Program Studi Psikologi Universitas Islam Indonesia Yogyakarta

Selamat Datang diwebsite Prodi Psikologi
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Pengenalan Body Mapping dalam Prevensi Sexual Abuse pada Anak
Written by F3ry   
Wednesday, 16 March 2016
“Akhir-akhir ini semakin marak kejahatan dan eksploitasi terhadap anak seperti kekerasan, bullying, penculikan, penjualan atau yang sering dilihat di media saat ini adalah pelecehan seksual dan pornografi anak. Oleh karenanya anak-anak perlu kita ajari cara-cara melindungi dirinya dari kekerasan tersebut sejak usia dini. Perlu dipahami bahwa tidak ada usia terlalu muda bagi seorang anak anak untuk diperkenalkan dengan upaya perlindungan diri. Idealnya, perlindungan diri mulai dikenalkan pada saat anak berusia 3-5 tahun. Hal ini diperlukan karena pada rentang usia tersebut anak mulai berinteraksi dengan dunia di luar keluarga”. Demikian kiranya pernyataan yang disampaikan Nindyah Rengganis, S.Psi  dari Early Childhood Care and Development Resource Center (ECCD RC) saat menyampaikan materi “Body Mapping : Upaya Membantu Anak Melindungi Diri dari Kekerasan” dalam kolokium yang diselenggarakan oleh Prodi Psikologi Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII), Senin, 23 November 2015 di R. Auditorium FPSB UII. Acara dimoderatori oleh Resnia Novitasari, S.Psi., MA.Masih menurut Rengganis bahwasanya cara menarik yang bisa digunakan untuk mengenalkan perlindungan diri kepada anak-anak adalah melalui permainan, lagu, body mapping, atau dengan metode-metode tertentu. Rengganis juga menyampaikan 7 konsep factsheets yang disusun oleh Family Planning Quensland yang perlu diberikan kepada anak dalam rangka menanamkan perlindungan dirinya, seperti harga diri, asertivitas, kesadaran akan tubuh, memahami bentuk-bentuk hubungan, memahami aturan tentang sentuhan, memahami perasaan yang muncul, dan mengetahui hal yang harus dilakukan jika aturan tersebut terlanggar. Adapun metode-metode yang disampaikan kepada peserta kolokium antara lain adalah membiasakan agar anak menyadari tentang haknya, memasukan informasi tentang perlindungan diri dalam kegiatan belajar mengajar, ataupun perlindungan diri dengan melakukan body mapping atau pengenalan terhadap tubuh anak terkait bagian tubuh mana yang boleh disentuh dan yang tidak boleh disentuh oleh orang lain serta memberikan informasi yang diperlukan terkait tentang perlindungan diri, perbedaan gender, dan sebagainya. Lantas, bagaimana jika kekerasan terhadap anak sudah terjadi? Jika kekerasan tersebut sudah terjadi, maka Rengganis menyampaikan beberapa hal yang bisa dilakukan, yakni memenuhi kebutuhan anak akan rasa aman dengan tidak menyalahkan korban atas hal yang sudah terjadi, menghubungi pihak yang berkompeten dalam pendampingan kasus kekerasan seperti FPK2PA (tiap kabupaten), Rifka Annisa, Rekso Dyah Utami, dan sejenisnya, melakukan intervensi psikologis dan kejiwaan jika diperlukan, melibatkan anak dalam proses penyelesaian kasus, membangun dukungan masyarakat untuk memberikan rasa aman kepada korban dan keluarganya, ikut memantau proses hukum yang diambil dan memberi dukungan psikologis-sosial pada korban jika kasusnya masuk ke ranah hukum, serta menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran bagi seluruh masyarakat dan bukan justeru menutupi.
Read more...
 
Dosen Psikologi Presentasikan Proposal Penelitian di Zhejiang University
Written by F3ry   
Wednesday, 16 March 2016
Memasuki tahun ketiga kerjasama riset CRCEP (Cross-Cultural Research Collaboration and Exchange Program) antara Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) dengan Fakultas Psikologi Universitas Surabaya (Ubaya), Zhejiang University (Hangzhou), dan Zhejiang University of Technology (Hangzhou), 6 dosen dan 5 orang mahasiswa Prodi Psikologi dan juga Magister Psikologi Prfesi FPSB UII melakukan kunjungan ke Zhejiang University, 1-7 November 2015. Keenam dosen Psikologi yang dimksud adalah Nur Pratiwi Novianti, MA. Psikolog, Dr. H. Fuad Nashori, S.Psi., M.Si., Psikolog, Sumedi Priyatna Nugraha, Drs., MA., M.Ed., Ph.D, Irwan Nuryana Kurniawan, S.Psi., M.Si., Hariz Enggar Wijaya, S.Psi., M.Psi serta Indahria Sulistyarini, S.Psi., MA., Psikolog.Adapun agenda yang diikuti oleh para dosen dan juga mahasiswa FPSB UII di Zhejiang University adalah mempresentasikan proposal penelitian dalam acara 2nd International Conference of Psychology in Health, Educational, Social and Organizational Setting (ICP-HESOS). “Konferensi itu memang berisi presentasi hasil penelitian dan juga proposal penelitian. Harapannya proposal penelitian yang kami sampaikan bisa mendapat respon dari dosen dan juga mahasiswa Zhejiang University untuk dilanjutkan menjadi sebuah penelitian kolaboratif yang bagus dan bisa dimuat di jurnal internasional”, ungkap Pak H. Fuad Nashori yang yang telah mempresentasikan proposal penelitian berjudl “Perbedaan Pemaafan antara Orang Indonesia (Madura) dengan orang Pakistan” dalam konferensi tersebut. Pak Fuad berharap agar ke depan akan semakin banyak mahasiswa yang bisa terlibat dalam kerjasama dengan luar negeri sehingga akan menjadi pengalaman internasional yang sangat berarti, karena mahasiswa akan berlatih bertemu dengan rekan-rekan dari negara dan budaya yang berbeda. Namun demikian, yang tidak kalah penting menurut Ketua Program Magister Psikologi Profesi FPSB UII tersebut adalah mempersiapkan makalah, proposal penelitia ataupun artikel yang baik. Hal itu bisa dilakukan dengan keterlibatan prodi untuk meminta para dosen mendampingi mahasiswa dalam pembuatan makalah, artikel ataupun proposal penelitian yang akan dipresentasikan. “Saya yakin semakin kita banyak bergaul dengan orang lain dengan budaya yang berbeda akan memunculkan banyak inspirasi. Dan bai bagi para rekan-rekan dosen saya harapkan mau membuat makalah/proposal penelitian yang layak. Saya yakin mereka bisa..!”, pungkasnya.
Read more...
 
FPSB Gelar POTMA dan IKAMA
Written by F3ry   
Wednesday, 16 March 2016
Kaliurang (UIINews). Dalam rangka menjalin komunikasi serta silaturrahmi yang baik dengan orangtua/wali mahasiswa angkatan 2015, Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) secara khusus menyelenggarakan acara Pertemuan Orang Tua/Wali Mahasiswa atau akrab disebut sebagai POTMA, Sabtu, 31 Oktober 2015 M/18 Muharram 1437 H di GKU. Prof. Dr. Sardjito, M.Pd.Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran yang kemudian dilanjutkan sambutan Dekan FPSB UII, Dr.rer.nat Arief Fahmie, M.A, HRM. Usai memberikan sambutan dan selayang pandang tentang fakultas, Dekan FPSB UII juga menyosiaslisasikan adanya pembentukan pengurus Ikatan Orang Tua Mahasiswa (disingkat IKAMA). Agenda berikutnya adalah penyampaian selayang pandang tentang atmosfer akademik prodi yang ada di FPSB UII oleh masing-masing ketua Prodi (Psikologi, Pendidikan Bahasa Inggris, Ilmu Komunikasi, Hubungan Internasional). Sesi tanya jawab menjadi agenda yang cukup menarik perhatian para orangtua/wali mahasiswa. Kesempatan untuk bisa studi atau mengikuti pertukaran mahasiswa ke negara lain dan juga pemilihan jurusan/konsentrasi studi menjadi fokus perhatian dari hampir semua orangtua/wali mahasiswa yang hadir. Selain pertanyaan, dari perwakilan orangtua/wali juga mengajukan permohonan agar putera-puterinya (para mahasiswa baru) bisa mendapatkan bekal akhlakul karimah (penguatan akhlak yang baik) secara cukup disamping bekal pengetahuan dari masing-masing konsentrasi studi yang telah dipilih. Usai menikmati sesi tanya jawab, para orangtua/wali mahasiswa mendapatkan informasi terkait sistem informasi akademik (UNISYS) khususnya akun bagi orangtua/wali mahasiswa yang disampaikan oleh staf Divisi SIM & Akademik, Faryanto. Usai acara berakhir, beberapa orangtua/wali mahasiswa berkumpul untuk membahas pembentukan pengurus IKAMA.
Read more...
 
Laboratorium Psikologi Gelar Workshop Chronobiopsychology
Written by F3ry   
Wednesday, 16 March 2016
Guna mempelajari atau pun mengetahui secara lebih mendalam tentang konsepchronobiopsychology atau ilmu tentang ritme tubuh manusia dalam kaitannya dengan ilmu psikologi melalui alat smardwatch dan analisis hasilnya, Laboratorium Prodi Psikologi Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan workshop “Chronobiopsychology: theory, practices, data analysis”, selama 4 hari (2,3,5,6 November 2015) dengan menghadirkan Dr.rer.nat. Hans-Ullrich Balzer (Jerman) sebagai pemateri. Workshop diikuti oleh dosen Prodi Psikologi, laboran dan juga perwakilan dari Fakultas Kedokteran UII.Dalam paparannya, direktur sekaligus pemilik Chronomar GmbH, Berlin, Jerman tersebut secara langsung mempraktekan cara penggunaan dan juga analisis hasil dari alat smardwatch yang memang sudah dimiliki oleh laboratorium prodi psikologi FPSB UII. Smardwatch sendiri merupakan teknologi mutakhir yang berperan untuk membantu melihat respon stres, kondisi wellbeing, kognitif, dan juga emosi seseorang dalam jangka waktu tertentu Joomla SEF URLs by Artio
Read more...
 
Tokoh Psikologi Islam Silaturrahmi ke FPSB UII
Written by F3ry   
Wednesday, 16 March 2016
Tokoh pendobrak pemikiran Psikologi Islami dunia asal Sudan dan tercatat sebagai guru besar di International Islamic University of Malaysia, Prof. Malik Badri, Ph.D bersama direktur International Istitute of Islamic Tought (IIIT), Professor Habib Chirzin melakukan kunjungan silaturrahmi sekaligus penjajakan kerjasama ke Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII), Selasa, 13 Oktober 2015. Keduanya diterima hangat oleh Rektor UII, Dr. Harsoyo, M.Sc., Wakil Rektor III, Dr. Abdul Jamil, SH., MH, Dekan FPSB UII, Dr.rer.nat. Arief Fahmie, MA bersama para ka.prodi dan staf pengajar FPSB UII di R. Sidang VIP Lt. III Gedung rektorat UII.Dalam pertemuan yang cukup singkat tersebut, Prof. Malik Badri berharap agar Islamisasi pengetahuan bisa dilakukan di UII, khususnya bidang Psikologi. Hal ini penting karena ilmu psikologi merupakan salah satu ilmu yang mempelajari tentang jiwa/nafs yang secara otomatis akan sangat berkait erat dengan ajaran agama Islam. Prof. Malik Badri juga sempat mengenang salah satu tokoh pendiri UII, Moh. Natsir. Diceritakan olehnya bahwa pertemuannya dengan Moh. Natsir terjadi pada tahun 50-an saat ada konferensi tokoh Islam dunia di Lebanon, dimana saat itu Prof. Malik Badri mendapat tugas meng "care" Pak Moh. Natsir. Beberapa tahun kemudian pertemuan tersebut berlanjut dengan diundangnya Prof. Malik Badri ke Jakarta. Dan ketika berkunjung ke Masjidnya Pak Natsir, Pak Natsir meminta Prof Malik Badri muda untuk ceramah di masjidnya. Prof. Malik Badri mengagumi Moh Natsir sebagai tokoh pergerakan Islam yang jernih dan tulus. Dan ketika di UII beliau menyaksikan salah satu perwujudan cita-cita Moh Natsir dan mendoakan dengan sangat tulus dan mengharukan. " May Allah bless him and all people who graduate from this university". Sementara itu, Dr. Harsoyo, M.Sc dalam sambutannya menyampaikan adanya upaya-upaya UII dalam melakukan Islamisasi pengetahuan dalam rangka mencetak lulusan yang cerdas dan islami.
Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Results 10 - 18 of 120

SK BAN PT AKREDITASI A PRODI PSIKOLOGI

Search

Polls

Fasilitas Anjungan Mhs Selama ini :
 
Personal Development Planning System