Opini

Volume 2 Edisi 1, 2026
Tanggal Terbit, 27 Juli 2026

Menjaga kesehatan

Ariyanto
Tenaga Kependidikan Fakultas Psikologi,  Universitas Islam Indonesia

Kesehatan merupakan salah satu kenikmatan dan karunia terbesar dari Allah SWT yang wajib kita syukuri. Ketika kita selalu mensyukuri segala nikmat tersebut maka Allah SWT akan menambah nikmat bagi orang-orang yang selalu bersyukur Kepada-Nya. Dengan rasa syukur, kita mengakui bahwa nikmat adalah anugerah yang sangat luar biasa, sehingga kita bisa terus mempergunakan serta memanfaatkanya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan selalu menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. 

Sebagai manusia yang sehat tentu kita diwajibkan untuk bekerja dan berusaha guna memenuhi segala kebutuhan kehidupan baik jasmani maupun rohani. Dalam bekerja, kita wajib mewaspadai penurunan fungsi organ tubuh karena padatnya rutinitas kerja yang kita lakukan. Kita harus menerapkan pola hidup sehat, menjaga keseimbangan antara aktivitas kerja, pola makan, olahraga, dan istirahat agar kesehatan jasmani dan rohani tetap terpelihara. Sehat adalah aset penting kita sebagai manusia. 

Kesehatan sosial juga perlu kita perhatikan karena berhubungan erat dengan kemampuan seseorang untuk beradaptasi dan berkomunikasi dalam membangun hubungan positif dengan sesama manusia di dunia ini. Hubungan keluarga yang harmonis akan mendukung dan dapat meningkatkan kesejahteraan di dalam diri kita untuk tetap menjaga kesehatan sosial.

Islam juga mengatur agar kita tetap sehat, menjaga kesehatan jasmani dan rohani kita beserta keluarga kita agar dalam bekerja atau beraktivitas dan ibadah kita juga berjalan lancar. Bahkan, membaca Al-Qur’an bisa menjadi obat bagi diri kita. Jiwa yang sehat ada di dalam badan yang sehat, sehingga jiwa mampu mengendalikan dan menggerakan anggota badan. Islam menuntun kita agar jiwa dan badan kita selalu sehat, sehingga kita bisa bekerja dan bisa membedakan hal-hal yang baik dan mana yang tidak baik.  

Dalam hidup berumah tangga dan hidup di dalam lingkungan masyarakat, kita harus menggalakkan Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau yang lebih sering kita dengar dengan singkatan GERMAS yang telah dicanangkan oleh pemerintah dengan melaksanakan tujuh kegiatan pokok yaitu (1) meningkatkan intensitas aktivitas fisik, (2) mengonsumsi asupan nutrisi yang seimbang, (3) tidak merokok, (4) tidak mengonsumsi minuman beralkohol, (5) melakukan pengecekan kesehatan secara rutin dan berkala, (6) menjaga kebersihan rumah dan lingkungan tempat tinggal, dan (7) memberdayakan toilet atau jamban sebagai sarana pembuangan kotoran. 

Selain itu, pemenuhan kebutuhan air bersih dan perbaikan pemukiman masyarakat yang sudah tidak layak huni juga harus diperhatikan dalam rangka menjalankan program ini. Kesadaran masyarakat dalam bergotong royong perlu ditingkatkan untuk memperbaiki segala kekurangan-kekurangan demi meningkatkan kualitas hidup sehat. Layaknya program “Bedah Rumah” yang ditujukan kepada masyarakat tidak mampu dengan kondisi rumah yang kurang layak huni. Tujuan terpenting dari perbaikan rumah tersebut adalah meningkatkan kualitas hidup kesehatan dan kenyamanan bagi penghuninya secara keseluruhan, tidak sebatas hanya memperbaiki kondisi bangunan fisiknya saja.

Gerakan hidup sehat ini tidak hanya sekedar mengkampanyekan kesehatan, tapi merupakan sebuah gerakan yang sistematis dan terukur yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat. Masyarakat harus aktif berpartisipasi secara maksimal demi menyukseskan gerakan hidup sehat ini, baik secara individu, keluarga, komunitas, maupun institusi pemerintahan yang perlu dicanangkan agar menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.

Membangun kesadaran bersama bahwa hidup sehat harus dimulai dari diri sendiri, di rumah, dan lingkungan sekitar. Banyaknya kesulitan yang terjadi dikarenakan masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk hidup sehat, misalnya di daerah kumuh di perkotaan dengan pemukiman penduduk yang sangat padat. Tidak terkecuali masyarakat, di pelosok–pelosok desa terpencil karena belum meratanya edukasi maupun pembinaan tentang pentingnya hidup sehat. Fasilitas dan tenaga kesehatan dan pendanaan yang minim juga menjadi tantangan tersendiri guna mewujudkan gerakan masyarakat hidup bersih dan sehat tersebut. 

Perlahan namun pasti kesadaran masyarakat tentang arti penting hidup sehat akan tumbuh dengan sendirinya terutama bagi umat muslim karena Islam selalu mengajarkan pada umatnya untuk selalu menjaga kesehatan sebagai bagian dari ibadah. Gaya hidup sehat akan memberikan kemudahan dan kenikmatan bagi seorang muslim menjalankan ibadah dengan baik dan sempurna, sebagaimana Allah SWT telah berfirman, “dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan” (al-Baqarah: 195). Ayat ini menjadi penegasan bahwa Allah SWT sebagai Sang Pencipta melarang manusia selaku makhluk ciptaannya untuk membahayakan dan mencelakai diri mereka sendiri. Tidak menjaga kesehatan diri sendiri tentunya termasuk dalam perilaku mencelakai diri sendiri. Oleh karena itu, tidak ada alasan lagi untuk menunda atau tidak ingin mulai menerapkan dan menjaga gaya hidup sehat sejak saat ini.