Buku pengembangan diri yang saat ini beredar, sudah tidak relevan lagi dengan kebutuhan jaman ini. Banyak lubang besar yang belum bisa memenuhi kebutuhan kita. Secara umum, buku-buku pengembangan diri memang diperuntukan untuk membantu orang agar sukses dalam karirnya. Tetapi kemudian orang sukses itu menderita. Kalau baca buku pengembangan diri, ada masalah2 peradaban, sosial, kehidupan yang tidak dibahas di sana. Malah mencetak orang2 egois, tidak peduli dengan lingkungannya/tidak kontributif pada lingkungannya. Read more
00yopahttps://psychology.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Logo-FP-untuk-Header-1030x501.pngyopa2020-12-23 16:28:012020-12-23 16:28:01Menjadikan Islam sebagai Pusat Pengembangan Diri
“Sebagai bentuk kepedulian kami terhadap perjuangan Anda. Anda yang ada di sini adalah orang2 yang sudah berjuang dan perform atas perjuangan Anda itu. Sebagian dari Anda menunjukan perform yang luar biasa. Memperoleh prestasi yang sangat bagus. Disertai kemampuan yang lain di bidang keagamaan. Kami juga mengapresiasi usaha anda di bidang non akademik. Cukup baik untuk ikut diberbagi kompetisi, aktif fi kegiatan seni, olahraga dan lain sebagainya.” Demikian sambutan singkat yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII), Dr. H. Fuad Nashori, S.Psi., M.Si., M.Ag., Psikolog dalam acara penyerahan Beasiswa FPSB UII TA.2020/2021, Senin, 14 Desember 2020. Read more
00yopahttps://psychology.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Logo-FP-untuk-Header-1030x501.pngyopa2020-12-15 07:01:262020-12-15 07:01:26FPSB UII Serahkan Beasiswa secara Daring
Dalam rangka mengetahui konsep islamisasi ilmu pengetahuan maupun memberikan gagasan tentang konsep islamisasi pengetahuan kepada pimpinan fakultas agar nantinya akan lahir kebijakan-kebijakan terkait integrasi nilai-nilai Islam dan ilmu sosial-humaniora di lingkungan Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) serta memberikan kemanfaatan luas sehingga gerakan islamimsasi pengetahuan terus berkembang baik secara konseptual, akademis dan praktis, FPSB UII secara khusus menggelar Workshop Integrasi Nilai-nilai Islam dan Ilmu Sosial Humaniora, 12 Desember 2020 dengan menghadirkan Dr. Hamid Fahmy Zarkasy, M.A.Ed., Ph.D sebagai pemateri. Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Keagamaan, Kemahasiswan dan Alumni, Dr. Phil. Emi Zulaifah, M.Sc.
Dalam sambutannya, Emi Zulaifah menegaska bahwa Ilmu-ilmu yang ada sebaiknya tidak membawa ke arah yang jauh dari tuntunan agama. Menurutnya sebagai seorang muslim punya katalog kehidupan yang menjadi sumber dan menuntun kita ke perkembangan ilmu-ilmu yang tentu benar, yakni Al Quran. Emi Zulaifah menambahkan bahwasannya kondisi saat ini cukup banyak dari saudara-saudara muslim di dunia yang merindukan konsep2 kuat dari Al Quran.
Sementara Dr. Hamid Fahmy Zarkasy, M.A.Ed., Ph.D mengawali paparannya dengan penegasan bahwa proses integrasi dan islamisasi merupakan suatu proses yang sama dan berlangsung secara terus menerus.
“On prosess.. Ada persoalan ndak masalah. Permasalahan sekuler, nggak masalah. Ini masalah peradaban yang keberhasilannya adalah 1 abad. Jadi jangan buru2 menilai atau menafikan. Jika ada yang menafikan, maka tidak bisa juga menafikan karena saat ini ada bidang ilmu yang sekarang ini merupakan produk Islamisasi, yakni Ekonomi Islam,” tuturnya.
Wakil Rektor di Universitas Darussalam Gontor tersebut juga menyatakan bahwasannya Islam merupakan Worldview (Pandangan Hidup), yakni visi tentang realitas dan kebenaran. Apa yang dilakukan manusia dalam kegiatan ilmiahnya sesungguhnya diasari dari cara pandang mengenai apa itu realitas dan kebenaran.
“Untuk melakukan islamisasi ilmu pengetahuan, perlu menguasai ilmu pengetahuan Islam. Dalam Islamisasi ilmu pengetahuan komtemporer, harus jelas obyek yang diislamkan. Tapi yang lebih penting adalah worldview subyek yang mengislamkan. Islamisasi adalah proses yang terdiri dari De-Westerniasi-Integrasi dan Purifikasi”, imbuhnya.
Beliau juga menegaskan bahwa Islamiasasi ilmu pengetahuan barat sekuler memerlukan kerjasama antara pakar studi Islam dan pakar ilmu pengetahuan modern. Selain itu, Islamisasi sains berbeda dari Islamiasasi teknologi.
00yopahttps://psychology.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Logo-FP-untuk-Header-1030x501.pngyopa2020-12-15 06:21:172020-12-15 06:21:17FPSB Kaji Integrasi Nilai-Nilai Islam dan Ilmu Sosial-Humaniora
Setelah mempertimbangkan hasil seleksi berkas, BTAQ, dan wawancara, kami ucapkan selamat kepada para pemenang beasiswa.
Kepada pemenang beasiswa berhak mendapatkan beasiswa dari FPSB UII selama 2 semester, dan mohon mengisi link berikut: https://forms.gle/tGYpVptwFjV5RqkQ9
Adapun waktu penyerahan beasiswa akan kami laksanakan secara daring pada:
Hari/Tanggal : Senin, 14 Desember 2020
Waktu : Pukul 15.30
Melalui Zoom Meeting dengan link:
https://uii.zoom.us/j/8785996872?pwd=VWJCYXhPcWhMcllsQzRmSlJmWHV4QT09
Meeting ID: 878 599 6872
Passcode: Bismillah
Demikian pemberitahuan ini, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Meski dilakukan secara daring/online, kegiatan rutin Pertemuan Orangtua Mahasiswa (POTMA) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII), Sabtu, 5 Desember 2020 berjalan lancar. Setidaknya, ada sekitar 795 orangtua/wali mahasiswa yang mendaftarkan diri untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Secara keseluruhan pelaksanaan POTMA banyak kesamaan dengan penyelenggaraan pada tahun sebelumnya, bedanya adalah saat ini pelaksanaan POTMA dilakukan secara online/daring dengan tambahan sesi berupa penayangan video berjudul Surat Cinta Buat Orangtuaku yang ditulis oleh beberapa mahasiswa baru dan ditujukan kepada para orangtuanya. .
Dalam kesempatan tersebut juga diselenggarakan workshop parenting yang disampaikan oleh Irwan Nuryana Kurniawan, S.Psi., M.Si. Para orangtua tampak sangat antusias dalam mengikuti workshop tersebut. Bahkan beberapa mengharapkan ingin memperoleh materi sejenis pada lain kesempatan.