dipengaruhi oleh disrupsi teknologi dan perubahan sosial-ekonomi. Revolusi industri keempat (The Fourth Industrial Revolution, 4IR) membawa perubahan besar dalam dunia kerja dengan munculnya teknologi seperti kecerdasan buatan, otomasi, dan robotika (Buasuwan & Orsuwan, 2023). Kondisi ini menyebabkan beberapa pekerjaan hilang, namun juga menciptakan peluang baru (Buasuwan & Orsuwan, 2023; Mehta & Awasthi, 2019). Hal tersebut yang mendorong generasi muda perlu mengembangkan keterampilan baru yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja yang terus berubah (Karthikeyan & Ponniah, 2019).
Pada dasarnya generasi muda yang tumbuh di era digital memiliki keunggulan dalam keterampilan teknologi, namun mereka tetap membutuhkan bimbingan dan mentor untuk mengembangkan karier mereka (Chopra & Bhilare, 2020). Pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan sangat penting bagi kemampuan dalam menyesuaikan diri dengan perubahan teknologi dan tuntutan pasar kerja (Karthikeyan & Ponniah, 2019; Lebedeva, 2019). Keterampilan yang dianggap masih perlu ditingkatkan terus antara lain yaitu kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta komunikasi, dimana semuanya dianggap sangat penting untuk menghadapi tantangan masa depan (Suharto et al., 2020).
Berdasarkan hasil studi sebelumnya ditemukan beberapa sektor yang menjadi peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan karier, diantaranya kewirausahaan (De Jager et al., 2017) dan sektor pertanian (Begho & Daubry, 2025). Kewirausahaan merupakan salah satu solusi yang dapat digunakan untuk mengatasi pengangguran di kalangan generasi muda. Program pendidikan kewirausahaan dan inovasi di universitas dapat membantu menciptakan peluang kerja baru (De Jager et al., 2017). Sedangkan pada sektor pertanian, di beberapa wilayah Indonesia dapat dikembangkan intervensi yang tepat untuk menciptakan pekerjaan yang berkelanjutan bagi generasi muda. Intervensi yang dapat dipertimbangkan diantaranya meninjau kembali kebijakan pendukung, implementasi pendidikan pertanian yang berorientasi bisnis, upaya terkoordinasi reformasi penguasaan lahan, investasi infrastruktur desa, bimbingan dan pelatihan keterampilan yang mendukung (Begho & Daubry, 2025).
Di sisi lain, dukungan kebijakan pemerintah infrastruktur juga diperlukan untuk membantu generasi muda menghadapi perubahan. Dukungan kebijakan yang kuat dapat menjembatani kesenjangan keterampilan dan menyediakan akses ke pelatihan dan pendidikan yang relevan (Lebedeva, 2019). Kemudian, akses terhadap teknologi dan infrastruktur digital yang merata dan memadai juga sangat penting bagi generasi muda guna berpartisipasi dalam ekonomi digital (Shirley et al., 2020). Tidak dapat dipungkiri bahwa generasi muda di era disrupsi ini menghadapi tantangan besar, namun sebenarnya juga memiliki peluang yang signifikan untuk dapat berpartisipasi dan berkontribusi secara efektif dalam pasar kerja yang terus berkembang.
Dukungan Orang Tua dalam Budaya Kolektivistik
Masyarakat Indonesia sangat dipengaruhi oleh budaya kolektivisme, sehingga perjalanan karier individu pun dapat dipengaruhi oleh keluarga dan lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, perlu adanya pemahaman bagaimana peran dukungan orang tua dalam perkembangan karier generasi muda, terutama dalam budaya kolektivis yang memiliki ikatan dan ekspektasi keluarga yang kuat.
Dukungan orang tua merupakan hal yang penting dalam membentuk pilihan dan perkembangan karier. Dukungan yang diberikan dapat bersifat emosional dan instrumental dalam membantu generasi muda mengelola jalur kariernya secara efektif (Duru & Gültekin, 2023; Zhang et al., 2015). Dukungan emosional mencakup aspek-aspek seperti memberikan dorongan, rasa aman dan kepercayaan diri pada individu dalam mengeksplorasi karier (Gamboa et al., 2023). Selain itu, dukungan emosional juga berkontribusi terhadap pembentukan identitas profesional individu, baik secara langsung maupun melalui peningkatan kemampuan adaptasi karier dan perilaku konstruktif karier (Cai et al., 2025). Sedangkan dukungan instrumental meliputi bantuan praktis dan konkret yang diberikan oleh orang tua berupa informasi karier, bantuan mencari kerja maupun dukungan finansial. Dukungan berupa informasi karier dapat meningkatkan efikasi diri individu dalam pengambilan keputusan karier dan meningkatkan kepastian kariernya (Okorie et al., 2023). Kombinasi antara dukungan emosional dan instrumental dari orang tua dapat memberikan hasil yang baik dalam meningkatkan agensi karier dan keterlibatan individu dalam pekerjaan (Jenkins & Jeske, 2017), sehingga pengembangan karier individu dapat menjadi lebih optimal.
Pada budaya kolektivis, seperti di Indonesia, ekspektasi orang tua secara signifikan dapat memengaruhi bagaimana individu akan menggali dan memahami karier. Hasil studi sebelumnya menunjukkan bahwa budaya kolektivis menekankan kohesi dan saling ketergantungan keluarga, sehingga bimbingan dari orang tua lebih memberikan dampak pada individu (Cai et al., 2025; Jasmon et al., 2020). Oleh karena itu diperlukan program edukasi yang dapat membantu orang tua memahami cara mendukung perkembangan karier individu secara efektif, seperti memberikan bimbingan dan dorongan yang tepat (Dobrota et al., 2024). Para pembuat kebijakan juga perlu mempertimbangkan konteks budaya kolektivis dalam merancang program pengembangan karier, seperti melibatkan keluarga dalam proses bimbingan guna mendukung aspirasi karier generasi muda.
Adaptasi Karier dari Perspektif Psikologi
Adaptasi karier pun memiliki peran yang penting dalam era disrupsi karena berbagai alasan yang berkaitan dengan perubahan cepat dalam teknologi, ekonomi dan lingkungan kerja, sehingga individu akan tetap relevan dan kompeten dalam menghadapi perubahan tersebut (Chen et al., 2020; Ferreira, 2022). Individu yang memiliki adaptasi karier akan mampu mengatasi tugas, transisi dan trauma yang dihadapi dalam peran pekerjaan mereka, sehingga siap dalam menghadapi perubahan karier yang tidak terduga dan radikal (Chong & Leong, 2017; Rudolph & Zacher, 2023).
Adaptasi karier merupakan sumber daya psikososial individu yang meliputi empat dimensi utama, yaitu kepedulian (kepedulian terhadap masa depan vokasional), pengendalian (rasa kendali), rasa ingin tahu (inisiatif untuk belajar tentang diri dan peluang), serta kepercayaan diri (kemampuan untuk menghadapi tantangan dan mengatasi hambatan) (Taber, 2019). Oleh karena itu, adaptasi karier menjadi konsep penting dalam psikologi karier yang dapat membantu individu mengatasi perubahan dan tantangan dalam dunia kerja yang terus berubah.
Nilai-nilai Islam dalam Parenting dan Karier
Pola asuh Islami di era digital menghadapi tantangan akibat pengaruh media sosial dan elemen digital lainnya. Menerapkan prinsip-prinsip pendidikan Islam dapat membantu orang tua mengatasi tantangan ini dan menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan individu secara holistik (Sukisno et al., 2024). Pengasuhan dengan nilai-nilai Islam berfokus pada pembinaan spiritual, ketahanan moral, dan identitas individu, sehingga pendekatan ini memungkinkan individu beradaptasi dan terlibat dengan modernitas dengan tetap mempertahankan prinsip-prinsip inti Islam (Bensaid, 2021).
Pola asuh Islami yang efektif melibatkan pembiasaan (al-aadah), keteladanan yang terpadu (qudwah hasanah), perhatian dan pengawasan yang terbuka (al-mulahadzah), nasihat yang efektif (al-mauidzah), dan konsekuensi yang proporsional (uqubah wau jarah) (Fauziah & Suryanto, 2023). Pola asuh orang tua pun telah diatur dalam Al-Qur’an surah Al-Luqman ayat 13-19 yang menegaskan larangan keras terhadap kemusyrikan, perintah berbuat baik kepada orang tua, mengerjakan shalat, mengajarkan etika dan menjaga amanah. Keterlibatan aktif orang tua dalam praktik ini menghasilkan pengasuhan yang lebih baik dan perubahan positif bagi individu.
Selanjutnya, nilai-nilai Islam pun dapat diimplementasikan dalam pengelolaan karier individu. Bagi generasi milenial muslim, kesuksesan karier berkaitan erat dengan kemampuan adaptasi karier dan penerapan nilai-nilai kemanusiaan Islam. Nilai-nilai ini membantu dalam perencanaan dan persiapan transisi karier yang tidak terduga, dan pada akhirnya mengarah pada kesuksesan karier (Adhiatma et al., 2022). Nilai-nilai Islam juga berperan dalam mencapai keseimbangan karier profesional dan kehidupan pribadi pada individu (Ratnasari et al., 2024).
Peran Orang Tua sebagai Model dan Penanam Nilai
Orang tua memainkan peran penting dalam membentuk jalur karier dan kemampuan adaptasi individu melalui berbagai mekanisme. Pengaruh secara langsung tampak pada saat orang tua menyampaikan pandangan dan nilai-nilai mereka mengenai karier, mendorong pengarahan diri, serta mengungkapkan kekhawatiran tentang kesejahteraan dan prestise (Wickramasinghe & Dissanayaka, 2024). Orang tua berperan sebagai panutan, dan perilaku karier mereka dapat secara langsung memengaruhi adaptasi karier anak-anak mereka. Efek ini dapat menjangkau beberapa generasi, yaitu pada kondisi dimana adaptasi kakek-nenek secara tidak langsung memengaruhi cucu melalui orang tua (Garcia et al., 2019). Kondisi tersebut termasuk juga dalam implementasi nilai-nilai Islam dalam keluarga dan kehidupan karier.
Adaptasi karier dan dukungan orang tua saling memengaruhi secara dua arah. Hubungan positif orang tua-anak memperkuat hubungan ini yang menyoroti pentingnya dukungan dan keterlibatan bersama (Xu et al., 2025; Zhou et al., 2024). Adaptasi karier lahir dari dukungan dan modeling positif dari orang tua, ketangguhan karier individu merupakan buah dari nilai Islam yang hidup di rumah. Budaya kolektivistik bukan hambatan, namun menjadi wadah untuk menanamkan tanggung jawab sosial dan spiritualitas dalam berkarier.
Referensi
Adhiatma, A., Althof, S. V. F., & Triantiani, M. (2022). Islamic human values for career adaptability and career success of millennial generation. Lecture Notes in Networks and Systems, 497 LNNS, 348–354. https://doi.org/10.1007/978-3-031-08812-4_33
Begho, T., & Daubry, T. P. (2025). A review of the pathway to reducing youth unemployment in Sub Saharan Africa through agriculture and agribusiness. Discover Global Society, 3(1). https://doi.org/10.1007/s44282-025-00182-9
Bensaid, B. (2021). An overview of muslim spiritual parenting. Religions, 12(12). https://doi.org/10.3390/rel12121057
Buasuwan, P., & Orsuwan, M. (2023). Linking higher education to patterns of job mobility and emergent technological change. In S. Ashizawa & D. E. Neubauer (Eds.), Student and skilled labour mobility in the Asia Pacific region (International and Development Education). Palgrave Macmillan. https://doi.org/10.1007/978-3-031-16065-3_5
Cai, L., Yang, Y., Song, K., Li, T., Pan, J., & Wang, R. (2025). Influence of parental career support on the professional identity of Chinese University Freshmen: The mediating roles of career adaptability and career construction behaviours. International Journal for Educational and Vocational Guidance. https://doi.org/10.1007/s10775-025-09764-0
Chen, H., Fang, T., Liu, F., Pang, L., Wen, Y., Chen, S., & Gu, X. (2020). Career adaptability research: A literature review with scientific knowledge mapping in web of science. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(16), 1–21. https://doi.org/10.3390/ijerph17165986
Chong, S. H., & Leong, F. T. L. (2017). Antecedents of career adaptability in strategic career management. Journal of Career Assessment, 25(2), 268–280. https://doi.org/10.1177/1069072715621522
Chopra, A., & Bhilare, P. (2020). Future of work: an empirical study to understand expectations of the millennials from organizations. Business Perspectives and Research, 8(2), 272–288. https://doi.org/10.1177/2278533719887457
De Jager, H. J., Mthembu, T. Z., Ngowi, A. B., & Chipunza, C. (2017). Towards an innovation and entrepreneurship ecosystem: A case study of the central university of technology, free state. Science, Technology and Society, 22(2), 310–331. https://doi.org/10.1177/0971721817702292
Dobrota, B. Z. M., Kandić, T. S. M., & Buha, N. S. (2024). Perception of parental support in the career development of students with intellectual disabilities [Percepcija roditeljske podrške u karijernom razvoju učenika sa intelektualnom ometenošću]. Specijalna Edukacija i Rehabilitacija, 23(1), 61–79. https://doi.org/10.5937/specedreh23-42825
Duru, H., & Gültekin, F. (2023). Parental support, perfectionism and career development: A model test for middle school students. Career Development Quarterly, 71(3), 175–188. https://doi.org/10.1002/cdq.12332
Fauziah, S., & Suryanto. (2023). Islamic parenting strategy: Introducing Islamic parenting for young parents. In W. A. K. Dewi, E. Zulaifah, D. S. Utami, & M. Stueck (Eds.), Islamic psychology – integrative dialogue: Psychology, spirituality, science and arts (pp. 105–112). Peter Lang. https://doi.org/10.3726/b19627
Ferreira, N. (2022). Career Adaptability as a Predictor of Employees’ Career Agility and Career Embeddedness. In Managing Human Resources: the New Normal (pp. 229–248). Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-031-09803-1_13
Gamboa, V., Rodrigues, S., Bértolo, F., Marcelo, B., & Paixão, O. (2023). Curiosity saved the cat: Socio-emotional skills mediate the relationship between parental support and career exploration. Frontiers in Psychology, 14. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1195534
Garcia, P. R. J. M., Restubog, S. L. D., Ocampo, A. C., Wang, L., & Tang, R. L. (2019). Role modeling as a socialization mechanism in the transmission of career adaptability across generations. Journal of Vocational Behavior, 111, 39–48. https://doi.org/10.1016/j.jvb.2018.12.002
Jasmon, A., Masturah, F., Nugraha, N., Syakurah, R., Afifah, A., & Siburian, R. (2020). Parental influences on medical students’ self-efficacy and career exploration in collectivist culture. Journal of Education and Health Promotion, 9(1). https://doi.org/10.4103/jehp.jehp_86_20
Jenkins, L., & Jeske, D. (2017). Interactive support effects on career agency and occupational engagement among young adults. Journal of Career Assessment, 25(4), 616–631. https://doi.org/10.1177/1069072716652891
Karthikeyan, S. M., & Ponniah, V. M. (2019). Individual up-skilling. International Journal of Recent Technology and Engineering, 8(2 Special Issue 4), 561–564. https://doi.org/10.35940/ijrte.B1110.0782S419
Lebedeva, L. F. (2019). Digital transformation in the socio-labor sphere: New challenges and opportunities. World Economy and International Relations, 63(12), 42–49. https://doi.org/10.20542/0131-2227-2019-63-12-42-49
Mehta, B. S., & Awasthi, I. C. (2019). Industry 4.0 and future of work in india. FIIB Business Review, 8(1), 9–16. https://doi.org/10.1177/2319714519830489
Okorie, C. O., Nwankwo, F. M., Iwuala, H. O., & Okolie, U. C. (2023). Understanding contextual and personality-related factors predicting student career certainty in work placement learning. Journal of Career Assessment, 31(1), 68–84. https://doi.org/10.1177/10690727221090616
Ratnasari, S. W., Widodo, W., & Zulfa, M. (2024). Ma’iyyah work-life enhancement: Islamic values approach to strengthen work engagement. In Contributions to management ccience: Vol. Part F2529 (pp. 795–805). Springer Science and Business Media Deutschland GmbH. https://doi.org/10.1007/978-3-031-48770-5_64
Rudolph, C. W., & Zacher, H. (2023). Adapting to involuntary, radical, and socially undesirable career changes. Current Psychology, 42(6), 5015–5026. https://doi.org/10.1007/s12144-021-01859-5
Shirley, R., Lee, C. J., Njoroge, H. N., Odera, S., Mwanzia, P. K., Malo, I., & Dipo-Salami, Y. (2020). Powering jobs: The employment footprint of decentralized renewable energy technologies in sub saharan africa. Journal of Sustainability Research, 2(1). https://doi.org/10.20900/jsr20200001
Suharto, V. T., Waraulia, A. M., & Hermayani, T. (2020). The implementation of innovative learning models and based hots scientific approach on lesson plan of Indonesian language at schools. Journal of Physics: Conference Series, 1464(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1464/1/012023
Sukisno, Waston, Nirwana, A., Mahmudulhassan, & Muthoifin. (2024). Parenting problems in the digital age and their solution development in the frame of value education. Multidisciplinary Reviews, 7(8). https://doi.org/10.31893/multirev.2024163
Taber, B. J. (2019). Career counselling interventions to enhance career adaptabilities for sustainable employment. In Handbook of innovative career counselling (pp. 103–115). Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-030-22799-9_7
Wickramasinghe, M., & Dissanayaka, M. (2024). Do parents push the button? Parental influence on it career choices of sri lankan university students. IBIMA Business Review, 2024. https://doi.org/10.5171/2024.838145
Xu, C., Fu, W., Li, M., Wu, J., Peng, L., & Li, M. (2025). Effect of parental career support on adolescent career adaptability: The mediating role of resilience and the moderating role of the parent- child relationship. Current Psychology, 44(4), 2448–2458. https://doi.org/10.1007/s12144-025-07315-y
Zhang, J., Yuen, M., & Chen, G. (2015). Career-related parental support for vocational school students in china. International Journal for the Advancement of Counselling, 37(4), 346–354. https://doi.org/10.1007/s10447-015-9248-1
Zhou, H., Li, Q., Shen, J., Jia, J., Tong, W., & Fang, X. (2024). A transactional model of career adaptability: Longitudinal links between parental career-related behaviors, parent-child relationship, and career adaptability among Chinese adolescents. Journal of Vocational Behavior, 153. https://doi.org/10.1016/j.jvb.2024.104025



