Syi’ār

Volume 2 Edisi 1, 2026
Tanggal Terbit 11 Mei 2026

Peran muslim dalam menjaga dan melestarikan lingkungan

Imadi
Tenaga Kependidikan Fakultas Psikologi, Universitas Islam Indonesia

Pribadi muslim yang baik adalah seseorang yang mampu memerankan dirinya berpartisipasi dalam perbuatan atau tingkah laku yang baik. Peran seorang muslim sangatlah penting dalam hal melestarikan dan melindungi lingkungan. Dalam kehidupan nyata yang kita rasakan saat ini, kita sangat membutuhkan keadaan lingkungan yang nyaman dan jauh dari berbagai macam polusi maupun pencemaran. Banyaknya perubahan pola hidup manusia turut menyebabkan perubahan alam seperti yang kita lihat saat ini. Sudah selayaknya kita sebagai umat manusia, terutama umat muslim, untuk bersatu dan mengambil peran dalam menyelamatkan lingkungan kita dan melestarikannya untuk para generasi selanjutnya. Ada banyak cara maupun langkah yang bisa dilakukan oleh umat muslim untuk menjaga dan melestarikan lingkungan yang kita tempati saat ini. Pelestarian lingkungan adalah suatu proses atau upaya untuk memberikan perlindungan lingkungan supaya terhindar dari kerusakan maupun kemusnahan.

Agama Islam telah memberikan aturan dan pedoman tentang bagaimana kita harus memperlakukan lingkungan dan melestarikan alam ini dengan baik. Lingkungan maupun alam adalah ciptaan Allah, dan bagi setiap muslim berkewajiban untuk menjaga, merawat, serta melestarikannya. Allah SWT berfirman yang artinya, “Telah tampak kerusakan di darat dan dilaut disebabkan perbuatan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). Katakanlah: Adakanlah perjalanan dimuka bumi dan perlihatkanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang dulu. Kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah).” (QS Ar Rum : 41-42).

Ayat tersebut menerangkan bahwa selain menjalankan ibadah kepada Allah, seorang muslim hendaklah menjadi khalifah di muka bumi untuk mengelola, memelihara, dan menjaga alam semesta. Allah telah menciptakan alam semesta beserta seluruh isinya untuk kelangsungan hidup seluruh makhluk ciptaan-Nya, tak terkecuali umat manusia. Maka dari itu, sudah seharusnya kita sebagai umat manusia senantiasa bersama-sama menjaga, melindungi, dan melestarikan lingkungan.

Beberapa bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor, yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia terjadi akibat adanya interaksi antara manusia dengan alam. Sebagai contoh, seseorang yang membuang sisa wadah makanan tidak pada tempatnya. Jika terus dibiarkan atau dilakukan pula oleh orang lain, akibatnya akan penumpukan sampah di beberapa titik. Ketika curah hujan yang tinggi terjadi, sampah-sampah tersebut akan menyebabkan aliran air terhambat dan meluap ke permukaan, sehingga terjadilah bencana banjir.

Pendidikan pelestarian lingkungan hidup menjadi penting bagi kita semua. Pelestarian lingkungan hidup bertujuan untuk meningkatkan sikap manusia dalam bermasyarakat untuk berupaya melakukan tindakan penanggulangan pelestarian lingkungan yang sangat mempengaruhi kehidupan seluruh makhluk hidup. Selain itu, sebagai umat muslim yang hidup bermasyarakat harus bijak dalam menangani atau mencegah terjadinya suatu kejadian bencana alam. Hal tersebut tentunya dapat dilakukan dengan banyak cara, diantaranya yaitu membiasakan diri sendiri serta melatih anak-anak untuk tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan selokan atau saluran air, dan membersihkan sampah-sampah yang ada di sekitar lingkungan secara baik, teratur, dan terjadwal.

Dalam kehidupan bermasyarakat, bisa juga diadakan kegiatan yang diadakan secara rutin diantaranya gotong-royong atau kerja bakti membersihkan lingkungan. Selain itu, kita juga dapat melakukan kegiatan lain yang diawali dengan kegiatan yang mudah dan ringan, caranya yaitu mengurangi pemakaian kantong plastik yang akan menimbulkan suatu limbah yang sangat sulit untuk terurai. Sebagai alternatif, kita dapat membiasakan diri menggunakan botol minuman yang dapat digunakan secara berulang kali untuk menghindari timbulnya sampah-sampah plastik.

Beberapa contoh cara penanggulangan di atas merupakan suatu bentuk kepedulian atau peran serta umat muslim dalam menjaga dan melestarikan lingkungan dengan baik. Keamanan dan kebersihan lingkungan merupakan bagian dari tugas kita sebagai umat manusia yang hidup bersama di dunia. Demi kelangsungan hidup umat manusia dan segala ciptaan Allah SWT, kita tidak boleh merusak atau semena mena terhadap lingkungan karena merusak lingkungan merupakan salah satu sifat kurang terpuji dan tergolong orang munafik. Hal tersebut sesuai dengan yang termaktub dalam firman Allah yang Artinya: “Dan apabila ia berpaling (dari kamu), ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanam-tanaman dan binatang ternak, dan Allah tidak menyukai kebinasaan.” (al-Baqarah: 205). Kutipan ayat tersebut menerangkan bahwa sebagai umat manusia hendaklah selalu merawat, menjaga, dan melestarikan alam, bukan malah merusaknya.

Berkaca dari keadaan yang ada saat ini, permasalahan lingkungan kemungkinan secara perlahan akan kembali mengemuka, seperti permasalahan perubahan iklim global maupun lokal. Seperti apa yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, bagi seorang muslim sebaiknya selalu menjalani hidup penuh dengan kesederhanaan, tidak perlu berlebihan, tidak boros serta menjauhi dari segala sifat-sifat yang penuh dengan kesombongan. Sudah saatnya kita sebagai umat muslim harus bisa mengambil peran penting  dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan cara yang sesuai dengan ajaran tersebut. Tujuannya adalah untuk menjaga masa depan lingkungan kita agar anak dan cucu-cucu kita kelak dapat menikmati dan merasakannya.