{"id":7706,"date":"2025-10-10T03:23:12","date_gmt":"2025-10-10T03:23:12","guid":{"rendered":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/?p=7706"},"modified":"2025-10-10T03:23:12","modified_gmt":"2025-10-10T03:23:12","slug":"memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/","title":{"rendered":"Memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia sebagai Upaya Menyelamatkan Nyawa Banyak Manusia"},"content":{"rendered":"\n<style type=\"text\/css\" data-created_by=\"avia_inline_auto\" id=\"style-css-av-mgk9ynfa-cd79df0520c1aa805647ea297b8dff76\">\n#top .av-special-heading.av-mgk9ynfa-cd79df0520c1aa805647ea297b8dff76{\npadding-bottom:10px;\n}\nbody .av-special-heading.av-mgk9ynfa-cd79df0520c1aa805647ea297b8dff76 .av-special-heading-tag .heading-char{\nfont-size:25px;\n}\n.av-special-heading.av-mgk9ynfa-cd79df0520c1aa805647ea297b8dff76 .av-subheading{\nfont-size:15px;\n}\n<\/style>\n<div  class='av-special-heading av-mgk9ynfa-cd79df0520c1aa805647ea297b8dff76 av-special-heading-h3  avia-builder-el-0  el_before_av_one_full  avia-builder-el-first '><h3 class='av-special-heading-tag '  itemprop=\"headline\"  >Memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia sebagai Upaya Menyelamatkan Nyawa Banyak Manusia<\/h3><div class=\"special-heading-border\"><div class=\"special-heading-inner-border\"><\/div><\/div><\/div>\n<div  class='flex_column av-av_one_full-2d22dc0500e159f2b39fe7a147caf14c av_one_full  avia-builder-el-1  el_after_av_heading  avia-builder-el-last  first flex_column_div  '     ><style type=\"text\/css\" data-created_by=\"avia_inline_auto\" id=\"style-css-av-mgka5l32-4331293db80e9073574020c169343947\">\n#top .av_textblock_section.av-mgka5l32-4331293db80e9073574020c169343947 .avia_textblock{\nfont-size:12px;\ntext-align:justify;\n}\n<\/style>\n<section  class='av_textblock_section av-mgka5l32-4331293db80e9073574020c169343947 '   itemscope=\"itemscope\" itemtype=\"https:\/\/schema.org\/BlogPosting\" itemprop=\"blogPost\" ><div class='avia_textblock'  itemprop=\"text\" ><p><span style=\"font-weight: 400\">Tema Hari Kesehatan Mental Dunia 2025, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">\u201cAccess to Services: Mental Health in Catastrophes and Emergencies,\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> menyoroti pentingnya akses terhadap layanan kesehatan mental, terutama bagi individu yang mengalami situasi darurat. Tema ini sejalan dengan kondisi di Indonesia, di mana pemahaman masyarakat tentang pentingnya kesehatan mental serta ketersediaan akses layanan masih terbatas, sehingga menjadi salah satu faktor meningkatnya angka bunuh diri dan praktik pemasungan terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk memperdalam pemahaman mengenai pentingnya peringatan Hari Kesehatan Mental Dunia sekaligus memperluas wawasan terkait isu bunuh diri dan pemasungan, dilakukan wawancara dengan Dr. RA. Retno Kumolohadi, S.Psi., M.Si., Psikolog, selaku Ketua Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK Indonesia) periode 2021\u20132025 sekaligus dosen Program Studi Psikologi Universitas Islam Indonesia. Dalam wawancara yang dilakukan pada Selasa, 8 Oktober 2025, beliau menyampaikan bahwa, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">\u201cHari Kesehatan Mental Dunia sebenarnya adalah momen untuk mengingatkan kita semua bahwa kesehatan tidak hanya dilihat secara fisik, tetapi juga dari sisi jiwa. Sebab, tidak ada kesehatan tanpa kesehatan jiwa.\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Lebih lanjut, Ibu Dr. Retno menegaskan bahwa maraknya praktik bunuh diri dan pemasungan mencerminkan kondisi darurat kesehatan mental di Indonesia. Bunuh diri dan pasung masih menjadi solusi tragis yang dialami sebagian individu yang menghadapi masalah psikologis. Berdasarkan data WHO, setidaknya terdapat 727.000 kematian akibat bunuh diri pada 2021, sementara Kemendagri mencatat 54 kasus pemasungan ODGJ di Brebes pada 2020.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sebagai generasi yang peduli terhadap kesehatan mental, Gen-Z memiliki peran penting dalam memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia setiap 10 Oktober. Peringatan ini menegaskan pentingnya pemerintah untuk terus memperbaiki layanan kesehatan mental agar angka bunuh diri dan praktik pemasungan dapat diminimalkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dahulu, penanganan masalah mental sering dilakukan dengan cara berisiko seperti pemasungan atau membiarkan individu dengan gangguan mental tanpa pertolongan yang memadai, karena minimnya fasilitas dan rendahnya pengetahuan masyarakat tentang kesehatan mental. Meskipun saat ini isu kesehatan mental sudah banyak dibahas dan menjadi perhatian banyak pihak, stigma masyarakat bahwa penyakit mental merupakan sesuatu yang tabu, berlebihan dan hanya kurang ibadah masih sering muncul sehingga menghambat proses penanganan yang tepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kondisi ini tergambar jelas dari laporan Project Multatuli (Juli 2025) yang menemukan seorang anak dipasung selama bertahun-tahun di belakang kandang ayam di NTT karena dianggap kerasukan dan membuat roh leluhur marah. Menanggapi hal tersebut, Dr. Retno menjelaskan, \u201cSebenarnya Kementerian Kesehatan memiliki program \u2018Indonesia Bebas Pasung\u2019 melalui mekanisme hospitalisasi. Namun, program ini masih terbatas dan membutuhkan sistem yang lebih jelas. Masyarakat juga perlu mengetahui alur penanganannya, misalnya, kepada siapa harus melapor bila ada korban pasung di sekitar mereka, mereka harus tahu alurnya gimana. Tetangganya akan melapor kemana, misalnya ke ketua RT, lalu apakah bisa langsung menindak atau perlu lapor lagi kepada yang lebih berwenang hingga akhirnya ditangani oleh profesional dan dirawat di RS.\u201d<\/span><\/p>\n<\/div><\/section><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":4,"featured_media":7707,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,2],"tags":[34,31,35,33,32],"class_list":["post-7706","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-dan-agenda","category-berita-terkini","tag-bunuh-diri","tag-hari-kesehatan-mental-dunia","tag-pasung","tag-stigma-sosial","tag-world-mental-health-day-2025"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia sebagai Upaya Menyelamatkan Nyawa Banyak Manusia - Program Studi Psikologi Program Sarjana<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia sebagai Upaya Menyelamatkan Nyawa Banyak Manusia - Program Studi Psikologi Program Sarjana\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Program Studi Psikologi Program Sarjana\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-10T03:23:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-10-at-08.01.08-scaled.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2048\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"asadroyan\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"asadroyan\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/\"},\"author\":{\"name\":\"asadroyan\",\"@id\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/#\/schema\/person\/adff4f97c3a570a5d884afab871927d9\"},\"headline\":\"Memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia sebagai Upaya Menyelamatkan Nyawa Banyak Manusia\",\"datePublished\":\"2025-10-10T03:23:12+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/\"},\"wordCount\":1197,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-10-at-08.01.08-scaled.jpeg\",\"keywords\":[\"Bunuh Diri\",\"Hari Kesehatan Mental Dunia\",\"Pasung\",\"Stigma Sosial\",\"World Mental Health Day 2025\"],\"articleSection\":[\"Berita dan Agenda PSPI\",\"Berita Terkini\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/\",\"url\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/\",\"name\":\"Memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia sebagai Upaya Menyelamatkan Nyawa Banyak Manusia - Program Studi Psikologi Program Sarjana\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-10-at-08.01.08-scaled.jpeg\",\"datePublished\":\"2025-10-10T03:23:12+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-10-at-08.01.08-scaled.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-10-at-08.01.08-scaled.jpeg\",\"width\":2048,\"height\":2560},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/homepage-2024\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia sebagai Upaya Menyelamatkan Nyawa Banyak Manusia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/#website\",\"url\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/\",\"name\":\"Program Studi Psikologi Program Sarjana\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/#organization\",\"name\":\"Program Studi Psikologi Program Sarjana\",\"url\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2025\/08\/Logo-Psikologi_Biru.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2025\/08\/Logo-Psikologi_Biru.webp\",\"width\":806,\"height\":429,\"caption\":\"Program Studi Psikologi Program Sarjana\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.instagram.com\/psikologi.uii\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/#\/schema\/person\/adff4f97c3a570a5d884afab871927d9\",\"name\":\"asadroyan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9d53973e46943c007f2c4263f8fcdeee6a69e2d5b13110c8730a9880e05e2314?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9d53973e46943c007f2c4263f8fcdeee6a69e2d5b13110c8730a9880e05e2314?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"asadroyan\"},\"url\":\"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/author\/asadroyan\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia sebagai Upaya Menyelamatkan Nyawa Banyak Manusia - Program Studi Psikologi Program Sarjana","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia sebagai Upaya Menyelamatkan Nyawa Banyak Manusia - Program Studi Psikologi Program Sarjana","og_url":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/","og_site_name":"Program Studi Psikologi Program Sarjana","article_published_time":"2025-10-10T03:23:12+00:00","og_image":[{"width":2048,"height":2560,"url":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-10-at-08.01.08-scaled.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"asadroyan","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"asadroyan","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/"},"author":{"name":"asadroyan","@id":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/#\/schema\/person\/adff4f97c3a570a5d884afab871927d9"},"headline":"Memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia sebagai Upaya Menyelamatkan Nyawa Banyak Manusia","datePublished":"2025-10-10T03:23:12+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/"},"wordCount":1197,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-10-at-08.01.08-scaled.jpeg","keywords":["Bunuh Diri","Hari Kesehatan Mental Dunia","Pasung","Stigma Sosial","World Mental Health Day 2025"],"articleSection":["Berita dan Agenda PSPI","Berita Terkini"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/","url":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/","name":"Memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia sebagai Upaya Menyelamatkan Nyawa Banyak Manusia - Program Studi Psikologi Program Sarjana","isPartOf":{"@id":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-10-at-08.01.08-scaled.jpeg","datePublished":"2025-10-10T03:23:12+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/#primaryimage","url":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-10-at-08.01.08-scaled.jpeg","contentUrl":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-10-at-08.01.08-scaled.jpeg","width":2048,"height":2560},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/memperingati-hari-kesehatan-mental-dunia-sebagai-upaya-menyelamatkan-nyawa-banyak-manusia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/homepage-2024\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia sebagai Upaya Menyelamatkan Nyawa Banyak Manusia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/#website","url":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/","name":"Program Studi Psikologi Program Sarjana","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/#organization","name":"Program Studi Psikologi Program Sarjana","url":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2025\/08\/Logo-Psikologi_Biru.webp","contentUrl":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2025\/08\/Logo-Psikologi_Biru.webp","width":806,"height":429,"caption":"Program Studi Psikologi Program Sarjana"},"image":{"@id":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/psikologi.uii"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/#\/schema\/person\/adff4f97c3a570a5d884afab871927d9","name":"asadroyan","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9d53973e46943c007f2c4263f8fcdeee6a69e2d5b13110c8730a9880e05e2314?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9d53973e46943c007f2c4263f8fcdeee6a69e2d5b13110c8730a9880e05e2314?s=96&d=mm&r=g","caption":"asadroyan"},"url":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/author\/asadroyan\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7706","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7706"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7706\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7709,"href":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7706\/revisions\/7709"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7707"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7706"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7706"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/psychology.uii.ac.id\/undergraduate\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7706"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}